MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ketua Pengajian Al Hidayah Partai Golkar Surabaya Prihatin atas Insiden Demo, Minta TNI Ikut Mediasi

Publisher: Admin 29 Agustus 2025 2 Min Read
Share
Hj Pertiwi Ayu Krishna, Ketua Pengajian Al Hidayah Partai Golkar Surabaya.
Hj Pertiwi Ayu Krishna, Ketua Pengajian Al Hidayah Partai Golkar Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Ketua Pengajian Al Hidayah Partai Golkar Surabaya, Pertiwi Ayu Krishna, menyampaikan keprihatinannya terkait insiden demonstrasi berujung ricuh hingga menyebabkan seorang pengemudi ojek online (ojol) tertabrak mobil taktis Brimob.

Peristiwa tersebut, menurutnya, juga diperburuk dengan penanganan aparat yang dinilai represif sehingga memicu kemarahan masyarakat.

Kericuhan itu bahkan berimbas pada aksi massa yang melempari Markas Brimob di kawasan Kwitang. Krishna menilai, kondisi ini bisa berbahaya jika tidak segera ditangani secara bijak dan berimbang.

“Kami, Ketua Pengajian Al Hidayah Partai Golkar Kota Surabaya, amat sangat prihatin dengan kejadian dalam demo kemarin. Penanganan yang represif menjadi pemicu terjadinya kemarahan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol. Hingga markas Brimob di daerah Kwitang ikut dilempari massa,” ujarnya, Jumat, 29 Agustus 2025.

Baca Juga:  KPK Angkut Porsche dan Moge dari Rumah Silmy Karim Usai Penggeledahan Enam Jam

Sebagai putri TNI, Krishna juga menyampaikan harapan agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut turun tangan untuk membantu mediasi dan pengamanan. Menurutnya, keterlibatan TNI penting demi menjaga stabilitas serta mencegah terulangnya konflik besar seperti kerusuhan tahun 1998.

“Saya sebagai keluarga dan putri TNI berharap persoalan ini wajib dibantu oleh TNI, tidak hanya untuk memediasi tetapi juga menjaga agar situasi tidak semakin rawan. Kita harus waspada jangan sampai ada pihak-pihak yang menunggangi kejadian ini demi kepentingan tertentu,” tambahnya.

Krishna menegaskan bahwa semua pihak harus menahan diri dan mengedepankan dialog agar kondisi tetap kondusif. Ia berharap, aparat dan masyarakat bisa sama-sama menahan emosi demi menjaga keamanan bersama.

Baca Juga:  KPK Ungkap 2 Prajurit TNI dalam Kasus Korupsi Dana BNPB Rp 148 Miliar

“Semoga tidak ada lagi pihak yang menunggangi situasi ini. Harapan kita semua, Surabaya dan Indonesia tetap aman, damai, dan kondusif,” tutupnya. HUM/BAD

TAGGED: brimob, Driver Ojol Tertabrak, Golkar Surabaya, Krishna Pertiwi Ayu, Ojek Online, Pengajian Al Hidayah, Pertiwi Ayu Krishna, TNI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya
5 November 2026
Istana Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah Makar, Listyo Sigit Dipecat dari KSP
5 November 2026
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas di PN Jaktim
5 November 2026
Nusron Wahid Datangi KPK, Diperiksa Kasus Suap HGB Summarecon Bogor
5 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya
5 November 2026
Istana Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah Makar, Listyo Sigit Dipecat dari KSP
5 November 2026
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas di PN Jaktim
5 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik

Hukum

Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya

Hukum

Istana Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah Makar, Listyo Sigit Dipecat dari KSP

Hukum

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas di PN Jaktim

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?