MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kisah Video Call Terakhir Olen Pramugari ATR 42-500 dengan Kakaknya

Publisher: Redaktur 23 Januari 2026 3 Min Read
Share
Jenazah pramugari ATR 42-500 disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pramugari Florencia Lolita Wibisono atau Olen (33) menjadi salah satu korban tewas kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.

Kakak Olen, Natasya Wibisono, menceritakan kontak terakhir dengan adiknya satu hari sebelum peristiwa jatuhnya pesawat tersebut.

“Kalau aku kontak terakhir tuh satu hari sebelum kejadian, berarti itu tanggal 17 ya kalau nggak salah. Jadi saat itu saya lagi delay gitu ya di dalam pesawat Wings Air, karena sebelumnya kan adik saya pramugari Wings Air. Jadi saat itu dia video call saya, itu sore tepatnya,” kata Natasya saat ditemui di rumah duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Sebut Fredy Pratama Kendalikan Pabrik Ekstasi di Jakut Lewat BBM

Dalam video call tersebut, Olen sempat menanyakan keberadaan Natasya yang saat itu berada di dalam pesawat Wings Air, maskapai tempat Olen sebelumnya bekerja.

“Dia tanya krunya siapa. Ya kakak nggak kenal. Akhirnya boleh nggak aku ngomong sama kru-nya. Akhirnya aku ke belakang, aku kasih lihat teman-temannya dan akhirnya dia ngobrol, dan itu terakhir,” kenangnya.

Keesokan harinya, Natasya mendapat kabar dari calon suami Olen bahwa pesawat yang ditumpangi adiknya hilang kontak saat ia berada di Sibolga.

“Lalu keesokannya tiba-tiba aku dapat kabar dari calonnya adikku gitu, pesawat adikku udah kurang lebih satu jam hilang. Itu kondisinya masih di Sibolga,” tuturnya.

Baca Juga:  Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Hancur di Puncak Gunung Bulusaraung

Ia kemudian berupaya mencari kebenaran informasi tersebut melalui sejumlah rekan yang bekerja di dunia penerbangan dan memastikan kabar tersebut benar adanya.

Natasya selanjutnya menempuh perjalanan darat dari Sibolga menuju Medan selama sekitar tujuh jam, sebelum melanjutkan penerbangan ke Jakarta dan kemudian ke Makassar bersama keluarga lainnya.

Selama berada di Makassar, keluarga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait proses pencarian dan sempat menggelar doa bersama.

“Jadi kami memutuskan untuk doa sama-sama, papa, mama, calon suami, kami sebagai kakak, kita berdoa bersama-sama nyatain ketakutan kami, nyatain keraguan kami, nyatain semua yang kami rasakan itu sama Tuhan,” ujar kakak ipar Olen, Felix Agoes.

Baca Juga:  Detik-Detik Pendaki Saksikan Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung Pangkep

“Pada akhirnya berdoanya penginnya Olen pulang utuh sehat-sehat, tapi biarlah kehendak Tuhan yang jadi. Ketika momen itu selesai, menghadirkan kelegaan di hati kami,” lanjutnya.

Setelah proses evakuasi, pihak kepolisian mengidentifikasi salah satu jenazah sebagai Olen dan menyerahkannya kepada keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Jenazah Olen kemudian disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, sebelum diterbangkan ke Manado untuk dimakamkan pada Sabtu, 26 Januari. HUM/GIT

TAGGED: atr 42-500, grand heaven, gunung bulusaraung, Jakarta Utara, kecelakaan pesawat, keluarga korban, olen pramugari, pangkep, video call terakhir, wings air
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Suasana pelayanan paspor program andalan Si Semar Paling Paten, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang dengan sistem “jemput bola” mendapat apresiasi masyarakat.
Si Semar “Turun Gunung” di Pedurungan: Layanan Paspor Didekatkan, Warga Tak Perlu Antre Jauh
25 April 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Maluku Utara, Mohammad Ridwan, bersama Willy Aditya, Ketua Komisi XIII DPR RI.
DPR Turun ke Ternate: Imigrasi Malut Dipuji, Tapi PR Pengawasan Tenaga Kerja Asing Disorot Tajam
25 April 2026
Bareskrim Bidik TPPU Sindikat The Doctor, Perputaran Uang Capai Rp 211,2 Miliar
25 April 2026
Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dan Kerja Sama AS Bersama Purnawirawan
25 April 2026
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY, Junita Sitorus (kanan) didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulon Progo, Muhammad Wahyudiantoro, memberikan keterangan pers.
Ngamen Pakai Visa, Dua WNA Kolombia Dideportasi: Imigrasi Kulon Progo Tak Kasih Ampun
24 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kakanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Maluku Utara, Mohammad Ridwan, bersama Willy Aditya, Ketua Komisi XIII DPR RI.
DPR Turun ke Ternate: Imigrasi Malut Dipuji, Tapi PR Pengawasan Tenaga Kerja Asing Disorot Tajam
25 April 2026
Bareskrim Bidik TPPU Sindikat The Doctor, Perputaran Uang Capai Rp 211,2 Miliar
25 April 2026
Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dan Kerja Sama AS Bersama Purnawirawan
25 April 2026
Bareskrim Tetapkan Pendakwah SAM Tersangka Dugaan Pelecehan Santri
24 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Suasana pelayanan paspor program andalan Si Semar Paling Paten, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang dengan sistem “jemput bola” mendapat apresiasi masyarakat.
Imigrasi

Si Semar “Turun Gunung” di Pedurungan: Layanan Paspor Didekatkan, Warga Tak Perlu Antre Jauh

Kakanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Maluku Utara, Mohammad Ridwan, bersama Willy Aditya, Ketua Komisi XIII DPR RI.
Imigrasi

DPR Turun ke Ternate: Imigrasi Malut Dipuji, Tapi PR Pengawasan Tenaga Kerja Asing Disorot Tajam

Hukum

Bareskrim Bidik TPPU Sindikat The Doctor, Perputaran Uang Capai Rp 211,2 Miliar

Nasional

Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dan Kerja Sama AS Bersama Purnawirawan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?