MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Belasan Relawan Dapur MBG di Bima Diduga Terpapar Hepatitis, Puskesmas Rekomendasikan Penggantian

Publisher: Redaktur 6 Agustus 2026 2 Min Read
Share
Petugas melakukan aktivitas di dapur Program Makan Bergizi Gratis.
Ad imageAd image

BIMA,  Memoindonesia.co.id  – Belasan relawan atau pekerja operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bolo dan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga terpapar hepatitis berdasarkan hasil skrining kesehatan yang dilakukan puskesmas setempat, Rabu, 5 Agustus 2026.

Kepala Puskesmas Bolo, Nurjanah, membenarkan adanya sejumlah relawan dapur MBG yang dinyatakan reaktif hepatitis setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Iya betul. Berdasarkan laporan yang diberikan oleh tenaga kesehatan (nakes) lapangan ada sejumlah yang reaktif memang,” kata Nurjanah.

Ia menjelaskan, hasil skrining kesehatan menemukan beberapa relawan di dapur MBG Kecamatan Bolo yang menunjukkan hasil reaktif hepatitis.

Baca Juga:  KPK Temukan Pengurangan Harga Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Beri Penjelasan

Namun, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan jumlah relawan yang dinyatakan reaktif di wilayah tersebut.

Nurjanah menyebut proses pendataan dan tindak lanjut masih terus dilakukan oleh petugas kesehatan.

Sementara itu, temuan serupa juga terjadi di Kecamatan Soromandi.

Kepala Puskesmas Soromandi, Nasaruddin, mengatakan sekitar 15 relawan dari dua dapur MBG dinyatakan positif hepatitis.

Menurutnya, sebanyak 10 orang berasal dari satu dapur MBG, sedangkan lima orang lainnya berasal dari dapur MBG berbeda.

“Di Kecamatan Soromandi, satu dapur ada 10 orang yang positif dan satu dapur lainnya ada 5 orang,” ujar Nasaruddin.

Menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut, Puskesmas Soromandi telah merekomendasikan kepada mitra atau pengelola dapur MBG agar segera mengganti relawan yang dinyatakan terpapar atau positif hepatitis.

Baca Juga:  Telur Ayam dan Daun Kelor Pengganti Susu: Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kesehatan dalam operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis. HUM/GIT

TAGGED: dapur mbg, hepatitis, Kabupaten Bima, makan bergizi gratis, MBG, Nasaruddin, NTB, Nurjanah, Puskesmas Bolo, Puskesmas Soromandi, relawan MBG, skrining kesehatan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

MAKI Dukung MUI: Koruptor Layak Dihukum Mati dan Seluruh Asetnya Dirampas
6 Agustus 2026
Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara
6 Agustus 2026
Yusril: Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU, Hakim Tetap Pertimbangkan Keadilan
6 Agustus 2026
DPR Kompak Desak Kemenkes Usut Dugaan Nakes Hina Pasien BPJS, Minta Sanksi Tegas
6 Agustus 2026
DPR Desak Sanksi Tegas bagi Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS, Minta Kemenkes Usut Tuntas
6 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara
6 Agustus 2026
Yusril: Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU, Hakim Tetap Pertimbangkan Keadilan
6 Agustus 2026
DPR Kompak Desak Kemenkes Usut Dugaan Nakes Hina Pasien BPJS, Minta Sanksi Tegas
6 Agustus 2026
DPR Desak Sanksi Tegas bagi Nakes yang Diduga Hina Pasien BPJS, Minta Kemenkes Usut Tuntas
6 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

MAKI Dukung MUI: Koruptor Layak Dihukum Mati dan Seluruh Asetnya Dirampas

Hukum

Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara

Hukum

Yusril: Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU, Hakim Tetap Pertimbangkan Keadilan

Nasional

DPR Kompak Desak Kemenkes Usut Dugaan Nakes Hina Pasien BPJS, Minta Sanksi Tegas

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?