MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Perkuat Nilai Spiritual Nasionalisme Generasi Muda, PDIP Surabaya Rayakan Peringatan Nuzulul Quran

Publisher: Admin 23 Maret 2025 4 Min Read
Share
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono, memberikan sambutan didampingi Wakil Sekretaris Achmad Hidayat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono, memberikan sambutan didampingi Wakil Sekretaris Achmad Hidayat.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar acara reflektif bertajuk “Ngaji Diri Membangun Negeri” memperingati Nuzulul Quran, Sabtu, 22 Maret 2025.

Tidak hanya kader partai yang hadir pada kegiatan yang ditempatkan di Jalan Adityawarman, namun antusias tinggi juga ditunjukkan oleh remaja masjid dari berbagai wilayah di Kota Pahlawan.

Acara ini menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan Surabaya untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda.

Melalui pendekatan keagamaan, PDIP ingin memperkuat jalinan komunikasi dan kolaborasi antara struktur partai dan komunitas keagamaan di akar rumput.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono menyampaikan pentingnya menjaga kesolidan kader partai dan terus bergerak turun ke bawah untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Baca Juga:  Ganjar dan Puan Isyaratkan Kejutan Posisi Sekjen PDI-P: Tidak Lama Lagi

Menurut dia, peran aktif partai di tengah masyarakat harus selalu dijaga agar bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan negeri.

“Kita harus selalu menjaga persatuan, apalagi dengan masyarakat lapisan wong cilik. Mereka adalah bagian penting dalam pembangunan bangsa ini,” ujar Adi Sutarwijono dalam sambutannya.

Selain itu, lanjut dia, acara ini menjadi kesempatan bagi kader-kader PDIP untuk mempererat hubungan dan berbagi pengalaman dengan berbagai elemen masyarakat yang hadir.

Sebagai partai yang mengusung ideologi Pancasila, PDIP menekankan pentingnya toleransi dan kerja sama antar berbagai kelompok dalam masyarakat.

Adi Sutarwijono juga menambahkan bahwa meski berbeda latar belakang, PDIP Surabaya berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan berjuang bersama mereka.

“Tidak ada yang lebih penting bagi kami selain bergerak bersama masyarakat untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” tegas Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

Baca Juga:  SE Wali Kota Jam Malam, Kader PDIP Surabaya : Menyelamatkan Masa Depan Anak

Sementara itu, Wakil Sekretaris PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an ini bukan hanya sebagai seremoni keagamaan, tetapi juga menjadi ajang perenungan bersama mengenai peran umat dalam membangun bangsa.

“Ngaji diri adalah proses kontemplatif. Kita ingin mengajak seluruh elemen, khususnya anak-anak muda, untuk merenungkan nilai-nilai keadilan, persatuan, dan tanggung jawab sosial yang terkandung dalam Al-Qur’an,” kata politisi muda ini.

Achmad menambahkan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis tidak pernah memisahkan diri dari nilai-nilai religius yang hidup di tengah masyarakat. Justru, kata dia, nilai-nilai keagamaan harus menjadi fondasi dalam setiap langkah membangun negeri.

“Kami percaya nilai-nilai agama adalah cahaya bagi perjuangan politik kebangsaan. Oleh karena itu, PDI Perjuangan hadir bukan hanya di panggung politik, tapi juga dalam ruang-ruang spiritual rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  PDIP Surabaya Ajak Perkuat Kebijakan Kerakyatan di Kota Pahlawan

Kegiatan ini juga diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tausiyah kebangsaan dari tokoh agama, dan diskusi ringan antar peserta mengenai tantangan generasi muda dalam menjaga moralitas di era digital.

Para remaja masjid yang hadir menyambut positif inisiatif ini. Mereka mengaku senang bisa terlibat dalam forum yang mempertemukan nilai agama dan semangat kebangsaan.

“PDI Perjuangan Surabaya berkomitmen menjadikan momen-momen keagamaan sebagai sarana memperkuat akar ideologi partai yang berpijak pada Pancasila, kebudayaan, dan keimanan,” tegas mantan aktivis GMNI ini.

Dengan menggandeng kalangan muda dan tokoh agama, PDIP berharap tercipta sinergi dalam membangun masa depan Indonesia yang berkeadilan dan berkepribadian. HUM/CAK

TAGGED: Achmad Hidayat, Adi Sutarwijono, Bangun Negeri, Ngaji Diri, Nuzulul Quran, PDI Perjuangan, PDIP Surabaya, Remaja Masjid
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love2
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kakanim Surabaya Agus Winarto bersama Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing menunjukkan BB.
15 WNA Dibekuk! Sindikat Internasional Bobol Data Pribadi, Rekening Korban Dikuras Tanpa Sadar
13 Juli 2026
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terancam Dipecat PDI-P Usai Jadi Tersangka OTT KPK
13 Juli 2026
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi
13 Juli 2026
Kasus Korupsi Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Lanjutkan Tradisi Setoran Era Suami
12 Juli 2026
Gus Falah Kecam Kasus Febrie Adriansyah, Minta Koruptor Dihukum Seberat-beratnya
12 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terancam Dipecat PDI-P Usai Jadi Tersangka OTT KPK
13 Juli 2026
Kasus Korupsi Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Lanjutkan Tradisi Setoran Era Suami
12 Juli 2026
Gus Falah Kecam Kasus Febrie Adriansyah, Minta Koruptor Dihukum Seberat-beratnya
12 Juli 2026
Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah, Pastikan Penyidikan Transparan
12 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kakanim Surabaya Agus Winarto bersama Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing menunjukkan BB.
Imigrasi

15 WNA Dibekuk! Sindikat Internasional Bobol Data Pribadi, Rekening Korban Dikuras Tanpa Sadar

Korupsi

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terancam Dipecat PDI-P Usai Jadi Tersangka OTT KPK

Korupsi

Kasus Korupsi Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Lanjutkan Tradisi Setoran Era Suami

Nasional

Gus Falah Kecam Kasus Febrie Adriansyah, Minta Koruptor Dihukum Seberat-beratnya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?