MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Basarnas Anggap Tugas Selesai dalam Evakuasi Juliana Marins, Soroti Pengakuan Pendakian Perdana Rinjani

Publisher: Redaktur 12 Juli 2025 2 Min Read
Share
Ali Mustafa saat memandu turis Brasil, Juliana Marins, dan rombongan sebelum naik Gunung Rinjani, Lombok, NTB. (Dok. Istimewa)
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Proses evakuasi Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang meninggal di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, telah tuntas. Basarnas menegaskan bahwa tugas mereka dalam operasi ini sudah berakhir, menyusul serah terima jenazah kepada pihak keluarga.

“Soal Juliana sudah selesai, karena tugas kami dari masih terima laporan sampai terevakuasi kita serahkan kepada keluarga dan selanjutnya pihak kepolisian dan diberikan keseluruhan, itu sudah selesai tugas kita,” jelas Kepala Biro Humas dan Umum Basarnas, Hendra Sudirman, pada Sabtu 12 Juli 2025.

Hendra menambahkan bahwa tanggung jawab Basarnas telah terpenuhi, baik secara fungsional maupun moral.

Baca Juga:  Innalillahi... Bunda Iffet, Ibunda Bimbim Slank, Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

“Tugas kami adalah dedikasi kemanusiaan, kami juga memiliki hati, jadi ketika sudah dipertemukan sudah selesai kepala badan dengan pihak keluarga, menceritakan kronologis proses evakuasi kita itu kami anggap sudah selesai,” ujar Hendra.

Basarnas menyatakan turut berduka cita atas kejadian ini dan tidak ingin berkomentar lebih jauh mengenai insiden tersebut.

Sebelumnya, Ali Mustafa, pemandu Juliana Marins, mengungkapkan fakta mengejutkan. Menurut Ali, Juliana mengaku bahwa Gunung Rinjani adalah pendakian pertamanya.

“Ketika di perjalanan kebetulan kan saya ngobrol dengan Juliana dan saat itu dia mengaku pertama kali naik gunung dan Gunung Rinjani adalah gunung pertama yang dia kunjungi untuk pendakian,” cerita Ali, Kamis 10 Juli 2025.

Baca Juga:  BNPB dan Basarnas Kejar Golden Time Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny

Ali juga menceritakan bahwa Juliana berjalan lebih lambat dibanding lima turis lainnya dalam rombongan. Kondisi ini membuat Ali selalu berada di belakang untuk menemaninya.

“Kecepatan pendaki kan beda-beda tuh, kebetulan tamu saya yang lain yang lima orang itu, agak cepat jalannya. Berbeda dengan Juliana, agak slow dia jalan sehingga saya selalu berada di belakang menemani Juliana,” imbuh Ali. HUM/GIT

TAGGED: Basarnas, Brasil, Gunung Rinjani, Hendra Sudirman, Juliana, Juliana Marins, Kepala Biro Humas dan Umum Basarnas, Lombok, meninggal, Nusa Tenggara Barat, pendaki
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93 Tewaskan Dua Orang
6 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan

Korupsi

OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing

Korupsi

MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?