MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Istana Ungkap Tokoh Nasional yang Bertemu Prabowo

Publisher: Redaktur 1 Februari 2026 2 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Istana Kepresidenan mengungkap identitas tokoh nasional yang bertemu Presiden Prabowo Subianto guna berdialog soal program pemerintah dan kepentingan bangsa, Jumat malam, 31 Januari 2026.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah tokoh nasional yang disebut sebagai oposisi saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia di Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi,” kata Sjafrie.

Ia menjelaskan pertemuan tersebut membahas pengelolaan negara agar berjalan optimal oleh seluruh pihak. Menurutnya, masih banyak kondisi yang membuat negara dirugikan, mulai dari pengelolaan sumber daya alam hingga perputaran keuangan.

Baca Juga:  MA Tolak PK Kedua Jessica Kumala Wongso: Kasus 'Kopi Sianida' Berakhir, Hukuman Tetap 20 Tahun Penjara

“Bahkan saya menerima (laporan) kurang lebih Rp 5.777 triliun (dari) bank Himbara yang menyalurkan kepada korporasi. Padahal kita punya APBN Rp 300 sekian triliun. Ke mana kebocoran (anggaran) itu?” ujarnya.

Sjafrie juga menyebut tidak menutup kemungkinan adanya oknum pemerintah yang berkontribusi terhadap kerugian negara, sehingga Presiden Prabowo mengajak semua pihak untuk bersama-sama membenahi kondisi tersebut.

“Oleh karena itulah, saya ingin menyampaikan bahwa kita harus realistis melihat situasi. Kita jangan tutup-tutupi keadaan yang bisa membuat negara kita itu kesulitan,” jelasnya.

Sementara itu, politikus PDI-P Guntur Romli membantah adanya pertemuan tokoh PDI-P dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan PDI-P bukan partai oposisi, melainkan penyeimbang.

Baca Juga:  Pimpinan DPR 2024-2029: Puan Maharani Ketua DPR, Sufmi Dasco, Adies Kadir, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Wakil Ketua

“PDI Perjuangan bukan oposisi, kami penyeimbang, dari PDI Perjuangan tidak ada yang bertemu dengan Presiden,” kata Guntur Romli.

Ia menilai pemerintah seharusnya lebih mengedepankan langkah nyata untuk menjawab kekhawatiran publik daripada sekadar pertemuan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kemudian menegaskan pertemuan tersebut bukan dengan tokoh oposisi, melainkan tokoh masyarakat yang berdialog terkait program pemerintah.

“Ndak, ndak ada yang oposisi. Itu kan tokoh-tokoh masyarakat juga yang Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan,” ujar Prasetyo.

Ia mengungkap pertemuan itu dihadiri Peneliti Utama Politik BRIN Siti Zuhro dan mantan Kabareskrim Polri Komjenpol (Purn) Susno Duadji, serta dilakukan di kediaman Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, tanpa kehadiran ketua umum partai politik. HUM/GIT

Baca Juga:  Kejagung Limpahkan 8 Tersangka Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina ke Pengadilan
TAGGED: Guntur Romli, Istana Negara, Jakarta, Kertanegara, Mensesneg, oposisi, PDIP, Prabowo Subianto, Sjafrie Sjamsoeddin, tokoh nasional
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak

Hukum

Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi

Hukum

Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit

Bareskrim

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?