MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

DPR Desak Investigasi Kasus Keracunan MBG, SPPG Terbukti Lalai Diminta Dihukum

Publisher: Redaktur 6 September 2026 3 Min Read
Share
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago mendorong investigasi terhadap setiap kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Minggu, 6 September 2026.

Irma menilai kasus keracunan yang diduga berkaitan dengan MBG tidak selalu disebabkan kelalaian dalam penyediaan makanan.

Menurutnya, dugaan keracunan juga perlu diinvestigasi untuk memastikan penyebab sebenarnya, termasuk kemungkinan adanya persaingan bisnis atau upaya pihak tertentu menjatuhkan citra program MBG.

“Keracunan-keracunan itu bisa saja tidak berdiri sendiri sebagai kelalaian, by the way bisa juga persaingan bisnis dan bahkan bisa juga untuk menurunkan image oleh oknum-oknum yang memang tidak suka dengan program ini,” kata Irma kepada wartawan.

Baca Juga:  Adies Kadir Pimpin Kunker Reses 28 Anggota Kunjungi Mitra Kerja

“Oleh karena itu saya memang menyarankan untuk menginvestigasi setiap kejadian,” imbuhnya.

Irma juga mendorong penindakan tegas terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) apabila terbukti lalai dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa.

Menurutnya, aspek pengawasan dan kontrol terhadap SPPG perlu diperketat untuk mencegah terulangnya kasus keracunan.

“Jika memang karena kelalaian SPPG maka berikan punishment sesuai dengan tingkat kesalahan,” ujarnya.

Irma mengatakan kasus keracunan tidak dapat ditoleransi meskipun penerapan target zero accident dalam program berskala besar dinilai tidak mudah.

“Memang kita tidak menoleransi keracunan tapi mengharapkan zero accident pun pasti sulit. Tapi tetap tidak boleh ada keracunan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan ketat perlu dilakukan mulai dari pengelolaan bahan makanan hingga kondisi lingkungan dapur SPPG.

Baca Juga:  Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Pergantian Pimpinan

“SPPG harus punya freezer yang cukup agar bahan mentah tidak terkontaminasi karena tidak segar saat diolah, lingkungan SPPG harus bersih, demikian pula keharusan memiliki IPAL yang baik,” tambah Irma.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan kasus dugaan keracunan MBG yang berkaitan dengan SPPG diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Sudaryono mengatakan status pidana dalam kasus tersebut bergantung pada hasil penyelidikan dan penyidikan aparat penegak hukum.

“Jadi gini, pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum,” kata Sudaryono usai rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Senayan, Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Baca Juga:  Bongkar Skandal Mark Up Harga Impor Beras, Anggota DPR Dorong Bentuk Pansus

Ia menyebut sejumlah dapur SPPG yang diduga menyebabkan gangguan kesehatan akibat keracunan makanan telah diselidiki kepolisian.

Bahkan, menurut Sudaryono, terdapat sejumlah kasus yang telah naik ke tahap penyidikan.

“Sejauh ini laporan yang kami terima dari kepolisian, beberapa titik dapur yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan keracunan makanan itu dilakukan penyelidikan dan ada yang sudah naik penyidikan,” ujarnya.

Sudaryono menyerahkan penentuan tersangka kepada aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan maupun penyidikan di lapangan.

“Nah, apakah ada yang tersangka atau tidak, kita serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan oleh aparat penegak hukum di lapangan. Gitu kira-kira,” tambahnya. HUM/GIT

TAGGED: BGN, DPR RI, investigasi MBG, Irma Chaniago, Kasus keracunan, keracunan MBG, komisi ix dpr, makan bergizi gratis, MBG, program MBG, SPPG, Sudaryono
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Petugas gabungan ikut razia di Club Stasiun hingga dinyatakan 17 pengunjung THM positif narkoba.
Razia Tempat Hiburan Malam Surabaya, 20 Orang Positif Narkoba! Club Station Terbanyak
22 Oktober 2026
KPK Ungkap 2 Prajurit TNI dalam Kasus Korupsi Dana BNPB Rp 148 Miliar
22 Oktober 2026
TNI Hormati KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, Dua Prajurit Aktif Disorot
22 Oktober 2026
Puan Maharani Soroti Bocah Difabel Tewas di Surabaya, Minta Evaluasi Perlindungan Anak
21 Oktober 2026
Mendagri Resmi Berhentikan Ade Kuswara sebagai Bupati Bekasi, Divonis 6 Tahun Penjara
21 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Ungkap 2 Prajurit TNI dalam Kasus Korupsi Dana BNPB Rp 148 Miliar
22 Oktober 2026
TNI Hormati KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, Dua Prajurit Aktif Disorot
22 Oktober 2026
Puan Maharani Soroti Bocah Difabel Tewas di Surabaya, Minta Evaluasi Perlindungan Anak
21 Oktober 2026
Khalid Basalamah Setor Rp 10 Miliar ke KPK, Ungkap Fee Haji USD 4.500
21 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Petugas gabungan ikut razia di Club Stasiun hingga dinyatakan 17 pengunjung THM positif narkoba.
Hukum

Razia Tempat Hiburan Malam Surabaya, 20 Orang Positif Narkoba! Club Station Terbanyak

Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK Ungkap 2 Prajurit TNI dalam Kasus Korupsi Dana BNPB Rp 148 Miliar

Hukum

TNI Hormati KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, Dua Prajurit Aktif Disorot

Hukum

Puan Maharani Soroti Bocah Difabel Tewas di Surabaya, Minta Evaluasi Perlindungan Anak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?