MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Prakiraan Awal Puasa Ramadan 2026 Menurut Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan BRIN

Publisher: Redaktur 7 Februari 2026 2 Min Read
Share
Ilustrasi pemantauan rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadan.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Penentuan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah menjadi perhatian umat Islam setelah pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan BRIN menyampaikan prakiraan masing-masing berdasarkan metode hisab dan rukyat, Selasa 18 Februari 2026.

Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung bertepatan dengan pemantauan hilal di berbagai titik di Indonesia.

Sidang isbat diawali pemaparan posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi atau hisab, kemudian dilanjutkan laporan hasil rukyatul hilal dari seluruh daerah.

Hasil sidang tersebut menjadi dasar penetapan resmi 1 Ramadan yang diumumkan pemerintah kepada masyarakat.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama menetapkan awal Ramadan menggunakan metode rukyatul hilal yang didukung data hisab.

Baca Juga:  Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Lebaran 2026 Masih Berlaku H-45

NU menggelar rukyatul hilal di sejumlah lokasi yang telah ditentukan, dengan keputusan akhir diumumkan setelah laporan rukyat dihimpun dan dikaji oleh Lembaga Falakiyah NU.

Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Melalui Maklumat Nomor 2/MLM/1.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026, dengan pelaksanaan puasa dimulai pada Rabu 18 Februari 2026.

Sementara Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah ditetapkan Muhammadiyah jatuh pada Jumat 20 Maret 2026.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turut menyampaikan pandangan ilmiah terkait potensi awal Ramadan 2026.

Baca Juga:  Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang Saat Rapat dengan Komisi III DPR

Peneliti BRIN memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada 19 Februari 2026, dengan pengamatan hilal pada 18 Februari 2026 menjadi faktor penentu.

“Pada saat Magrib 17 Februari, posisi hilal masih di bawah ufuk sehingga tidak mungkin dirukyat. Jadi, awal Ramadan pada hari berikutnya, yaitu 19 Februari 2026,” kata Koordinator KR Astronomi dan Observatorium Pusat Riset Antariksa BRIN Prof Thomas Djamaluddin.

Perbedaan prakiraan awal Ramadan disebut sebagai bagian dari dinamika penetapan kalender hijriah di Indonesia, dan masyarakat diimbau menunggu pengumuman resmi dari masing-masing lembaga serta saling menghormati perbedaan. HUM/GIT

TAGGED: 1 ramadan, awal puasa, BRIN, hisab, Jakarta, kalender hijriah, Kemenag, Muhammadiyah, NU, puasa ramadan, ramadan 2026, rukyat hilal, sidang isbat
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres
7 Oktober 2026
Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun
7 Oktober 2026
Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres
7 Oktober 2026
Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar
7 Oktober 2026
KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu
7 Oktober 2026
HGB Summarecon Berujung OTT, KPK Periksa Nusron Wahid
7 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran sebagai Cawapres

Kejaksaan

Kejagung Siapkan 34 Jaksa Hadapi Sidang Febrie Adriansyah, Tim 9 Turun

Kejaksaan

Febrie Adriansyah Jalani Sidang TPPU, Kejagung Sita 38 Aset Rp 846 Miliar

Korupsi

KPK Dalami Pungli Lapas Cibinong, Ombudsman Ungkap Dugaan Rp 150 Ribu

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?