MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Habiburokhman Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Publisher: Redaktur 14 Maret 2026 3 Min Read
Share
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dan meminta polisi segera mengusut serta menangkap pelaku, Sabtu 14 Maret 2026.

Habiburokhman mengatakan pihaknya telah menghubungi Kapolda Metro Jaya agar kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus tersebut.

“Komisi III DPR RI mengecam keras aksi penyiraman air keras kepada aktivis Kontras Andrie Yunus. Kami sudah menghubungi Kapolda Metro Jaya dan meminta agar pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini dan menangkap para pelakunya,” kata Habiburokhman kepada wartawan.

Ia juga meminta aparat memberikan pengawalan maksimal kepada Andrie Yunus guna mencegah potensi ancaman kekerasan lanjutan.

Baca Juga:  Ini Nama-Nama Pendaftar Capim KPK, Ada Pimpinan KPK, Kejagung hingga Polri

“Terhadap Andrie Yunus juga harus dilakukan pengawalan maksimal agar beliau benar benar aman dari ancaman kekerasan susulan,” lanjutnya.

Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap warga negara tidak dapat ditoleransi, termasuk dalam perbedaan pandangan atau pendapat.

“Kita tidak boleh mentolerir segala bentuk kekerasan kepada warga negara. Apapun bentuk perbedaan pendapat harusnya tidak boleh direspons dengan kekerasan dan premanisme. Pasal 28G UUD 1945 secara jelas mengatur bahwa setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Rencana Teroris Batu Tak Menyasar Kedatangan Paus, Densus 88 AT Tetap Waspada

Selain itu, Komisi III DPR memastikan akan mengawal proses penanganan perkara tersebut hingga tuntas.

“Kami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional. Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis 12 Maret 2026.

Ia mengatakan Andrie sebelumnya mengikuti kegiatan podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Baca Juga:  Waka Komisi III DPR Dukung Satgas Berantas Judi Online, Siap Awasi Kinerja

Andrie Yunus kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen.

Dimas menilai tindakan tersebut merupakan upaya membungkam suara kritis masyarakat, khususnya para pembela hak asasi manusia.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan kasus tersebut.

“Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini,” kata Kadiv Humas Polri Irjenpol Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 13 Maret 2026. HUM/GIT

TAGGED: aktivis kontras, andrie yunus, atensi kapolri, Habiburokhman, Kapolda Metro Jaya, Kasus Kekerasan, Komisi III DPR, luka bakar korban, penyidikan polisi, penyiraman air keras, perlindungan ham, Polri
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

OTT KPK di Cilacap, 13 Orang Termasuk Bupati Syamsul Aulia Rachman Dibawa ke Jakarta
14 Maret 2026
OTT KPK di Cilacap, Sekda hingga Sejumlah Kepala Dinas Jalani Pemeriksaan
14 Maret 2026
Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Suap Proyek
14 Maret 2026
Mutasi TNI, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi Naik Pangkat Jadi Letjen
14 Maret 2026
KPK Sebut Japto Soerjosoemarno Diduga Terima Uang Jasa Pengamanan Tambang Setiap Bulan
13 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

OTT KPK di Cilacap, 13 Orang Termasuk Bupati Syamsul Aulia Rachman Dibawa ke Jakarta
14 Maret 2026
OTT KPK di Cilacap, Sekda hingga Sejumlah Kepala Dinas Jalani Pemeriksaan
14 Maret 2026
Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Suap Proyek
14 Maret 2026
Mutasi TNI, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi Naik Pangkat Jadi Letjen
14 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

OTT KPK di Cilacap, 13 Orang Termasuk Bupati Syamsul Aulia Rachman Dibawa ke Jakarta

Korupsi

OTT KPK di Cilacap, Sekda hingga Sejumlah Kepala Dinas Jalani Pemeriksaan

Korupsi

Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Suap Proyek

Pertahanan

Mutasi TNI, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi Naik Pangkat Jadi Letjen

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?