MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Achmad Hidayat Dorong Surabaya Punya Lumbung Pangan dan Produksi Beras Singkong

Publisher: Admin 11 Agustus 2025 2 Min Read
Share
Achmad Hidayat menunjukkan hasil olahan makanan yang bisa berdaya guna ekonomi bagi warga Surabaya.
Politisi muda PDI Perjuangan, Achmad Hidayat, menyebut situasi ini sebagai “alarm” yang harus segera dijawab dengan kebijakan strategis.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Kota Surabaya menghadapi tantangan besar di sektor ketahanan pangan. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, kebutuhan beras warga kota ini mencapai 15.775 ton per bulan.

Sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) 2022 mencatat, Surabaya masih memiliki 1.127,3 hektare lahan sawah yang tersebar di 13 kecamatan, antara lain Benowo, Bulak, Gayungan, Jambangan, Karangpilang, Lakarsantri, Pakal, Rungkut, Sambikerep, Sukolilo, Tandes, Wiyung, dan Wonocolo.

Menanggapi kondisi tersebut, politisi muda PDI Perjuangan Achmad Hidayat mengusulkan agar Pemkot Surabaya memaksimalkan potensi lahan yang ada melalui inovasi.

Dua program yang ia dorong adalah pembentukan Lumbung Pangan Kota dan pengolahan singkong menjadi beras singkong sebagai alternatif sumber karbohidrat.

Baca Juga:  PDAM Surabaya Resmikan Reservoir, Pompa, dan Rehabilitasi Jaringan Pipa

“Bahan baku singkong harganya terjangkau, produktivitas per hektarnya bisa lima kali lipat dibanding padi, dan lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. Jika dipopulerkan, beras singkong bisa menjadi tonggak ketahanan pangan,” ujar Achmad, Sabtu, 9 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, beras singkong tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan karbohidrat, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan seperti membantu menurunkan kadar gula darah. Menurutnya, kedaulatan pangan akan terwujud jika diversifikasi pangan berjalan dan kesadaran masyarakat meningkat.

“Kita harus ingat pesan Bung Karno saat peletakan batu pertama kampus IPB pada 1952: pangan adalah persoalan hidup atau matinya sebuah bangsa,” kata Achmad.

Baca Juga:  PDIP Surabaya Ajak Kader Kedepankan Urusan Banyak Orang Diatas Urusan Pribadi

Achmad juga mengutip arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mendorong masyarakat mempopulerkan makanan pendamping beras.

Dengan simulasi lahan 35 hektare, produktivitas panen singkong bisa mencapai 30 ton per hektare atau 1.050 ton per panen. Jika panen dilakukan dua kali setahun, sekitar 20 persen kebutuhan pangan Surabaya dapat dipenuhi dari produksi lokal.

Ia berharap gagasan ini dapat diadopsi Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi, sekaligus menjadi bahan riset oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk pengembangan produksi beras singkong.

“Tujuannya jelas: menyediakan pangan murah untuk rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani singkong,” pungkasnya. HUM/BAD

Baca Juga:  189 Pejabat Pemkot Surabaya Jalani Mutasi, 6 Diantaranya Setingkat Kadis
TAGGED: Achmad Hidayat, Badan Pusat Statistik, Badan Riset dan Inovasi Nasional, BRIN, Eri Cahyadi, Lumbung Pangan, Ptoduksi Beras Singkong, Wali Kot Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love1
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Geledah Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dan Telusuri Dugaan Suap
26 Juli 2026
Kaesang Umumkan Maju Caleg DPR RI di Pileg 2029 dari Dapil V Jateng
26 Juli 2026
KPK Sita Uang Tunai Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu
26 Juli 2026
KPK Pastikan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Sesuai SOP, Bantah Ada Kriminalisasi
25 Juli 2026
Sindikat TPPO Kirim 105 WNI ke Libya Terbongkar, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung Diperbudak
25 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Geledah Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dan Telusuri Dugaan Suap
26 Juli 2026
Kaesang Umumkan Maju Caleg DPR RI di Pileg 2029 dari Dapil V Jateng
26 Juli 2026
KPK Sita Uang Tunai Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu
26 Juli 2026
KPK Pastikan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Sesuai SOP, Bantah Ada Kriminalisasi
25 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Geledah Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dan Telusuri Dugaan Suap

Politik

Kaesang Umumkan Maju Caleg DPR RI di Pileg 2029 dari Dapil V Jateng

Korupsi

KPK Sita Uang Tunai Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu

Hukum

KPK Pastikan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Sesuai SOP, Bantah Ada Kriminalisasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?