MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tipu Ratusan Calon Pengantin, Kerugian WO Ayu Puspita Tembus Rp 11,5 Miliar

Publisher: Redaktur 15 Desember 2025 3 Min Read
Share
Ayu Puspita dan Dimas saat ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan Wedding Organizer oleh Polda Metro Jaya.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ratusan calon pengantin menjadi korban penipuan Wedding Organizer (WO) by Ayu Puspita.

Kerugian akibat praktik penipuan tersebut ditaksir mencapai Rp 11,5 miliar. Polda Metro Jaya saat ini masih membuka posko pengaduan bagi para korban.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 207 pengaduan terkait kasus penipuan Wedding Organizer yang dikelola Ayu Puspita. Ratusan pengaduan tersebut terdiri dari laporan polisi dan aduan masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombespol Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya menerima 199 pengaduan serta delapan laporan resmi yang telah ditingkatkan dalam bentuk laporan polisi.

“Kami menerima 199 pengaduan dan delapan laporan dalam bentuk laporan polisi, sehingga saat ini terdapat 207 permasalahan perkara yang berkaitan dengan wedding organizer ini,” ujar Kombespol Iman Imanuddin, Sabtu 13 Desember 2025.

Baca Juga:  Audrey Davis Akui sebagai Pemeran Wanita di Kasus Video Syur

Iman menambahkan, Polda Metro Jaya masih membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan WO by Ayu Puspita.

Laporan dapat disampaikan melalui akun Instagram Ditreskrimum Polda Metro Jaya, call center 110 Polri, atau datang langsung ke Mapolda Metro Jaya.

Dalam penyelidikan, polisi mengungkap modus penipuan yang digunakan para tersangka. Salah satunya dengan menawarkan paket pernikahan murah disertai fasilitas menggiurkan.

“Para tersangka menarik korban dengan menawarkan berbagai fasilitas. Salah satunya paket pernikahan murah dengan janji lokasi pernikahan yang fantastis,” jelas Kombespol Iman.

Selain itu, Ayu Puspita dan rekan-rekannya juga menjanjikan paket liburan gratis, termasuk paket honeymoon ke Bali, untuk menarik minat para calon pengantin.

Baca Juga:  Kejati DKI Terima SPDP Kasus Mafia Akses Judol Komdigi

“Ada juga paket liburan yang ditawarkan, seperti honeymoon ke Bali, sehingga membuat para korban tertarik menggunakan jasa para tersangka,” imbuhnya.

Polisi juga mengungkap Ayu Puspita menjalankan bisnisnya dengan skema gali lubang tutup lubang. Uang dari pendaftar baru digunakan untuk menutup kewajiban terhadap korban sebelumnya.

“Dalam menjalankan bisnisnya, tersangka menggunakan sistem gali lubang tutup lubang. Biaya dari pendaftar berikutnya digunakan untuk menutupi kekurangan dari pendaftar sebelumnya,” ungkap Iman.

Akibat skema tersebut, kerugian korban terus membesar hingga akhirnya tersangka tidak mampu memenuhi kewajibannya.

Dalam kasus ini, Ayu Puspita dan Dimas telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga akan menelusuri seluruh aset milik para tersangka guna mengupayakan pengembalian kerugian korban.

Baca Juga:  Musisi David Bayu Dampingi Audrey Davis Hadapi Kasus Video Asusila

“Kami akan memaksimalkan penelusuran aset. Harapannya, kerugian para korban dapat dikembalikan,” tegas Kombespol Iman.

Polisi mengungkap motif ekonomi menjadi latar belakang penipuan tersebut. Uang hasil penipuan digunakan untuk kepentingan pribadi, mulai dari membayar cicilan rumah hingga bepergian ke luar negeri.

Polda Metro Jaya memastikan penyidikan akan terus dikembangkan, termasuk membuka kemungkinan adanya tersangka lain dan penelusuran aset yang diduga disembunyikan. HUM/GIT

TAGGED: Ayu Puspita, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombespol Iman Imanuddin, korban WO, penipuan wedding organizer, Polda Metro Jaya, WO bodong
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Petugas imigrasi mengambil gambar seorang balita untuk foto paspor.
Pindah Gedung, Layanan Tancap Gas: Kantor Imigrasi Semarang Diserbu Pemohon di Hari Perdana
19 Januari 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menunjukkan BB milik para WNA yang diamankan di Tangerang.
27 WNA Diciduk, Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang
19 Januari 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, membagikan bantuan sosial kepada anak-anak panti asuhan.
Imigrasi Semarang Berbagi, Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Cacat Ganda Al Rifdah Pedurungan
19 Januari 2026
IAT Ungkap Masalah Engineering Pesawat ATR 42-500 Sebelum Jatuh di Pangkep
19 Januari 2026
ELT Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
19 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menunjukkan BB milik para WNA yang diamankan di Tangerang.
27 WNA Diciduk, Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang
19 Januari 2026
IAT Ungkap Masalah Engineering Pesawat ATR 42-500 Sebelum Jatuh di Pangkep
19 Januari 2026
ELT Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
19 Januari 2026
Tim SAR Bertahan Dirikan Tenda di Puncak Bulusaraung Evakuasi Pesawat ATR 42-500
19 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros Akibat ELT Tidak Berfungsi
18 Januari 2026
Sosok Ferry Irawan Pegawai KKP Korban Pesawat ATR 42-500 Dikenal Baik Oleh Warga Bogor
19 Januari 2026
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Pegawai di Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros
18 Januari 2026
Enam Serpihan Diduga Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
18 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Petugas imigrasi mengambil gambar seorang balita untuk foto paspor.
Imigrasi

Pindah Gedung, Layanan Tancap Gas: Kantor Imigrasi Semarang Diserbu Pemohon di Hari Perdana

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menunjukkan BB milik para WNA yang diamankan di Tangerang.
Headlines

27 WNA Diciduk, Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, membagikan bantuan sosial kepada anak-anak panti asuhan.
Imigrasi

Imigrasi Semarang Berbagi, Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Cacat Ganda Al Rifdah Pedurungan

Peristiwa

IAT Ungkap Masalah Engineering Pesawat ATR 42-500 Sebelum Jatuh di Pangkep

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?