MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi

Publisher: Redaktur 30 Mei 2026 3 Min Read
Share
Mama Sinta melapor ke Polda Metro Jaya terkait kemunculan wajahnya dalam film Pesta Babi.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, melaporkan Ketua LBH Papua Merauke berinisial JTW ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran perlindungan data pribadi dalam film Pesta Babi, Jumat, 29 Mei 2026.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026.

Penasihat hukum Mama Sinta, Hamonangan Daulay, mengatakan laporan tersebut ditujukan kepada Ketua LBH Merauke berinisial JTW.

“Ini yang kita laporkan ini adalah untuk perorangan. Perorangan, ada Ketua LBH Merauke. Ketua LBH Merauke, ya. Jhon, ini inisialnya adalah JTW,” kata Hamonangan Daulay kepada wartawan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Mama Sinta mengaku kecewa dan merasa dirugikan karena wajahnya ditampilkan dalam film tersebut tanpa izin.

Baca Juga:  Polisi Dalami Dugaan Bully ke Pelaku Ledakan SMAN 72, 46 Siswa Diperiksa

“Mereka putar film Pesta Babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali. Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka,” ujar Mama Sinta.

“Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati. Tanpa izin dari saya. Maka itu saya datang ke Jakarta. Jadi, itu saja yang saya sampaikan,” lanjutnya.

Menurut pengakuannya, ia baru mengetahui kemunculan wajahnya dalam film tersebut saat diajak menonton pemutaran film di Jayapura oleh seorang pria bernama Tigor.

“Yang ajak saya ke Jayapura untuk ikut kegiatan itu, itu Bang Tigor. Jadi, setelah kita selesai kegiatan, dia ajak kita untuk nonton film Pesta Babi. Jadi, pada saat itu, saya tahu saja mau potong babi betulan, ternyata kita naik di Aula Maranatha, ternyata film yang diputar itu judulnya film Pesta Babi. Ah, di situ ada wajah saya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sarwendah Diperiksa di Polda Metro Jaya Terkait Laporan Ruben Onsu

Ia mengaku terkejut karena tidak pernah diberi tahu maupun dimintai persetujuan untuk dilibatkan dalam film tersebut.

“Ah, di situ saya lihat sendiri, saya saksikan sendiri, kenapa wajah saya ditampilkan di depan banyak orang tanpa seizin dari saya? Itu yang saya sakit hati dan sakit jiwa sekali bersama keluarga saya,” tuturnya.

“Tidak pernah tahu dilibatkan dalam film. Tidak ada sama sekali ungkapan dilibatkan dalam film. Saya kaget pada saat nonton itu tanggal 8 bulan 4. Saya sendiri ketemu itu wajah saya di situ, pada saat mereka putar film itu, Pesta Babi,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS di Jakarta Ganti Baju saat Kabur

Di sisi lain, penggarap film Pesta Babi, Dandhy Laksono, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya meminta publik tidak terburu-buru menghakimi Mama Sinta atas polemik yang berkembang.

“Kawan-kawan semua, kita tak pernah benar-benar tahu apa yang sedang dialami Yasinta Moiwend di pedalaman Papua sana. Apa pun yang muncul di media sosial, sepertinya kita perlu menahan diri untuk tidak menghakimi beliau. Bahkan jika semua yang disampaikan murni atas kehendak sendiri, bukan kah setiap orang berhak membuat pilihan?” tulis Dandhy Laksono. HUM/GIT

TAGGED: dandhy laksono, data pribadi, film pesta babi, jtw, laporan polisi, lbh merauke, mama sinta, pejuang lingkungan, perlindungan data, Polda Metro Jaya, tokoh adat, yasinta moiwend
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Bareskrim Tetapkan Dua Direktur Perusahaan Tersangka Impor HP Ilegal dari Cina di Jakarta
30 Mei 2026
Bareskrim Geledah Kantor PT MMS Terkait Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
30 Mei 2026
Sekeluarga Tewas saat Kamping di Temanggung Sempat Berencana Liburan Iduladha
29 Mei 2026
Autopsi Ungkap Dugaan Keracunan pada Keluarga Tewas di Temanggung
29 Mei 2026
Empat Anggota Keluarga Tewas saat Kamping di Temanggung, Polisi Duga Keracunan Barbeque
29 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Bareskrim Tetapkan Dua Direktur Perusahaan Tersangka Impor HP Ilegal dari Cina di Jakarta
30 Mei 2026
Bareskrim Geledah Kantor PT MMS Terkait Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
30 Mei 2026
Sekeluarga Tewas saat Kamping di Temanggung Sempat Berencana Liburan Iduladha
29 Mei 2026
Autopsi Ungkap Dugaan Keracunan pada Keluarga Tewas di Temanggung
29 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Bareskrim

Bareskrim Tetapkan Dua Direktur Perusahaan Tersangka Impor HP Ilegal dari Cina di Jakarta

Bareskrim

Bareskrim Geledah Kantor PT MMS Terkait Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Peristiwa

Sekeluarga Tewas saat Kamping di Temanggung Sempat Berencana Liburan Iduladha

Peristiwa

Autopsi Ungkap Dugaan Keracunan pada Keluarga Tewas di Temanggung

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?