MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Berkas Tiga Tersangka Kematian Brigadir Nurhadi Masuk Meja Kejati NTB

Publisher: Redaktur 10 Juli 2025 2 Min Read
Share
Kasi Penkum Kejati NTB Efrien Saputera.
Ad imageAd image

MATARAM, Memoindonesia.co.id – Kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi, anggota Bidpropam Polda NTB, yang ditemukan tak bernyawa di kolam Villa Tekek, Gili Trawangan, Lombok Utara, memasuki babak baru.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB kini tengah meneliti berkas perkara tiga tersangka yang diserahkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB.

“Berkas sudah kami terima. Saat ini masih diteliti kelengkapan formil dan materil berkas perkaranya,” kata Kasi Penkum Kejati NTB, Efrien Saputera, pada Rabu 9 Juli 2025.

Berkas yang diteliti tersebut adalah milik Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Ipda Haris Chandra –keduanya telah dipecat dari kepolisian—dan Misri, seorang perempuan asal Jambi yang turut terlibat dalam pesta sebelum Brigadir Nurhadi tewas.

Baca Juga:  Misri Puspita Sari, Tersangka Kematian Brigadir Nurhadi: Keluarga Tak Percaya

Efrien belum bisa membeberkan detail isi berkas perkara karena masih dalam proses kajian oleh jaksa peneliti pada Bidang Pidana Umum Kejati NTB. “Masih diteliti oleh jaksa peneliti bidang Pidana Umum Kejati NTB,” ujarnya singkat.

Kematian Brigadir Nurhadi memang dinilai janggal dan masih menyisakan banyak pertanyaan. Meskipun tiga tersangka sudah ditetapkan, penyidik belum menemukan pelaku utama penganiayaan yang menyebabkan Nurhadi tewas.

Hasil autopsi sebelumnya menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh Nurhadi. Ahli forensik bahkan menemukan adanya patah pada tulang lidah korban yang diduga akibat cekikan.

“Adanya dugaan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Di sana (Villa Tekek) telah terjadi (dugaan penganiayaan terhadap) salah seorang personel Polda NTB (yang) ditemukan meninggal dunia di dalam kolam,” ujar Dirreskrimum Polda NTB Kombespol Syarif Hidayat pada Jumat 4 Juli 2025.

Baca Juga:  Skandal Perselingkuhan Mengguncang Polda NTT, Dua Ajudan Wakapolda Diganjar Sanksi

Meski ada dugaan pembunuhan, Syarif menegaskan bahwa penyelidikan masih terus didalami. Kini, dengan masuknya berkas ke Kejati, publik berharap misteri di balik kematian Brigadir Nurhadi dapat segera terkuak dan keadilan ditegakkan. HUM/GIT

TAGGED: Bidpropam, Brigadir Muhammad Nurhadi, Dirreskrimum Polda NTB, Efrien Saputera, Gili Trawangan, Ipda Haris Chandra, Kasi Penkum Kejati NTB, Kombespol Syarif Hidayat, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Lombok Utara, Polda NTB, Villa Tekek
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya (kiri), bersama jajaran Kanwil Sulawesi Tengah menunjukkan barang bukti yang diamankan tim Wasdakim.
Digagalkan! Skema Penyelundupan Manusia ke Australia Terbongkar di Kendari, Tujuh WN Tiongkok Diciduk
13 Juni 2026
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Dua Koper Diamankan
13 Juni 2026
Kejagung Bongkar Markup Motor Listrik BGN Rp 1,1 Triliun, Vendor Bayar Penuh sebelum Dirakit
13 Juni 2026
815 Pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan Langgar Disiplin, 90 Orang Dipecat
13 Juni 2026
KPK Dalami Dugaan Upaya Hambat Kasus Bea Cukai Saat Periksa Pendiri IAW
13 Juni 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Dua Koper Diamankan
13 Juni 2026
Kejagung Bongkar Markup Motor Listrik BGN Rp 1,1 Triliun, Vendor Bayar Penuh sebelum Dirakit
13 Juni 2026
815 Pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan Langgar Disiplin, 90 Orang Dipecat
13 Juni 2026
KPK Dalami Dugaan Upaya Hambat Kasus Bea Cukai Saat Periksa Pendiri IAW
13 Juni 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kepala Kantor Imigrasi Kendari, Muhammad Novrian Jaya (kiri), bersama jajaran Kanwil Sulawesi Tengah menunjukkan barang bukti yang diamankan tim Wasdakim.
Headlines

Digagalkan! Skema Penyelundupan Manusia ke Australia Terbongkar di Kendari, Tujuh WN Tiongkok Diciduk

Korupsi

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Dua Koper Diamankan

Kejaksaan

Kejagung Bongkar Markup Motor Listrik BGN Rp 1,1 Triliun, Vendor Bayar Penuh sebelum Dirakit

Imigrasi

815 Pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan Langgar Disiplin, 90 Orang Dipecat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?