MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas

Publisher: Redaktur 17 April 2026 2 Min Read
Share
Sidang Mahkamah Konstitusi memutus gugatan UU Pemilu di Jakarta.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Mahkamah Konstitusi menolak gugatan larangan keluarga presiden mencalonkan diri dalam pilpres karena dinilai tidak jelas dan kontradiktif, Kamis 16 April 2026.

Ketua MK Suhartoyo menyatakan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum tidak dapat diterima.

“Menyatakan permohonan nomor 81/PUU-XXIV/2026 tidak dapat diterima,” ujarnya.

Wakil Ketua MK Saldi Isra menjelaskan petitum yang diajukan pemohon dinilai tidak lazim karena saling bertentangan.

“Rumusan norma yang dimohonkan menunjukkan sikap ambigu antara mempertahankan norma lama dan menambahkan substansi baru,” jelasnya.

Menurutnya, permohonan yang kontradiktif tidak dapat dikabulkan dalam batas penalaran hukum yang wajar.

Baca Juga:  Survei PPI: Elektabilitas Prabowo 31,6 Persen, Dedi Mulyadi 11,4 Persen

“Mahkamah tidak mungkin mengabulkan petitum yang dirumuskan saling bertentangan atau kontradiktif,” ujarnya.

Selain itu, MK menilai permohonan tersebut kabur atau tidak jelas sehingga tidak dapat dipertimbangkan lebih lanjut.

“Karena permohonan tidak jelas atau kabur, Mahkamah tidak mempertimbangkan lebih lanjut,” katanya.

Sebelumnya, dua warga bernama Raden Nuh dan Dian Amalia mengajukan gugatan terhadap UU Pemilu terkait larangan keluarga sedarah atau semenda presiden dan wakil presiden untuk mencalonkan diri.

Gugatan tersebut teregistrasi dengan nomor perkara 81/PUU-XXIV/2026 dan menyasar Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Para pemohon meminta agar persyaratan calon presiden dan wakil presiden mencantumkan larangan konflik kepentingan yang bersumber dari hubungan keluarga dengan presiden atau wakil presiden yang sedang menjabat.

Baca Juga:  MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, Bola Panas Mengarah ke KPU dan DPR

Namun, Mahkamah menilai rumusan tersebut tidak memiliki kejelasan hukum sehingga permohonan tidak dapat diterima. HUM/GIT

TAGGED: Capres Cawapres, Gugatan Pemilu, hukum pemilu, keluarga presiden, Mahkamah Konstitusi, MK, politik indonesia, Putusan MK, Saldi Isra, Suhartoyo, uji materi, UU PEMILU
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Listyo Sigit Menghadap Prabowo, Terima Arahan Khusus soal Program Nasional
20 Oktober 2026
Prabowo Minta Listyo Sigit Kawal Program Nasional Jelang Dua Tahun Pemerintahan
20 Oktober 2026
Survei Kepuasan Prabowo 2026, PPI 65,4 Persen, SMRC 44,5 Persen
20 Oktober 2026
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Airlangga Sebut Politik dan Ekonomi Indonesia Stabil
20 Oktober 2026
Survei Poltracking 2026: Kepuasan Ekonomi Prabowo-Gibran Hanya 36,8 Persen
20 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Listyo Sigit Menghadap Prabowo, Terima Arahan Khusus soal Program Nasional
20 Oktober 2026
Prabowo Minta Listyo Sigit Kawal Program Nasional Jelang Dua Tahun Pemerintahan
20 Oktober 2026
Survei Kepuasan Prabowo 2026, PPI 65,4 Persen, SMRC 44,5 Persen
20 Oktober 2026
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Airlangga Sebut Politik dan Ekonomi Indonesia Stabil
20 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Listyo Sigit Menghadap Prabowo, Terima Arahan Khusus soal Program Nasional

Nasional

Prabowo Minta Listyo Sigit Kawal Program Nasional Jelang Dua Tahun Pemerintahan

Nasional

Survei Kepuasan Prabowo 2026, PPI 65,4 Persen, SMRC 44,5 Persen

Nasional

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Airlangga Sebut Politik dan Ekonomi Indonesia Stabil

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?