MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

PR Menumpuk di Surabaya, Armuji Akui Banyak Masalah: Jangan Anti Kritik dan Jangan Baper

Publisher: Admin 1 Juni 2026 2 Min Read
Share
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, memberikan potongan tumpeng kepada Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, memberikan potongan tumpeng kepada Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id — Pengakuan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, soal masih menumpuknya pekerjaan rumah (PR) di Kota Pahlawan menjadi sinyal bahwa persoalan mendasar belum sepenuhnya tertangani. Dari hal sederhana hingga krusial, keluhan warga terus bermunculan tanpa jeda.

Cak Ji—sapaan akrab Armuji—tak menampik bahwa laporan masyarakat yang masuk, baik lewat media sosial maupun aduan langsung, justru menjadi cermin banyaknya titik persoalan yang belum beres.

Mulai dari kebersihan taman yang terabaikan, saluran air penyebab banjir, hingga persoalan klasik seperti parkir liar dan jalan berlubang.

“Semua laporan kita respons. Tapi faktanya, laporan itu terus ada,” ujarnya di Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga:  Armuji: Gagasan Pak Ganjar Selaras dengan Visi Pak Jokowi

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa problem di lapangan bukan sekadar kasus insidental, melainkan persoalan berulang yang belum terselesaikan secara tuntas.

Armuji juga membantah anggapan sidak yang dilakukan Pemkot hanya sebatas pencitraan. Namun di sisi lain, intensitas sidak yang terus dilakukan justru memunculkan pertanyaan: apakah sistem pengawasan dan kinerja di level bawah sudah berjalan maksimal?

“Bukan golek-golek kanggo pencitraan. Kita turun karena ada laporan, kita cek dan tindak lanjuti,” tegasnya.

Ironisnya, banyak persoalan yang disebut “sepele” justru menjadi keluhan utama warga. Parkir liar dengan tarif tak wajar, jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, hingga pengelolaan sampah yang belum optimal—semua ini adalah problem lama yang terus berulang.

Baca Juga:  Lurah di Surabaya Siap Tancap Gas Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada

“Kelihatannya kecil, tapi ini menyangkut hak masyarakat yang sudah bayar pajak,” katanya.

Di tengah sorotan tersebut, Armuji meminta agar jajarannya tidak alergi terhadap kritik. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh baper menghadapi suara publik.

“Masyarakat berhak mengkritik. Kita tidak boleh baper, tidak boleh emosi,” ujarnya.

Namun, pernyataan ini juga menjadi pengingat keras: kritik warga tidak cukup hanya didengar, yang dibutuhkan adalah penyelesaian nyata dan konsisten di lapangan, bukan sekadar respons sesaat. HUM/BAD

TAGGED: #BeritaSurabaya, #KritikWarga, #MasalahSurabaya, #PelayananPublik, #PemkotSurabaya, #SidakSurabaya, Armuji, Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Polda Metro Pastikan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Berkadar 23 Karat
18 Juli 2026
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli, Amplop dari Bupati Kuansing Sudah Masuk Ranah Penyidikan
18 Juli 2026
BPK Ungkap Bea Cukai Belum Tagih Piutang Rp 33,16 Triliun, Sembilan Importir Malah Terima Pengembalian Dana Negara
18 Juli 2026
Bupati Kuansing Mengaku Tak Tahu Isi Amplop yang Dikembalikan Menhut Raja Juli
17 Juli 2026
Korban Kekerasan Seksual di Mojokerto Kini Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp 92,9 Juta
17 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Polda Metro Pastikan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Berkadar 23 Karat
18 Juli 2026
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli, Amplop dari Bupati Kuansing Sudah Masuk Ranah Penyidikan
18 Juli 2026
BPK Ungkap Bea Cukai Belum Tagih Piutang Rp 33,16 Triliun, Sembilan Importir Malah Terima Pengembalian Dana Negara
18 Juli 2026
Bupati Kuansing Mengaku Tak Tahu Isi Amplop yang Dikembalikan Menhut Raja Juli
17 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Polda Metro Pastikan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Berkadar 23 Karat

Hukum

KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli, Amplop dari Bupati Kuansing Sudah Masuk Ranah Penyidikan

1
Nasional

BPK Ungkap Bea Cukai Belum Tagih Piutang Rp 33,16 Triliun, Sembilan Importir Malah Terima Pengembalian Dana Negara

Korupsi

Bupati Kuansing Mengaku Tak Tahu Isi Amplop yang Dikembalikan Menhut Raja Juli

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?