MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Viral Lomba Komentar Rasis, Polrestabes Semarang Bantah Pelaku Anak Perwira

Publisher: Redaktur 20 Mei 2026 2 Min Read
Share
Ilustrasi konten viral di media sosial terkait lomba komentar rasis yang menjadi sorotan publik.
Ad imageAd image

SEMARANG,  Memoindonesia.co.id – Polrestabes Semarang membantah narasi viral di media sosial yang menyebut perempuan pembuat lomba komentar rasis merupakan anak perwira polisi di lingkungan Polrestabes Semarang, Jumat 8 Mei 2026.

Video tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @kasitau.info dan memperlihatkan seorang perempuan berjoget sambil menampilkan tulisan “komentar paling rasis gw tf 100rb”.

Dalam video itu juga muncul sejumlah komentar bernada rasis serta pengakuan perempuan tersebut yang mengklaim kebal hukum karena kedua orang tuanya anggota polisi berpangkat tinggi.

“Apa-apa dikasusin, saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi dan bukan pangkat rendah,” ucap perempuan dalam video tersebut.

Baca Juga:  Nathalie Holscher Disawer Saat Nge-DJ di Sidrap, Bikin Geger hingga Bupati Kena Tegur Kemendagri

Selain itu, unggahan tersebut juga disertai takarir yang menyebut perempuan itu merupakan anak perwira Polrestabes Semarang.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok menegaskan narasi yang beredar di media sosial tidak benar.

“Mengenai video tersebut yang saat ini viral di media sosial, yang menyebutkan bahwa anak tersebut merupakan anak dari seorang perwira di lingkungan Polrestabes Semarang, bahwa itu tidak benar,” kata Riki.

Menurutnya, perempuan dalam video tersebut bukan anak anggota polisi yang berdinas di Polrestabes Semarang.

“Untuk anak yang berada di dalam video itu bukan anak dari perwira yang berdinas di Polrestabes Semarang,” jelasnya.

Baca Juga:  Polda Jateng Bongkar Pabrik Mi Berformalin di Boyolali, Pelaku Gunakan 1 Liter Formalin per 100 Kg Adonan

Riki menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk memastikan kemungkinan perempuan tersebut merupakan anak anggota polisi dari institusi lain.

“Untuk terkait kemungkinan anggota lain di luar Polrestabes, mungkin dari pihak Satreskrim akan berkoordinasi dengan Siber Polda,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan perempuan tersebut bukan anak anggota Polrestabes Semarang.

“Nanti tindak lanjutnya mungkin akan kita update kembali hasil koordinasi dari Reskrim dan Polda, karena memang itu bukan anak dari anggota Polrestabes Semarang,” pungkasnya. HUM/GIT

TAGGED: anak perwira, instagram viral, Kasus Viral, komentar rasis, kompol riki, lomba rasis, Media Sosial, Polda Jateng, polisi semarang, Polrestabes Semarang, siber polda, Video Viral
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kiai Ponpes di Ponorogo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pencabulan 11 Santri
20 Mei 2026
Dharma Pongrekun Gugat Aturan Penanggulangan Wabah dalam UU Kesehatan ke MK
20 Mei 2026
TAUD Adukan Tiga Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke Mahkamah Agung
20 Mei 2026
Empat Prajurit TNI Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Air Keras Aktivis KontraS
20 Mei 2026
Viral Lomba Komentar Rasis, Putri Perwira Polda Jateng Diperiksa Siber Polri
20 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kiai Ponpes di Ponorogo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pencabulan 11 Santri
20 Mei 2026
Dharma Pongrekun Gugat Aturan Penanggulangan Wabah dalam UU Kesehatan ke MK
20 Mei 2026
TAUD Adukan Tiga Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke Mahkamah Agung
20 Mei 2026
Empat Prajurit TNI Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Air Keras Aktivis KontraS
20 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Kiai Ponpes di Ponorogo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pencabulan 11 Santri

Hukum

Dharma Pongrekun Gugat Aturan Penanggulangan Wabah dalam UU Kesehatan ke MK

Hukum

TAUD Adukan Tiga Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke Mahkamah Agung

Hukum

Empat Prajurit TNI Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Air Keras Aktivis KontraS

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?