MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Waketum PBNU Minta Pengurus Tak Perkeruh Polemik, Tegaskan Jalan Islah

Publisher: Redaktur 26 November 2025 3 Min Read
Share
Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni. (Foto: Dok. Kemenag)
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, meminta jajaran pengurus untuk tidak memperkeruh situasi di tengah polemik internal PBNU.

Ia menegaskan bahwa tidak ada forum selain Muktamar Luar Biasa (MLB) yang berwenang mencabut mandat Ketua Umum maupun Rais Aam PBNU.

Amin Said Husni menuturkan bahwa Ketua Umum PBNU dan Rais Aam PBNU merupakan pemegang mandat hasil Muktamar. Karena itu, ia menekankan bahwa seluruh rapat atau permusyawaratan di luar MLB tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan keduanya.

“Rapat atau permusyawaratan apa pun selain Muktamar tidak bisa memberhentikan Rais Aam maupun Ketua Umum,” ujar Amin Said dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 26 November 2025.

Baca Juga:  PBNU Tetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hingga Muktamar 2026

Ia juga menegaskan bahwa Rais Aam tidak dapat menyelenggarakan MLB secara sepihak. Menurutnya, MLB hanya dapat digelar bersama Ketua Umum PBNU dengan mekanisme ketat sebagaimana diatur dalam AD/ART.

Amin menjelaskan bahwa masa khidmat kepengurusan PBNU saat ini akan berakhir pada Januari 2027. Dengan sisa waktu sekitar satu tahun, ia menilai energi organisasi harus difokuskan pada penyelesaian program strategis dan persiapan menuju muktamar berikutnya.

Menurutnya, mempertahankan konflik internal hanya akan membawa mudarat bagi organisasi. Ia mengajak seluruh pihak menempuh jalan damai sebagaimana tradisi para kiai.

“Untuk itu, jalan satu-satunya adalah islah sebagaimana nasihat ulama. Percuma memelihara perbedaan dan konflik. Malah hanya mendatangkan mudarat,” ujarnya.

Baca Juga:  Ancang-ancang PBNU Kelola Tambang, PT Sudah Disiapkan

Ia mengingatkan bahwa dalam tradisi para kiai, konflik yang dipelihara hanya akan membawa kesialan bagi siapa pun yang mengobarkannya. Amin berharap seluruh pihak menahan diri dan menjaga marwah organisasi.

Sebelumnya, PBNU telah menggelar silaturahim alim ulama dan menyepakati bahwa Yahya Cholil Staquf tetap menjabat sebagai Ketua Umum PBNU hingga akhir masa khidmat. Kesepakatan tersebut ditegaskan Katib Aam PBNU Ahmad Said Asrori dalam jumpa pers di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Minggu 23 November 2025.

“Sepakat kepengurusan PBNU harus selesai sampai satu periode yang muktamarnya kurang lebih satu tahun lagi. Tidak ada pemakzulan, tidak ada pengunduran diri. Semua sepakat begitu,” ujar Ahmad Said Asrori.

Baca Juga:  PBNU Nilai Umrah Mandiri Lebih Murah dan Efisien

Wacana pemakzulan terhadap Gus Yahya sebelumnya mencuat setelah risalah Rapat Harian Syuriah PBNU beredar dan memuat permintaan Rais Aam serta Wakil Rais Aam PBNU agar Ketua Umum PBNU mengundurkan diri. HUM/GIT

TAGGED: Amin Said Husni, Muktamar Luar Biasa, PBNU, polemik PBNU, Wakil Ketua Umum PBNU
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar
20 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik

Korupsi

Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah

Korupsi

Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Politik

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?