MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Viral Lomba Komentar Rasis, Putri Perwira Polda Jateng Diperiksa Siber Polri

Publisher: Redaktur 20 Mei 2026 2 Min Read
Share
Kabid Humas Polda Jateng Kombespol Artanto.
Ad imageAd image

SEMARANG,  Memoindonesia.co.id – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah memeriksa seorang perempuan berinisial L yang viral usai membuat lomba komentar rasis di media sosial sambil mengaku kebal hukum karena orang tuanya anggota polisi, Senin 18 Mei 2026.

Kabid Humas Polda Jateng Kombespol Artanto mengatakan Direktorat Siber telah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan terhadap perempuan tersebut.

“Jadi Polda Jawa Tengah, khususnya Direktorat Siber ini, sudah melakukan penyelidikan terhadap informasi yang ada, membenarkan bahwa hasil penyelidikan yang bersangkutan seseorang berinisial L sudah kita mintai keterangan,” kata Artanto di Mapolda Jateng.

Menurutnya, perempuan tersebut bukan anak perwira Polrestabes Semarang sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga:  Penampakan Ringseknya Mobil TvOne Usai Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Namun, L merupakan putri pasangan anggota polisi berpangkat Kompol yang bertugas di Polda Jawa Tengah dan Akademi Kepolisian.

“Yang bersangkutan bukan anak polisi dari Polrestabes Semarang, namun anak dari berpangkat Kompol di Polda Jawa Tengah dan juga Kompol di Akpol,” jelasnya.

Selain itu, polisi masih mendalami isi konten hingga motif perempuan tersebut membuat lomba komentar rasis di media sosial.

“Tentunya akan didalami masalah kontennya, kemudian dari konten tersebut narasi apa yang disebutkan dan juga motivasi dan sebagainya. Ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Siber,” pungkas Artanto.

Sebelumnya, video perempuan tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @kasitau.info. Dalam video terlihat seorang perempuan berjoget sambil menampilkan tulisan “komentar paling rasis gw tf 100rb”.

Baca Juga:  Kapolrestabes Semarang Kombespol Irwan Anwar Dimutasi, Diganti Kombespol Syahduddi

Video itu juga menampilkan sejumlah komentar bernada rasis terhadap etnis tertentu.

Dalam video tersebut, perempuan itu juga mengaku tidak takut dilaporkan ke polisi karena kedua orang tuanya merupakan anggota Polri berpangkat tinggi.

“Apa-apa dikasusin. Saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi dan bukan pangkat rendah,” ucap perempuan dalam video viral tersebut. HUM/GIT

TAGGED: akpol, Ditressiber, etnis papua, Kasus Viral, kombes artanto, komentar rasis, lomba rasis, Polda Jateng, polisi siber, putri perwira polisi, Video Viral, viral media sosial
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kiai Ponpes di Ponorogo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pencabulan 11 Santri
20 Mei 2026
Dharma Pongrekun Gugat Aturan Penanggulangan Wabah dalam UU Kesehatan ke MK
20 Mei 2026
TAUD Adukan Tiga Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke Mahkamah Agung
20 Mei 2026
Empat Prajurit TNI Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Air Keras Aktivis KontraS
20 Mei 2026
Viral Lomba Komentar Rasis, Polrestabes Semarang Bantah Pelaku Anak Perwira
20 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kiai Ponpes di Ponorogo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pencabulan 11 Santri
20 Mei 2026
Dharma Pongrekun Gugat Aturan Penanggulangan Wabah dalam UU Kesehatan ke MK
20 Mei 2026
TAUD Adukan Tiga Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke Mahkamah Agung
20 Mei 2026
Empat Prajurit TNI Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Air Keras Aktivis KontraS
20 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Kiai Ponpes di Ponorogo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pencabulan 11 Santri

Hukum

Dharma Pongrekun Gugat Aturan Penanggulangan Wabah dalam UU Kesehatan ke MK

Hukum

TAUD Adukan Tiga Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke Mahkamah Agung

Hukum

Empat Prajurit TNI Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Air Keras Aktivis KontraS

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?