MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

PKS Minta Presiden Prabowo Berkantor di Wilayah Bencana Sumatra

Publisher: Redaktur 8 Desember 2025 3 Min Read
Share
Kondisi lautan kayu di Aceh Tamiang usai banjir.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merespons keputusan pemerintah Indonesia yang belum membuka bantuan negara asing bagi korban banjir dan longsor di Sumatra dengan menyatakan keyakinan bahwa seluruh elemen nasional masih mampu menangani bencana di tiga provinsi tersebut, Senin 8 Desember 2025.

PKS menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia memiliki kapasitas, sumber daya, dan pengalaman dalam menangani bencana besar.

“Pertama, kami masih berharap dan percaya bahwa pemerintah Indonesia memiliki kapasitas, sumber daya, serta pengalaman dalam menangani bencana besar,” kata Sekjen PKS Muhammad Kholid.

Kholid menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan relawan masyarakat menjadi faktor penentu dalam fase krisis.

Baca Juga:  Irjenpol Johnny Eddizon Isir Jabat Kadivhumas Polri

Kholid menyebut kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi kunci dalam penanganan bencana di Sumatera.

“Dalam situasi genting dan krisis bencana seperti saat ini, kepemimpinan Presiden menjadi faktor kunci,” ujarnya.

Kholid mengatakan Presiden perlu memastikan orkestrasi lintas kementerian berjalan cepat, tepat, dan efektif.

PKS juga menyarankan agar Presiden, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Basarnas, dan menteri terkait untuk sementara berkantor di wilayah terdampak bencana guna memimpin koordinasi lapangan secara intensif.

“Bila diperlukan, Presiden bersama Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Basarnas, dan seluruh menteri terkait dapat untuk sementara berkantor langsung di wilayah terdampak guna memimpin koordinasi lapangan secara lebih intensif,” ujar Kholid.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR

PKS menilai pemerintah pusat perlu berdialog dengan pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperoleh data yang valid sehingga kebijakan dapat diambil secara tepat dan efektif.

Lebih lanjut, Kholid mengatakan penanganan bencana harus melibatkan banyak pihak.

“PKS juga turut menggerakkan seluruh kader, pengurus, serta para pejabat publiknya di seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana,” jelasnya.

PKS menyebut bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan makan minum, pakaian, dapur umum, dan evakuasi masyarakat sejak hari pertama bencana terjadi.

Banjir dan longsor di Sumatera terjadi pada 25 November. Hingga hampir dua pekan kemudian, pemerintah Indonesia belum membuka akses bantuan dari negara asing.

Baca Juga:  KPK Ungkap Modus ‘Jatah Preman’ di OTT Gubernur Riau Abdul Wahid

Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Indonesia masih sanggup mengatasi bencana di Sumatera dan memiliki stok pangan yang cukup bagi para korban. HUM/GIT

TAGGED: aceh tamiang, banjir Sumatra, Basarnas, bencana Sumatra, BNPB, Jakarta, longsor Sumatra, Muhammad Kholid, PKS, Prabowo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Periksa Sejumlah Pihak di Polres Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro
29 Juli 2026
Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 Digelar 31 Juli, Lima Polisi Teladan Segera Diumumkan
29 Juli 2026
KPK Buka Peluang Periksa Eks Gubernur BI Perry Warjiyo di Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR
29 Juli 2026
19 Calon Hakim Agung Lolos Uji Kesehatan dan Kepribadian, Albertina Ho Tersingkir
29 Juli 2026
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Status Hukum Segera Diumumkan
29 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Periksa Sejumlah Pihak di Polres Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro
29 Juli 2026
Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 Digelar 31 Juli, Lima Polisi Teladan Segera Diumumkan
29 Juli 2026
KPK Buka Peluang Periksa Eks Gubernur BI Perry Warjiyo di Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR
29 Juli 2026
19 Calon Hakim Agung Lolos Uji Kesehatan dan Kepribadian, Albertina Ho Tersingkir
29 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Periksa Sejumlah Pihak di Polres Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro

Headlines

Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 Digelar 31 Juli, Lima Polisi Teladan Segera Diumumkan

Korupsi

KPK Buka Peluang Periksa Eks Gubernur BI Perry Warjiyo di Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR

Hukum

19 Calon Hakim Agung Lolos Uji Kesehatan dan Kepribadian, Albertina Ho Tersingkir

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?