MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Rais Syuriyah PBNU Apresiasi Silaturahim Mustasyar di Tebuireng, Tekankan Mekanisme Organisasi

Publisher: Redaktur 7 Desember 2025 2 Min Read
Share
Rais Syuriyah PBNU Prof KH Mohammad Nuh memberikan keterangan terkait Silaturahim Mustasyar di Tebuireng. (Foto: PBNU)
Ad imageAd image

JOMBANG, Memoindonesia.co.id – Rais Syuriyah PBNU Prof. KH. Mohammad Nuh mengapresiasi terselenggaranya Silaturahim Mustasyar di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng yang berlangsung pada Sabtu 6 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi ruang penyampaian saran dan nasihat para Mustasyar untuk dilaporkan kepada Rais Aam dan Wakil Rais Aam PBNU. Minggu 7 Desember 2025.

Prof Nuh menyampaikan bahwa kehadirannya di Tebuireng merupakan bentuk penghormatan atas niat baik penyelenggara kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa Mustasyar memiliki mandat memberikan arahan, pertimbangan, dan nasihat kepada pengurus NU sesuai tingkatnya, baik diminta maupun tidak, sebagaimana tercantum dalam Pasal 17 Anggaran Dasar dan Pasal 57 Anggaran Rumah Tangga NU.

Baca Juga:  PBNU Terima Permohonan Maaf Gus Yahya dan Tinjau Ulang Pemberhentian Ketua Umum

Prof Nuh menegaskan bahwa seluruh proses pengambilan keputusan tetap harus melalui mekanisme organisasi yaitu rapat pleno yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa 9 Desember 2025-Rabu 10 Desember 2025.

Silaturahim Mustasyar tersebut dihadiri tujuh dari tiga puluh anggota Mustasyar.

Sejumlah tokoh hadir secara daring, antara lain KH Ma’ruf Amin, KH. Abdullah Ubab Maimoen, dan Nyai Shinta Nuriyah Wahid.

Sementara itu, yang hadir secara fisik di Ndalem Kasepuhan Tebuireng adalah KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Jazuli, KH Said Aqil Siradj, dan Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid.

Prof Nuh menuturkan bahwa pihaknya menghormati seluruh saran dan masukan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Baca Juga:  Hasil Pertemuan Kiai Sepuh NU dan Gus Yahya di Tebuireng Jombang Dibahas Lima Jam

Ia menyatakan bahwa masukan akan diperhatikan, namun keputusan tetap harus melalui mekanisme organisasi.

Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Hukum, dan Media Prof Muh Mukri menegaskan bahwa rapat pleno pekan depan sepenuhnya legal dan sesuai ketentuan internal NU.

Ia memastikan seluruh aspek administratif, termasuk undangan rapat, telah memenuhi ketentuan Perkum 10/2025 tentang Rapat dan Perkum 16/2025 tentang Pedoman Administrasi.

Terkait pendapat yang menuntut pelibatan Ketua Umum dalam rapat pleno, Prof. Mukri menjelaskan bahwa ketentuan tersebut hanya berlaku dalam kondisi normal.

Ia menyampaikan bahwa status Ketua Umum sebelumnya telah berakhir pada 26 November 2025 pukul 00.45 WIB sehingga kepemimpinan PBNU berada sepenuhnya pada Rais Aam. HUM/GIT

Baca Juga:  BNN Gandeng Pesantren Tebuireng Jadi Agen Pencegahan Narkoba
TAGGED: AD ART NU, Mohammad Nuh, Mustasyar NU, PBNU, Perkum NU, Pesantren Tebuireng, Rais Aam PBNU, Rais Syuriyah, Rapat Pleno PBNU, Silaturahim Mustasyar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali mengungkap cerita pelik di balik kondisi keuangannya.
Fadia di Kursi Terdakwa: Klaim Bukan Terima Uang, Melainkan Punya Utang Miliaran
13 September 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi, Barron Ichsan memberikan keterangan kepada wartawan saat rilis penangkapan WNA.
Tiket Pulang Palsu Bongkar Markas Judol Internasional, 5 WNA Dicokok Imigrasi Tangerang
12 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali mengungkap cerita pelik di balik kondisi keuangannya.
Fadia di Kursi Terdakwa: Klaim Bukan Terima Uang, Melainkan Punya Utang Miliaran
13 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi

Peristiwa

Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior

Peristiwa

Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad

Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali mengungkap cerita pelik di balik kondisi keuangannya.
Hukum

Fadia di Kursi Terdakwa: Klaim Bukan Terima Uang, Melainkan Punya Utang Miliaran

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?