MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Terapis Spa Diduga Intip PIN ATM, Rekening Tonny Soegiono Terkuras Rp 1,2 Miliar

Publisher: Redaktur 11 Juni 2026 2 Min Read
Share
Tonny Soegiono memberikan keterangan dalam sidang dugaan pembobolan rekening di Pengadilan Negeri Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA,  Memoindonesia.co.id – Tonny Soegiono mengungkap dugaan awal mula terapis spa Nur Hasannah Prasetya mengetahui PIN ATM miliknya hingga rekeningnya diduga dibobol sebesar Rp 1,2 miliar dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu 10 Juni 2026.

Tonny dihadirkan sebagai saksi korban dalam persidangan kasus dugaan pembobolan rekening yang menjerat Nur Hasannah Prasetya sebagai terdakwa.

Di hadapan majelis hakim, Tonny menjelaskan dirinya kerap menitipkan telepon seluler yang di dalam casing belakangnya tersimpan dua kartu ATM, dua kartu kredit, dan kartu tanda penduduk.

Menurutnya, uang dalam rekening diduga diambil melalui mesin ATM karena dirinya tidak memiliki layanan mobile banking maupun aplikasi transaksi perbankan digital.

Baca Juga:  Pengacara Ronald Tannur Beri Sekuriti PN Surabaya Rp 35 Juta Usai Vonis Bebas

Tonny menduga terdakwa mengetahui PIN ATM miliknya saat dirinya melakukan transaksi penarikan uang di sebuah minimarket.

“Pernah, saya nekan PIN dan ada dia di belakangnya,” ujar Tonny kepada jaksa.

Ia mengaku tidak menyadari keberadaan Nur saat memasukkan PIN ATM tersebut.

“Saya gak perhatikan itu, saya ambil uang di ATM, dia tahu dia di belakang kok, saya nggak lihat,” imbuhnya.

Tonny mengatakan pembobolan rekening baru diketahui ketika secara tidak sengaja menggunakan kartu ATM BCA yang selama ini tersimpan di balik casing telepon selulernya.

Saat itu, kartu ATM yang biasa digunakan tertinggal sehingga ia menggunakan kartu ATM lain yang jarang dipakai.

Baca Juga:  Alpard Jales Poyono Dituntut Jaksa 7 Tahun Penjara

“Itu di belakang HP, di casing belakangnya itu, ada dua kartu kredit, KTP, dan dua ATM beda bank, Bank Permata dan BCA,” ungkapnya.

Menurut Tonny, dirinya terkejut setelah melihat saldo rekening yang tersisa saat melakukan transaksi menggunakan ATM tersebut.

“Saat itu ATM saya satunya ketinggalan, pas saya pakai yang ini saya pakai lalu terkejut melihat isi saldo,” katanya.

Dalam perkara ini, Nur Hasannah Prasetya didakwa melakukan pembobolan rekening milik Tonny Soegiono hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 1,2 miliar. Persidangan masih berlanjut untuk mendalami fakta-fakta yang terungkap di persidangan. HUM/GIT

TAGGED: atm bca, bank permata, dugaan pencurian, nur hasannah prasetya, pembobolan rekening, Pengadilan Negeri Surabaya, pin atm, rekening terkuras, saksi korban, sidang surabaya, terapis spa, tonny soegiono
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Dwi Bagus Terinspirasi Film, Bakar dan Giling Jasad Dini serta Anak di Madiun
29 Oktober 2026
Istri Sah Dwi Bagus Tak Tahu Pembunuhan Dini dan Anaknya di Madiun
29 Oktober 2026
Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Ari Widodo, bersama jajaran Forkopimda menyaksikan launching Beranda Imigrasi.
Beranda Imigrasi di Muladi Dome Undip Resmi Dibuka: Layani Paspor Umum hingga 280 Kuota per Hari
29 Oktober 2026
Jajaran petugas Imigrasi Juanda bersama jajaran perwakilan Forkopimda Surabaya me-launching Beranda Imigrasi BG Junction.
Identitas Diseragamkan, Imigrasi Juanda Perkuat Akses Layanan Keimigrasian Lewat Beranda Imigrasi
28 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Dwi Bagus Terinspirasi Film, Bakar dan Giling Jasad Dini serta Anak di Madiun
29 Oktober 2026
Istri Sah Dwi Bagus Tak Tahu Pembunuhan Dini dan Anaknya di Madiun
29 Oktober 2026
Polisi Angkut Karimun AE 1198 RR dari Rumah Orang Tua Dwi Bagus, Terkait Kasus Pembunuhan Ibu-Anak?
28 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun

Hukum

Dwi Bagus Terinspirasi Film, Bakar dan Giling Jasad Dini serta Anak di Madiun

Hukum

Istri Sah Dwi Bagus Tak Tahu Pembunuhan Dini dan Anaknya di Madiun

Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Ari Widodo, bersama jajaran Forkopimda menyaksikan launching Beranda Imigrasi.
Headlines

Beranda Imigrasi di Muladi Dome Undip Resmi Dibuka: Layani Paspor Umum hingga 280 Kuota per Hari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?