JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Sejumlah coffee shop asal Indonesia mulai melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri dengan membuka gerai di Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, hingga Belanda, Jumat 8 Mei 2026.
Langkah ekspansi tersebut dilakukan beberapa merek kopi populer yang sebelumnya telah memiliki banyak cabang di Indonesia.
Dua Coffee menjadi salah satu coffee shop Indonesia yang lebih dahulu membuka gerai di luar negeri pada 2019. Coffee shop tersebut membuka cabang di kawasan McPherson Square, Downtown Washington DC, Amerika Serikat.
Dua Coffee menawarkan berbagai menu kopi seperti flavored latte, brown latte, hingga Aceh Gayo cold brew dengan harga sekitar 4 dolar AS atau setara Rp70 ribuan.
Selain minuman, gerai tersebut juga menjual biji kopi khas Indonesia.
Sementara itu, Kopi Kenangan mulai berekspansi ke luar negeri pada 2022 dengan membuka gerai pertamanya di Kuala Lumpur, Malaysia menggunakan nama Kenangan Coffee.
Konsep yang diusung adalah grab and go dengan target pasar Asia Tenggara. Menu andalan yang ditawarkan antara lain Kenangan Latte, Avocado Coffee, Creamy Latte, hingga Freezy Mocha Chips.
Saat ini Kenangan Coffee juga telah hadir di Singapura, Filipina, India, dan Australia serta berencana membuka cabang di Taiwan.
Tomoro Coffee juga melakukan ekspansi ke luar negeri sejak akhir 2023 dengan fokus kawasan Asia Tenggara dan China.
Di Singapura, Tomoro Coffee menyesuaikan kadar gula minuman agar sesuai dengan selera masyarakat setempat. Gerai Tomoro Coffee di Singapura sudah tersebar di sejumlah lokasi seperti NUS dan Novena Square.
Selain itu, Fore Coffee mulai memperluas bisnisnya ke Singapura sejak November 2023. Beberapa lokasi gerainya berada di Bugis Junction, The Cathay, dan Tiong Bahru Plaza.
Fore Coffee tetap menghadirkan menu andalan seperti Iced Aren Latte, Pandan Latte, dan Sunny Burst Series.
Toko Kopi Tuku juga resmi membuka gerai permanen pertamanya di luar negeri pada 12 Februari 2026 di kawasan De Hallen, Amsterdam, Belanda.
Sebelumnya, Toko Kopi Tuku sempat membuka pop-up store di Seoul, Korea Selatan. Pemilihan Amsterdam disebut karena memiliki populasi diaspora Indonesia yang cukup besar. Menu andalan Kopi Susu Tetangga turut dibawa untuk menyasar pasar internasional. HUM/GIT

