MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pikap vs Rush, Kakek-Cucu di Lampung Tewas

Publisher: Redaktur 14 April 2024 1 Min Read
Share
Petugas dibantu warga mengevakuasi korban kecelakaan di Desa Suka Marga, Kecamatan Abung Tinggi.
Ad imageAd image

LAMPUNG, Memoindonesia.co.id – Dua mobil adu banteng di Jalan Lintas Tengah Sumatra Lampung Utara, tepatnya di Desa Suka Marga, Kecamatan Abung Tinggi. Akibat kecelakaan itu, kakek dan cucu tewas di lokasi kejadian.

Adapun korban lainnya yakni kakeknya bernama Sukardi (65) merupakan warga Kampung Bumi Merapi Baradatu, Kabupaten Way Kanan. Kasatlantas Polres Lampung Utara, Iptu Joni Charter, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, peristiwanya tadi pagi sekitar pukul 09.45 WIB di Kecamatan Abung Tinggi,” kata Joni, Minggu, 14 April 2024.

Joni menerangkan kecelakaan terjadi karena pikap BE 8144 AMH mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan ada kendaraan Toyota Rush BG 1583 DP. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Baca Juga:  Jenazah 6 WNI Meninggal karena Kecelakaan Bus Umrah Dimakamkan di Saudi

“Dari keterangan saksi, pikap datang dari arah Bukit Kemuning menuju Kotabumi. Sesampainya di TKP, mobil oleng ke kanan pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang kendaraan minibus Toyota Rush putih BG 1583 DP karena jarak sudah terlalu dekat sehingga tidak dapat menghindar lagi dan terjadilah kecelakaan lali lintas tersebut,” jelas dia.

Polisi menegaskan para korban bukanlah pemudik melainkan hendak bersilaturahmi Lebaran ke rumah sanak keluarganya.

“Yang meninggal itu penumpang pikap, jadi mereka ini bukan pemudik melainkan warga lokal yang hendak bersilaturahmi ke rumah saudaranya,” jelasnya. CAK/RAZ

TAGGED: cucu, Desa Suka Marga, Iptu Joni Charter, kakek, Kasatlantas, Kecamatan Abung Tinggi, kecelakaan, pikap, Polres Lampung Utara, rush, tewas
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Pastikan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Sesuai SOP, Bantah Ada Kriminalisasi
25 Juli 2026
Sindikat TPPO Kirim 105 WNI ke Libya Terbongkar, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung Diperbudak
25 Juli 2026
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, Lima Koper dan Kardus Barang Bukti Dibawa ke Jakarta
25 Juli 2026
Febrie Adriansyah Digiring Tanpa Rompi Tahanan, Kejagung: Karena Sudah Larut Malam
25 Juli 2026
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Ungkap Modus hingga Alasan Ditahan di Rutan KPK
25 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Pastikan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Sesuai SOP, Bantah Ada Kriminalisasi
25 Juli 2026
Sindikat TPPO Kirim 105 WNI ke Libya Terbongkar, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung Diperbudak
25 Juli 2026
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, Lima Koper dan Kardus Barang Bukti Dibawa ke Jakarta
25 Juli 2026
Febrie Adriansyah Digiring Tanpa Rompi Tahanan, Kejagung: Karena Sudah Larut Malam
25 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

KPK Pastikan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Sesuai SOP, Bantah Ada Kriminalisasi

Hukum

Sindikat TPPO Kirim 105 WNI ke Libya Terbongkar, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung Diperbudak

Hukum

KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu, Lima Koper dan Kardus Barang Bukti Dibawa ke Jakarta

Kejaksaan

Febrie Adriansyah Digiring Tanpa Rompi Tahanan, Kejagung: Karena Sudah Larut Malam

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?