MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

PBB Ungkap Penyebab 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Tank Israel dan IED

Publisher: Redaktur 8 April 2026 2 Min Read
Share
Upacara militer pemakaman prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – PBB mengungkap tiga prajurit TNI gugur di Lebanon akibat tembakan tank Israel dan ledakan IED dalam misi UNIFIL, Rabu 8 April 2026.

Juru Bicara Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Stephane Dujarric menyebut satu prajurit tewas akibat proyektil tank kaliber 120 mm.

“Terkait insiden 29 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, proyektil tersebut adalah peluru utama tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel,” ujarnya.

Proyektil itu ditembakkan dari arah timur menuju wilayah Ett Taibe berdasarkan analisis lokasi dampak dan fragmen yang ditemukan di posisi PBB 7-1.

Sementara itu, dua prajurit lainnya gugur akibat ledakan improvised explosive device (IED) yang dipicu korban melalui tripwire.

Baca Juga:  Hendropriyono Respons Amien Rais, Minta Tokoh Senior Beri Teladan Berbahasa

“Terkait insiden 30 Maret, ledakan disebabkan oleh IED yang diaktifkan korban dan kemungkinan besar dipasang oleh Hizbullah,” kata Stephane.

Menurutnya, kesimpulan tersebut masih merupakan temuan awal berdasarkan bukti fisik di lapangan.

Ia menambahkan, investigasi penuh masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak untuk memahami konteks kejadian secara menyeluruh.

PBB memastikan akan membentuk Dewan Penyelidikan untuk mengusut dua insiden tersebut sesuai prosedur.

Adapun tiga prajurit TNI yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Peristiwa pertama terjadi pada 29 Maret 2026 di dekat Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon Selatan yang menewaskan Praka Farizal Rhomadhon.

Baca Juga:  Pemerintah Indonesia Kutuk Serangan di Lebanon, Tiga Prajurit TNI Kembali Terluka

Keesokan harinya, 30 Maret 2026, dua prajurit lainnya gugur akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan, sementara dua prajurit lainnya mengalami luka.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian tersebut.

“Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon,” kata Prabowo.

Ia menegaskan Indonesia mengecam keras setiap tindakan yang merusak perdamaian dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa. HUM/GIT

TAGGED: hizbullah, investigasi pbb, Israel, konflik lebanon, lebanon, ledakan ied, militer israel, PBB, prajurit gugur, tank merkava, TNI, unifil
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kematian Sutrimo di Depan Klinik Mordent, Polisi Periksa 27 Saksi dan Tunggu Hasil Forensik
25 Agustus 2026
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Panggil Terkait Dugaan Penipuan Investasi Rp 3,5 Miliar
25 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Permen Narkoba THC di Malang, 231 Gram Disita dan Satu Orang Ditangkap
25 Agustus 2026
Revaldo Positif Narkoba dan Psikotropika, Polisi Temukan Barang Bukti di Apartemen
25 Agustus 2026
Dua PSK Asal Bekasi Jadi Terdakwa Usai Tawarkan Prostitusi Threesome di Surabaya
25 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kematian Sutrimo di Depan Klinik Mordent, Polisi Periksa 27 Saksi dan Tunggu Hasil Forensik
25 Agustus 2026
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Panggil Terkait Dugaan Penipuan Investasi Rp 3,5 Miliar
25 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Permen Narkoba THC di Malang, 231 Gram Disita dan Satu Orang Ditangkap
25 Agustus 2026
Revaldo Positif Narkoba dan Psikotropika, Polisi Temukan Barang Bukti di Apartemen
25 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Kematian Sutrimo di Depan Klinik Mordent, Polisi Periksa 27 Saksi dan Tunggu Hasil Forensik

Hukum

Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Panggil Terkait Dugaan Penipuan Investasi Rp 3,5 Miliar

Bareskrim

Bareskrim Bongkar Permen Narkoba THC di Malang, 231 Gram Disita dan Satu Orang Ditangkap

Hukum

Revaldo Positif Narkoba dan Psikotropika, Polisi Temukan Barang Bukti di Apartemen

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?