MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Alasan Marsma Fajar Gunakan Pesawat Latih FASI: Latihan Rutin Pembinaan Kemampuan

Publisher: Redaktur 4 Agustus 2025 1 Min Read
Share
Bangkai Pesawat Latihan FASI yang jatuh di Bogor.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispen AU), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan bahwa mantan Kadispen AU, Marsma Fajar Adriyanto, yang menjadi korban kecelakaan pesawat latih di Bogor, memang rutin menggunakan pesawat tersebut untuk latihan.

Nyoman mengatakan, Marsma Fajar tidak memiliki tujuan spesifik saat kecelakaan terjadi.

“Untuk Marsma Fajar sendiri, beliau memang rutin terbang latihan dengan pesawat dari FASI,” ujar Nyoman. Ia menegaskan, penerbangan pada hari Minggu, 3 Agustus 2025, murni dalam rangka latihan.

Pesawat latih jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 09.08 WIB.

Baca Juga:  Buat Grup WA, Selebgram Bogor Ini Buka Layanan VCS selain Promosikan Judi Online

Pesawat tersebut hilang kontak sekitar pukul 09.19 WIB dan ditemukan jatuh di sekitar TPU Astana, Ciampea, Bogor.

Sebagai induk olahraga dirgantara nasional yang berada di bawah binaan TNI AU, Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) memang rutin mengadakan latihan untuk pembinaan kemampuan personel.

Kecelakaan ini terjadi saat Marsma Fajar bertindak sebagai pilot dan Roni sebagai kopilot dalam misi latihan profisiensi penerbangan olahraga dirgantara. HUM/GIT

TAGGED: Bogor, FASI, Kadispen AU, Lanud Atang Sendjaja, mantan Kadispen AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, Marsma Fajar Adriyanto, Microlight Fixedwing Quicksilver GT500, Pesawat Latihan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Geledah Lokasi Terkait Suap Pegawai Bea Cukai di Tangsel, Sita Uang Rp 5 Miliar
14 Februari 2026
Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Ditetapkan Tersangka Kasus Narkoba
14 Februari 2026
Eks Dirut Pertamina Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara, Denda dan Uang Pengganti Rp 5 Miliar
14 Februari 2026
Dituntut 18 Tahun Penjara Anak Buron Riza Chalid Mohon Keadilan
14 Februari 2026
Pensiunan ASN Jadi Tersangka Usai Tendang Kucing hingga Mati
14 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Lokasi Terkait Suap Pegawai Bea Cukai di Tangsel, Sita Uang Rp 5 Miliar
14 Februari 2026
Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Ditetapkan Tersangka Kasus Narkoba
14 Februari 2026
Eks Dirut Pertamina Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara, Denda dan Uang Pengganti Rp 5 Miliar
14 Februari 2026
Dituntut 18 Tahun Penjara Anak Buron Riza Chalid Mohon Keadilan
14 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Jaksa Agung ST Burhanuddin Mutasi 31 Kajari Termasuk Sampang, Magetan, dan Padang Lawas
12 Februari 2026
Polisi Ungkap Bahaya Vape Narkoba Etomidate Jaringan Internasional
12 Februari 2026
KPK Geledah Lokasi Terkait Suap Pegawai Bea Cukai di Tangsel, Sita Uang Rp 5 Miliar
14 Februari 2026
Plh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Arif Yudistira, saat membuka kegiatan menekankan bahwa kekuatan utama pengawasan ada pada kolaborasi.
Timpora Salatiga Rapatkan Barisan, Pengawasan WNA Diperketat di Tengah Mobilitas yang Kian Dinamis
12 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Geledah Lokasi Terkait Suap Pegawai Bea Cukai di Tangsel, Sita Uang Rp 5 Miliar

Hukum

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Ditetapkan Tersangka Kasus Narkoba

Korupsi

Eks Dirut Pertamina Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara, Denda dan Uang Pengganti Rp 5 Miliar

Korupsi

Dituntut 18 Tahun Penjara Anak Buron Riza Chalid Mohon Keadilan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?