MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kejagung Tetapkan Lima Tersangka Pemerasan WN Korea Selatan, Tiga Terjaring OTT KPK

Publisher: Redaktur 21 Desember 2025 3 Min Read
Share
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap warga negara asing asal Korea Selatan di Banten.

Dari lima tersangka tersebut, tiga di antaranya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan pihaknya telah menerima penyerahan tiga orang yang terjaring OTT KPK di Banten pada Kamis 18 Desember 2025.

Ketiganya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerasan warga negara asing yang ditangani Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Memang benar kemarin ada operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK. Di antaranya terdapat oknum jaksa dari Kejaksaan Tinggi Banten,” kata Anang di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat 19 Desember 2025.

Baca Juga:  OTT KPK Bekasi, Bupati Ade Kuswara dan Ayah Terima Ijon Proyek Rp 9,5 Miliar

Anang menjelaskan, salah satu tersangka hasil OTT tersebut ialah Redy Zulkarnaen yang menjabat sebagai Kepala Subbagian Daskrimti Kejaksaan Tinggi Banten. Dua tersangka lainnya berasal dari unsur swasta, yakni pengacara berinisial DF dan penerjemah berinisial MS.

“Kedua dari pihak swasta berinisial DF dan MS, seorang perempuan, dan tadi malam sudah dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Selain tersangka, Kejagung juga menerima penyerahan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 941 juta dari KPK. Uang tersebut diduga berkaitan dengan perkara pemerasan terhadap warga negara Korea Selatan yang tengah menjalani proses persidangan di Banten.

Anang menambahkan, Kejagung sebelumnya juga telah menetapkan dua oknum jaksa sebagai tersangka dalam perkara tersebut pada Rabu 17 Desember 2025.

Baca Juga:  Kejagung Jamin Telusuri Uang Nyaris Rp 1 T Zarof Ricar: Kalau Dia Bunyi, Enak

“Pada tanggal 17 Desember kami sudah melakukan penyidikan dan menetapkan dua tersangka,” jelasnya.

Dua oknum jaksa yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka yakni Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Herdian Malda Ksastria dan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Banten Rivaldo Valini.

Dengan demikian, total terdapat lima tersangka yang seluruhnya telah ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Daftar Tersangka

  1. Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Herdian Malda Ksastria (HMK)
  2. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Banten, Rivaldo Valini (RV)
  3. Kepala Subbagian Daskrimti Kejaksaan Tinggi Banten, Redy Zulkarnaen (RZ)
  4. Pengacara, Didik Feriyanto (DF)
  5. Penerjemah atau Ahli Bahasa, Maria Siska (MS).
Baca Juga:  OTT KPK di Cilacap, Sekda hingga Sejumlah Kepala Dinas Jalani Pemeriksaan

Anang menyebut dugaan pemerasan tersebut berkaitan dengan penanganan perkara tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang tengah berproses di Pengadilan Negeri Tangerang. Perkara tersebut melibatkan warga negara Korea Selatan dan warga negara Indonesia sebagai terdakwa.

“Dalam menangani perkara tindak pidana umum ITE tersebut, jaksa diduga tidak profesional, melakukan transaksi, dan melakukan pemerasan,” ujarnya.

Ia menegaskan penanganan perkara sepenuhnya dilakukan oleh Kejagung dan menjamin proses hukum berjalan secara transparan dan profesional.

“Kami profesional. Beberapa perkara jaksa kami tangani dan terbukti semua. Tidak ada yang kami tutup-tutupi,” tegas Anang.

Sebelumnya, KPK telah menyerahkan pihak-pihak yang terjaring OTT di Banten beserta barang bukti kepada Kejaksaan Agung untuk penanganan lebih lanjut. HUM/GIT

TAGGED: jaksa Banten, kasus ITE, Kejagung, OTT KPK, pemerasan WN Korea Selatan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Polri Usut Pemberi Perintah Penyadapan Prabowo, Empat Jenderal Jadi Tersangka
8 November 2026
Ahmad Sahroni Minta Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas, Tersangka Terancam PTDH
8 November 2026
DKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Denny Indrayana Laporkan KPU
8 November 2026
PKB Desak Usut Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Prabowo, Jazilul Buka Suara
8 November 2026
Bareskrim Dalami Dugaan Makar Kasus Penyadapan Prabowo, Listyo Sigit dkk Disorot
8 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Polri Usut Pemberi Perintah Penyadapan Prabowo, Empat Jenderal Jadi Tersangka
8 November 2026
Ahmad Sahroni Minta Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas, Tersangka Terancam PTDH
8 November 2026
DKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Denny Indrayana Laporkan KPU
8 November 2026
PKB Desak Usut Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Prabowo, Jazilul Buka Suara
8 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Polri Usut Pemberi Perintah Penyadapan Prabowo, Empat Jenderal Jadi Tersangka

Politik

Ahmad Sahroni Minta Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas, Tersangka Terancam PTDH

Nasional

DKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Denny Indrayana Laporkan KPU

Politik

PKB Desak Usut Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Prabowo, Jazilul Buka Suara

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?