MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat

Publisher: Redaktur 24 Mei 2026 2 Min Read
Share
Petugas mengevakuasi gerbong KRL usai kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Polisi mengungkap lima korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, Minggu 24 Mei 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Budi Hermanto mengatakan, para korban hingga kini masih mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dialami dalam kecelakaan tersebut.

“Terkait kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, hingga saat ini masih terdapat 5 orang korban yang menjalani perawatan,” kata Budi Hermanto.

Menurutnya, lima korban tersebut tersebar di empat rumah sakit berbeda.

“Dengan rincian 2 orang di RS Primaya Bekasi Timur, 1 orang di RSUD Kabupaten Bekasi, 1 orang di RS Primaya Bekasi Barat, dan 1 orang di Eka Hospital Harapan Indah,” ujarnya.

Baca Juga:  SIM Sopir Bus Cahaya Trans Diduga Palsu Usai Kecelakaan Tol Krapyak Semarang

Sementara itu, korban lain yang sebelumnya menjalani perawatan telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya menjelaskan kronologi kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin 27 April 2026.

Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis 21 Mei 2026, Dudy menyebut kecelakaan bermula saat sebuah taksi hijau mogok di perlintasan sebidang sekitar Bekasi Timur.

Pada pukul 20.48 WIB, KRL 5181B relasi Cikarang-Jakarta menabrak taksi mogok tersebut hingga memicu kerumunan warga di sekitar lokasi kejadian.

“Timbul kerumunan di mana warga melihat lokasi kecelakaan tersebut atau temperan tersebut,” imbuh Dudy.

Baca Juga:  Fakta Tragedi Kereta di Bekasi Terungkap, DPR Soroti Sinyal Hijau dan SOP Rem

Selanjutnya, KRL 5568A relasi Jakarta-Cikarang tiba di Stasiun Bekasi Timur pada pukul 20.49 WIB dalam kondisi terlambat sembilan menit.

KRL tersebut sempat bergerak meninggalkan stasiun, namun kembali berhenti akibat adanya kerumunan warga di jalur depan.

“Kereta tersebut sempat berangkat, namun terhenti atau berhenti karena adanya kerumunan di depan untuk melihat kejadian temperan tersebut,” jelasnya.

Pada pukul 20.52 WIB, KA Argo Bromo Anggrek melintas dan menabrak KRL 5568A di sekitar Stasiun Bekasi Timur.

Kecelakaan tersebut menyebabkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia dan 90 lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban merupakan penumpang KRL, sedangkan penumpang KA Argo Bromo Anggrek tidak ada yang menjadi korban. HUM/GIT

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Buka Peluang Sita Akun Medsos Richard Lee Dalam Kasus Perlindungan Konsumen
TAGGED: bekasi timur, Commuter Line, dudy purwagandhi, ka argo bromo, kecelakaan kereta, kecelakaan maut, korban dirawat, krl bekasi, Polda Metro, rs primaya, stasiun bekasi, tabrakan kereta
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyerahkan secara simbolis kepada 1.000 penerima di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (10/7).
Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 4.000 Beasiswa, Subandi: Jangan Ada Anak Putus Sekolah!
9 Juli 2026
Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK
9 Juli 2026
Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap
9 Juli 2026
Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK
9 Juli 2026
Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap
9 Juli 2026
Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyerahkan secara simbolis kepada 1.000 penerima di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (10/7).
Pemerintahan

Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 4.000 Beasiswa, Subandi: Jangan Ada Anak Putus Sekolah!

Hukum

Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK

Hukum

Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap

Korupsi

Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?