MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Pangkep Terkendala Medan Terjal

Publisher: Redaktur 20 Januari 2026 3 Min Read
Share
Tim SAR melakukan pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Ad imageAd image

PANGKEP, Memoindonesia.co.id – Proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, masih berlangsung melalui jalur darat karena cuaca buruk dan medan terjal, Selasa 20 Januari 2025.

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dinyatakan hilang kontak saat hendak mendarat di Bandara Hasanuddin pada Sabtu siang, 17 Januari 2025.

Pesawat tersebut ditumpangi 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, tim SAR sebelumnya telah menemukan satu jenazah korban pada Minggu, 18 Januari 2025, dan satu korban lainnya ditemukan pada Senin, 19 Januari 2025, dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga:  TNI AD Buka Suara Mengenai Dugaan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Kebakaran Rumah Wartawan yang Tewaskan 4 Orang

“Telah ditemukan satu korban,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.

Menurutnya, korban kedua ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita di area tebing yang sangat terjal dengan kedalaman sekitar 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.

“Nanti mungkin identitas persisnya dari DVI, namun informasi awal korban pertama berjenis kelamin laki-laki dan korban kedua berjenis kelamin perempuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan mesin pesawat ditemukan pada Minggu, 18 Januari 2025, oleh tim SAR gabungan yang mayoritas terdiri dari personel TNI AD.

Baca Juga:  Anggota TNI Serma Tengku Dian Divonis Penjara Seumur Hidup atas Pembunuhan Istri di Deli Serdang

“Operasi dilaksanakan di tengah kondisi angin kencang hingga 22 knot, visibilitas terbatas, kabut tebal, dan hujan,” kata Donny dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, pencarian dilakukan dengan bantuan drone, NVG, GPS, sistem komunikasi Starlink, radio taktis, serta perlengkapan mountaineering.

Selain mesin pesawat, tim juga menemukan serpihan penting, Emergency Locator Transmitter, serta satu bagian tubuh korban di sekitar ekor pesawat.

Evakuasi dilakukan secara bertahap melalui jalur darat karena helikopter belum dapat dioperasikan akibat kabut tebal dan medan yang curam.

“Evakuasi tidak bisa dipaksakan jika membahayakan personel, sehingga jalur darat menjadi opsi utama,” ujar Mohammad Syafii.

Baca Juga:  Doa Keluarga Lepas Kepergian Olen Pramugari ATR 42-500 yang Dimakamkan di Manado

Tim SAR juga menemukan sejumlah barang pribadi korban berupa dokumen, dompet, buku catatan, serta barang elektronik yang telah diamankan sesuai prosedur.

Penemuan tersebut menjadi petunjuk penting untuk mempersempit area pencarian dan menentukan langkah lanjutan proses evakuasi korban. HUM/GIT

TAGGED: atr 42-500, Basarnas, evakuasi korban, gunung bulusaraung, kecelakaan pesawat, pangkep, pesawat jatuh, SAR gabungan, Sulawesi Selatan, TNI AD
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Polisi Libatkan Tim Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat
1 Agustus 2026
Manajemen Hotel Pullman Pastikan Tak Ada Korban, Kebakaran Terjadi di Area Parkir
1 Agustus 2026
Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Febrie Adriansyah, Penguatan Bukti Kasus TPPU Terus Dikebut
1 Agustus 2026
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun, Ajukan Banding, KPK Masih Kaji Putusan
1 Agustus 2026
KY Bongkar Tren Pelanggaran Hakim 2026, Ada Suap, Judol, Perselingkuhan hingga Pelecehan
1 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Febrie Adriansyah, Penguatan Bukti Kasus TPPU Terus Dikebut
1 Agustus 2026
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun, Ajukan Banding, KPK Masih Kaji Putusan
1 Agustus 2026
KY Bongkar Tren Pelanggaran Hakim 2026, Ada Suap, Judol, Perselingkuhan hingga Pelecehan
1 Agustus 2026
Sahroni Desak Mutasi Besar-besaran Hakim usai Pelanggaran Etik Naik 100 Persen
1 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Polisi Libatkan Tim Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat

Peristiwa

Manajemen Hotel Pullman Pastikan Tak Ada Korban, Kebakaran Terjadi di Area Parkir

Kejaksaan

Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Febrie Adriansyah, Penguatan Bukti Kasus TPPU Terus Dikebut

Korupsi

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun, Ajukan Banding, KPK Masih Kaji Putusan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?