MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq

Publisher: Redaktur 5 Maret 2026 3 Min Read
Share
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI-P Deddy Sitorus menanggapi penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT KPK dan menilai banyak kepala daerah belum memiliki kompetensi mengelola birokrasi dan anggaran, Kamis 5 Maret 2026.

“Memang ada banyak kejadian di mana Kepala Daerah terpilih tidak memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan birokrasi dan anggaran,” kata Deddy kepada wartawan.

“Kurangnya kemampuan dan pemahaman sering memicu tindakan-tindakan yang ‘nekad’ dalam bentuk pengabaian sistem dan prosedur serta etika dan moralitas,” sambungnya.

Menurutnya, perlu penguatan kapasitas aparatur sipil negara dan birokrasi secara menyeluruh agar sistem pemerintahan lebih profesional dan bersih.

“Oleh karena itulah sebenarnya dilakukan penguatan kapasitas ASN dan birokrasi melalui UU sehingga birokrasi bisa benar-benar profesional dan aman. Kendalanya kan birokrasi juga rawan dan tidak selalu bersih,” ujarnya.

Baca Juga:  PDI-P Jatim Hormati Proses Hukum KPK Terkait Kasus Suap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Ia menilai korupsi terjadi karena kombinasi niat dan kesempatan akibat lemahnya sistem tata kelola.

“Korupsi itu soal orang dan adanya kesempatan. Dari sisi orang, biasanya karena pengaruh karakter yang serakah dan atau suka jalan pintas, pengaruh lingkungan dan gaya hidup. Susah memberantas jika kejadian korupsi berasal dari kehendak pribadi,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR Fraksi PKB Muhammad Khozin mengingatkan banyaknya kepala daerah yang tersangkut kasus hukum harus menjadi peringatan bagi pemerintah daerah lain.

“Bagi pemerintah daerah lainnya, peristiwa sejumlah kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi harus menjadi early warning bagi kepala daerah lainnya untuk tidak main-main dengan kewenangan yang dimiliki. Bila merasa belum yakin dengan tindakannya, jangan segan untuk konsultasi dengan Kemendagri atau lembaga penegak hukum,” ungkap Khozin.

Baca Juga:  KPK Sita Uang Ratusan Juta di Ruang Pribadi Ono Surono Terkait Suap Bekasi

Ia juga meminta Kementerian Dalam Negeri meningkatkan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap pemerintah daerah.

“Kemendagri harus mengaktivasi fungsi pengawasan dan pembinaan kepada Pemda. Awasi dan bina Pemda agar tidak terulang peristiwa serupa,” ujarnya.

Khozin menegaskan ketidakpahaman birokrasi tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan pelanggaran hukum.

“Soal ketidaktahuan birokrasi bukan jadi alasan bagi kepala daerah untuk menormalisasi pelanggaran hukum. Karena saat maju dalam kontestasi pilkada, mestinya Kepala Daerah mengetahui tugas, pokok, dan fungsi jabatan yang melekat,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan di Pemkab Pekalongan.

Baca Juga:  Bupati Tulungagung Jadi Tersangka KPK Usai OTT, Modus Pemerasan OPD Terungkap

“Dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan, FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musisi, dia bukan seorang birokrat. Ini yang disampaikan saudari FAR dengan demikian saudari FAR tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Asep menyebut Fadia berdalih urusan teknis birokrasi diserahkan kepada Sekretaris Daerah, sementara dirinya lebih banyak menjalankan fungsi seremonial. HUM/GIT

TAGGED: birokrasi daerah, bupati pekalongan, Deddy Sitorus, fadia arafiq, kasus korupsi, Komisi II DPR, kompetensi kepala daerah, muhammad khozin, OTT KPK, pengawasan kemendagri, proyek pengadaan, tata kelola daerah
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Pelukis Lansia di Sleman Jual Karya Demi Lunasi Utang Rp 500 Juta
19 April 2026
Wakil Walikota Surabaya, Armuji, ikut hadir dan ambil bagian dalam gelaran Surabaya Domino Tournament 2026 di Grand City, Surabaya.
Surabaya Domino Tournament 2026 Mengguncang Grand City: Ribuan Peserta Serbu, UMKM dan Perhotelan Ikut Panen
19 April 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba The Doctor, Transaksi Tembus Rp 124 Miliar
19 April 2026
Ibu Ditandu Usai Melahirkan di Pandeglang Akibat Jalan Rusak Parah
19 April 2026
Truk Rem Blong Tabrak Lima Kendaraan di Probolinggo, Satu Keluarga Tewas
19 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Pelukis Lansia di Sleman Jual Karya Demi Lunasi Utang Rp 500 Juta
19 April 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba The Doctor, Transaksi Tembus Rp 124 Miliar
19 April 2026
Ibu Ditandu Usai Melahirkan di Pandeglang Akibat Jalan Rusak Parah
19 April 2026
Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta
18 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Pelukis Lansia di Sleman Jual Karya Demi Lunasi Utang Rp 500 Juta

Wakil Walikota Surabaya, Armuji, ikut hadir dan ambil bagian dalam gelaran Surabaya Domino Tournament 2026 di Grand City, Surabaya.
Jawa Timur

Surabaya Domino Tournament 2026 Mengguncang Grand City: Ribuan Peserta Serbu, UMKM dan Perhotelan Ikut Panen

Bareskrim

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba The Doctor, Transaksi Tembus Rp 124 Miliar

Peristiwa

Ibu Ditandu Usai Melahirkan di Pandeglang Akibat Jalan Rusak Parah

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?