MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari

Publisher: Redaktur 18 April 2026 2 Min Read
Share
Puing helikopter PK-CFX di lokasi jatuh di Sekadau Kalimantan Barat.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – KNKT menargetkan laporan awal kecelakaan helikopter PK-CFX di Sekadau Kalimantan Barat selesai dalam 30 hari sejak insiden, Sabtu 18 April 2026.

Investigator KNKT Dian Saputra mengatakan laporan awal tersebut akan berisi data faktual hasil investigasi di lapangan.

“Dalam 30 hari kita akan keluarkan laporan awal yang berisi data faktual,” ujarnya.

Menurutnya, laporan tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari kondisi cuaca hingga performa mesin sebelum kecelakaan terjadi.

Namun, KNKT belum dapat memastikan penyebab jatuhnya helikopter karena proses investigasi masih berlangsung dan memerlukan analisis lebih lanjut.

“Untuk penyebabnya saat ini belum bisa kita pastikan. Kita masih menunggu hasil analisis,” katanya.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Dinas dan Pribadi Gubernur Kalbar Ria Norsan terkait Kasus Korupsi Jalan

Dian menjelaskan helikopter PK-CFX tidak dilengkapi perangkat perekam data penerbangan seperti Flight Data Recorder maupun Cockpit Voice Recorder.

Sebagai gantinya, KNKT mengandalkan engine data recorder untuk memperoleh informasi terkait performa mesin, termasuk kondisi oli dan putaran mesin sebelum kejadian.

Selain itu, tim investigasi juga mengumpulkan data tambahan dari lokasi kejadian, termasuk kemungkinan rekaman kamera untuk membantu rekonstruksi peristiwa.

Seluruh data yang dihimpun akan dianalisis secara komprehensif dengan melibatkan pihak manufaktur helikopter di Prancis guna memastikan akurasi temuan teknis.

KNKT memperkirakan laporan akhir yang memuat penyebab kecelakaan beserta faktor pendukungnya akan dirilis dalam waktu hingga 12 bulan.

Baca Juga:  Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Posko SAR Pangkep

“Investigasi ini difokuskan pada aspek keselamatan penerbangan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, helikopter PK-CFX hilang kontak saat terbang dari Sintang menuju Kubu Raya pada Kamis 16 April 2026 sekitar pukul 08.39 WIB dengan membawa delapan orang. HUM/GIT

TAGGED: analisis knkt, data mesin, helikopter jatuh, investigasi kecelakaan, Kalbar, kecelakaan udara, keselamatan penerbangan, KNKT, laporan awal, penerbangan indonesia, pk-cfx, sekadau
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Menhan Sjafrie Dorong Karyawan BUMN dan Swasta Gabung Komcad
9 Oktober 2026
Markas Judol di KPAD Cijantung, TNI Buka Peluang Periksa Perwira AD
9 Oktober 2026
Pembebasan Bersyarat Bechi Dicabut, Indikasi Maladministrasi Seret Enam Petugas
9 Oktober 2026
KPK Deportasi Buronan Korupsi Thailand, Tegaskan Indonesia Bukan Safe Haven
9 Oktober 2026
Kepala Kanwil BPN Jatim Muhammad Naim saat menerima kunjungan kerja Tim Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Kantor Wilayah BPN Jatim, Surabaya, Rabu, 7 Oktober 2026.
BPN Jatim Percepat Penanganan Aduan Masyarakat, Respons Laporan ke Presiden Jadi Sorotan
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Menhan Sjafrie Dorong Karyawan BUMN dan Swasta Gabung Komcad
9 Oktober 2026
Markas Judol di KPAD Cijantung, TNI Buka Peluang Periksa Perwira AD
9 Oktober 2026
Pembebasan Bersyarat Bechi Dicabut, Indikasi Maladministrasi Seret Enam Petugas
9 Oktober 2026
KPK Deportasi Buronan Korupsi Thailand, Tegaskan Indonesia Bukan Safe Haven
9 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Menhan Sjafrie Dorong Karyawan BUMN dan Swasta Gabung Komcad

Hukum

Markas Judol di KPAD Cijantung, TNI Buka Peluang Periksa Perwira AD

Pemasyarakatan

Pembebasan Bersyarat Bechi Dicabut, Indikasi Maladministrasi Seret Enam Petugas

Korupsi

KPK Deportasi Buronan Korupsi Thailand, Tegaskan Indonesia Bukan Safe Haven

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?