SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Suasana beberapa tempat hiburan malam di Kota Pahlawan mendadak berubah tegang. Aparat gabungan dari Polda Jatim, Provost dan Denpom, menggelar razia besar-besaran di sejumlah tempat hiburan malam, termasuk Diskotek Kowloon di Plaza Surabaya, Jalan Pemuda.
Begitu petugas masuk, dentuman musik langsung terhenti. Suasana yang semula riuh seketika mencekam. Ratusan pengunjung tak berkutik saat aparat berseragam langsung menyisir setiap sudut lokasi.

Sebanyak 130 personel gabungan dari Ditresnarkoba, Denpom, dan Provost diterjunkan dalam operasi ini. Mereka tak hanya memeriksa identitas dan barang bawaan, tetapi juga mewajibkan pengunjung menjalani tes urine di tempat.
Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombespol Muhammad Kurniawan, menegaskan razia ini adalah bentuk keseriusan polisi dalam membersihkan tempat hiburan dari narkotika.
“Tidak ada ruang bagi narkoba di Jawa Timur. Malam ini kami langsung lakukan tes urine kepada 253 pengunjung di beberapa lokasi,” tegasnya, Jumat (10/4/2026).
Hasilnya? Seluruh sampel urine dinyatakan negatif. Namun aparat tak lantas lengah. Operasi mendadak ini menjadi sinyal keras bagi pelaku peredaran narkoba.
Polisi memastikan razia serupa akan terus digelar secara acak dan berkelanjutan untuk menutup celah bagi pengedar maupun pengguna.
“Kami tidak akan berhenti. Ini baru langkah awal, ke depan pengawasan akan semakin diperketat. Kami ingin di Jawa Timur terbebas dari peredaran narkoba,” pungkas Kurniawan. HUM/BAD

