MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Dilanjutkan Via Udara dan Darat

Publisher: Redaktur 19 Januari 2026 2 Min Read
Share
Tim SAR di lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Ad imageAd image

PANGKEP, Memoindonesia.co.id  – Basarnas melanjutkan proses evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, melalui jalur udara dan darat dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, Senin 19 Januari 2026.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan evakuasi direncanakan menggunakan helikopter Caracal dengan metode hoist atau penarikan dari udara jika kondisi memungkinkan.

“Opsi evakuasi besok adalah evakuasi dengan jalur udara helikopter Caracal akan mencoba mendarat di puncak untuk melakukan evakuasi menggunakan metode hoist. Apabila kondisi tidak memungkinkan jalur udara, maka evakuasi dilakukan melalui jalur darat oleh tim SAR gabungan,” ujar Syafii di Kantor Basarnas Makassar.

Baca Juga:  KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros Akibat ELT Tidak Berfungsi

Selain evakuasi jenazah korban, Basarnas juga akan melakukan pengangkatan bagian pesawat guna mendukung proses investigasi.

“Evakuasi dilakukan tidak hanya terhadap penumpang, tetapi juga terhadap body part pesawat yang diperlukan untuk kepentingan investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar selaku SAR Mission Coordinator menjelaskan evakuasi belum dapat dilakukan sepenuhnya karena cuaca buruk dan medan ekstrem.

“Saat ini tim SAR bertahan di Puncak Gunung Bulusaraung dengan mendirikan tenda di sekitar lokasi penemuan korban. Evakuasi belum bisa dilakukan karena hujan, angin kencang, serta kabut tebal yang membatasi jarak pandang dan keselamatan personel,” katanya.

Baca Juga:  Evakuasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Via Darat Terkendala Cuaca

Ia menambahkan, tim SAR tetap melakukan pengamanan lokasi temuan serta identifikasi awal sambil menunggu kondisi cuaca membaik.

Operasi SAR melibatkan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur potensi SAR dan relawan dengan dukungan peralatan darat, udara, dan komunikasi lapangan.

Diketahui, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dinyatakan hilang kontak di kawasan pegunungan Bulusaraung saat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu 17 Januari 2026.

Pesawat tersebut membawa 10 orang yang terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan. HUM/GIT

Baca Juga:  Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, Basarnas Fokus Pencarian di Bantimurung
TAGGED: atr 42-500, Basarnas, bulusaraung, evakuasi pesawat, heli caracal, kecelakaan pesawat, KNKT, pangkep, Sulsel, Tim SAR
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta Pamuji Raharja (tengah) menyaksikan komitmen Imigrasi Bersinar antara Kakanim Jakbar Rakha Sukma Purnama (kiri) dan Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Pol Awang Joko Rumitro (kanan).
Imigrasi Jakarta Barat Gandeng BNNP DKI, Perkuat Komitmen Imigrasi Bersinar
23 Oktober 2026
Kapolri dan Panglima TNI Tindak Tambang Ilegal di Nabire, Izin PT KEL 3.500 Hektare Dicabut
23 Oktober 2026
Bandara Arab Saudi Diserang, Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Penerbangan Transit
23 Oktober 2026
PBNU Ultimatum PCNU Sekadau dan Nias soal Dugaan Riswah Muktamar NU, Ancam Tempuh Jalur Hukum
23 Oktober 2026
Hercules Kembalikan Rp 800 Juta ke KPK, Duit Summarecon Diduga untuk Pengamanan Lahan
23 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kapolri dan Panglima TNI Tindak Tambang Ilegal di Nabire, Izin PT KEL 3.500 Hektare Dicabut
23 Oktober 2026
Bandara Arab Saudi Diserang, Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Penerbangan Transit
23 Oktober 2026
PBNU Ultimatum PCNU Sekadau dan Nias soal Dugaan Riswah Muktamar NU, Ancam Tempuh Jalur Hukum
23 Oktober 2026
Hercules Kembalikan Rp 800 Juta ke KPK, Duit Summarecon Diduga untuk Pengamanan Lahan
23 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Kapolri dan Panglima TNI Tindak Tambang Ilegal di Nabire, Izin PT KEL 3.500 Hektare Dicabut

Pemerintahan

Bandara Arab Saudi Diserang, Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Penerbangan Transit

Headlines

PBNU Ultimatum PCNU Sekadau dan Nias soal Dugaan Riswah Muktamar NU, Ancam Tempuh Jalur Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi

Hercules Kembalikan Rp 800 Juta ke KPK, Duit Summarecon Diduga untuk Pengamanan Lahan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?