MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Publisher: Redaktur 21 Juli 2026 2 Min Read
Share
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini saat masih menjabat sebelum terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id  – Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa jam setelah mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Senin 20 Juli 2026.

Operasi senyap KPK diawali dengan penyegelan ruang kerja Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPK), Lalu Ratnawo.

Sebelum penyegelan dilakukan, Lalu Ahmad Zaini diketahui masih mengikuti kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina hingga dini hari bersama sejumlah pejabat daerah.

Baca Juga:  Wamenaker Noel Ditangkap KPK, Istana Beri Sinyal Pergantian Jabatan Jika Terbukti

Sekretaris Daerah Lombok Barat Akhmad Saikhu mengaku baru mengetahui adanya penyegelan setelah tiba di kantor pada pagi hari.

“Kita nonton bareng sampai pagi, setelah selesai langsung pulang. Saat tiba di kantor baru mengetahui adanya penyegelan,” ujarnya.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto membenarkan adanya operasi tangkap tangan di Kabupaten Lombok Barat. Lalu Ahmad Zaini menjadi salah satu pihak yang diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, dalam operasi tersebut tim KPK mengamankan 19 orang yang berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Lombok Barat maupun pihak swasta.

Dari jumlah tersebut, tujuh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga:  KPK Dikabarkan Geledah Bank Indonesia!

Menurut Budi, Lalu Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya, sedangkan pihak lainnya ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Lombok Barat sebelum menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat.

KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan penerimaan suap yang melibatkan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,” ujar Budi.

Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai pecahan rupiah dan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara.

Baca Juga:  KPK Sita Uang Dolar dari Rumah Pejabat Kemnaker yang 'Sultan'

Hingga kini, KPK menyebut nilai uang tunai yang diamankan mencapai ratusan juta rupiah.

Status hukum Lalu Ahmad Zaini bersama enam orang lainnya akan ditentukan setelah pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. HUM/GIT

TAGGED: Bupati Lombok Barat, korupsi daerah, KPK, Lalu Ahmad Zaini, Lombok Barat, NTB, Operasi Tangkap Tangan, OTT KPK, piala dunia 2026, proyek pemerintah, suap proyek, uang sitaan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Survei PPI: 65,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo
19 Oktober 2026
Survei PPI: Amran Sulaiman, Teddy Indra Wijaya, dan Erick Thohir Dinilai Berkinerja Terbaik
19 Oktober 2026
Viral Cambuk Kepala SPPG di KPPG Bogor, Korwil Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik
19 Oktober 2026
Orang Utan Kebingungan di Bekas Kebakaran Kalteng, BKSDA Evakuasi
19 Oktober 2026
Survei PPI: Elektabilitas Prabowo 31,6 Persen, Dedi Mulyadi 11,4 Persen
19 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Survei PPI: 65,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo
19 Oktober 2026
Survei PPI: Amran Sulaiman, Teddy Indra Wijaya, dan Erick Thohir Dinilai Berkinerja Terbaik
19 Oktober 2026
Viral Cambuk Kepala SPPG di KPPG Bogor, Korwil Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik
19 Oktober 2026
Orang Utan Kebingungan di Bekas Kebakaran Kalteng, BKSDA Evakuasi
19 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pemerintahan

Survei PPI: 65,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo

Pemerintahan

Survei PPI: Amran Sulaiman, Teddy Indra Wijaya, dan Erick Thohir Dinilai Berkinerja Terbaik

Headlines

Viral Cambuk Kepala SPPG di KPPG Bogor, Korwil Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik

Peristiwa

Orang Utan Kebingungan di Bekas Kebakaran Kalteng, BKSDA Evakuasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?