MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

MAKI Dukung MUI: Koruptor Layak Dihukum Mati dan Seluruh Asetnya Dirampas

Publisher: Redaktur 6 Agustus 2026 3 Min Read
Share
Koordinator MAKI Boyamin Saiman.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendukung usulan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar pelaku tindak pidana korupsi dijatuhi hukuman mati serta seluruh asetnya dirampas sebagai upaya memberikan efek jera, Kamis, 6 Agustus 2026.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menilai hukuman mati layak diterapkan, terutama terhadap koruptor yang menyebabkan kerugian negara dalam jumlah sangat besar.

“Saya setuju betul korupsi harus dihukum mati, apalagi yang nilai kerugiannya itu di atas Rp100 miliar,” kata Boyamin.

Menurut Boyamin, Mahkamah Agung sebelumnya telah menetapkan pedoman bahwa pelaku korupsi dengan nilai kerugian negara di atas atau minimal Rp 100 miliar dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Baca Juga:  MA Menangkan Rektor UI, Sanksi untuk Promotor Disertasi Bahlil Lahadalia Dinyatakan Sah

Namun, ia menilai hukuman tersebut belum cukup memberikan efek jera.

“Maka ya sudah, hukuman mati itu sudah solusi yang ada, hukuman mati,” ujarnya.

Boyamin berpendapat korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak luas terhadap kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan kondisi ekonomi masyarakat.

Menurutnya, dampak korupsi dapat dirasakan hingga lintas generasi.

Selain hukuman mati, Boyamin juga mendorong penerapan perampasan aset terhadap pelaku korupsi.

Ia menilai pemiskinan koruptor melalui penyitaan aset akan lebih efektif menimbulkan efek jera dibanding hanya menjatuhkan hukuman penjara.

“Nah, kalau perampasan aset maka disahkan, orang semua takut,” katanya.

Baca Juga:  Kejagung Pastikan Uang Rp 6,6 Triliun Rampasan Negara Bukan Pinjaman Bank

Menurut Boyamin, selama pelaku korupsi masih memiliki kekayaan, hukuman penjara yang panjang belum tentu membuat mereka jera.

Ia menilai seluruh aset hasil korupsi, termasuk aset yang digunakan sebagai pengganti kerugian negara sesuai ketentuan hukum, perlu dirampas agar pelaku tidak lagi menikmati hasil kejahatannya.

“Koruptor hanya takut kalau dimiskinkan. Kalau selama-lama masih ada duit, semua hal bisa diambil, didapatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MUI KH M Cholil Nafis menyatakan MUI mendorong pemerintah dan DPR RI menerapkan hukuman mati bagi koruptor karena kejahatan korupsi dinilai telah berada pada tahap darurat.

MUI juga menilai penangkapan koruptor yang terus terjadi menunjukkan upaya pemberantasan korupsi belum memberikan efek jera.

Baca Juga:  KPK Gandeng Pandji Pragiwaksono, Pesan Antikorupsi Dititipkan Lewat Stand-Up Comedy

Selain hukuman mati, MUI mendukung perampasan aset hasil korupsi agar kekayaan negara yang dirugikan dapat dikembalikan.

Menurut KH M Cholil Nafis, hukuman mati dan perampasan aset dapat diterapkan secara bersamaan terhadap pelaku korupsi yang menimbulkan kerusakan sistemik bagi negara. HUM/GIT

TAGGED: Boyamin Saiman, DPR RI, hukuman mati koruptor, Kerugian Negara, KH M Cholil Nafis, Korupsi, Mahkamah Agung, MAKI, MUI, pemberantasan korupsi, perampasan aset, UU Tipikor
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Petugas Imigrasi Semarang mengidentifikasi ketiga WNA yang diduga melanggar.
Tiga WNA Tiongkok Terindikasi Langgar Izin Tinggal di Proyek Tol Semarang–Demak
6 November 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Polri-Imigrasi Pasang Radar Buronan Internasional
6 November 2026
Mourin Chienci Lintong, pemilik Arisan Meow, memakai baju tahanan di Polda Jatim.
2 Kali Mangkir, Owner Arisan Meow, Mourin Akhirnya Dijebloskan ke Tahanan Polda Jatim
5 November 2026
Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata
5 November 2026
Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Polri-Imigrasi Pasang Radar Buronan Internasional
6 November 2026
Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata
5 November 2026
Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya
5 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Petugas Imigrasi Semarang mengidentifikasi ketiga WNA yang diduga melanggar.
Hukum

Tiga WNA Tiongkok Terindikasi Langgar Izin Tinggal di Proyek Tol Semarang–Demak

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Imigrasi

Polri-Imigrasi Pasang Radar Buronan Internasional

Mourin Chienci Lintong, pemilik Arisan Meow, memakai baju tahanan di Polda Jatim.
Headlines

2 Kali Mangkir, Owner Arisan Meow, Mourin Akhirnya Dijebloskan ke Tahanan Polda Jatim

Hukum

Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?