MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Hasil Audit Kemen PU di Ponpes Lirboyo Kediri: Dinding Perlu Diperkuat, Ini Rekomendasi Lengkapnya

Publisher: Redaktur 10 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Direktur Jenderal Cipta Karya Kemen PU, Dewi Chomistriana cek bangunan di Ponpes Lirboyo, Kediri, Jatim.
Ad imageAd image

KEDIRI, Memoindonesia.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) telah merampungkan pengecekan kehandalan bangunan di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kota Kediri.

Audit bangunan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin keamanan gedung di lingkungan pesantren secara nasional.

Hasilnya, Kemen PU menemukan beberapa catatan penting terkait struktur bangunan yang sedang dibangun, meskipun perencanaannya secara umum dinilai sudah baik.

Dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kemen PU, Dewi Chomistriana, tim ahli melakukan audit mendalam terhadap gedung madrasah dan penginapan yang tengah dibangun di Ponpes Lirboyo.

Berikut adalah poin-poin utama dari hasil temuan Kemen PU:

Baca Juga:  17 Stadion Diresmikan, Prabowo: Indonesia Harus Masuk Piala Dunia

Perencanaan Konstruksi: Secara keseluruhan, perencanaan bangunan dinilai sudah cukup baik dan sesuai standar awal.

Struktur Dinding: Ditemukan bahwa bagian dinding menjadi fokus utama yang memerlukan penguatan struktur tambahan untuk meningkatkan daya tahan dan keamanan jangka panjang.

Rekomendasi Teknis: Tim Kemen PU memberikan arahan dan rekomendasi teknis secara langsung di lokasi kepada para pekerja bangunan serta santri yang turut mengawasi proyek.

“Kalau kami lihat perencanaan bangunannya sudah cukup baik. Hanya ada beberapa penguatan yang perlu dilakukan, terutama pada bagian dinding,” kata Dewi Chomistriana saat ditemui di Ponpes Lirboyo.

Pengecekan ini bukanlah akhir dari keterlibatan pemerintah. Kemen PU berkomitmen untuk memberikan pendampingan teknis secara penuh kepada pihak Ponpes Lirboyo.

Baca Juga:  BDRT 27 Siaga 24 Jam Tangani Dekontaminasi di Lokasi Ponpes Al Khoziny Ambruk

“Mudah-mudahan pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas pembangunan di Ponpes Lirboyo. Kami akan membantu dalam setiap tahap agar hasilnya lebih kuat dan aman,” tegas Dewi.

Bantuan teknis tersebut mencakup:

Proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Perbaikan dan penyempurnaan desain perencanaan.

Kegiatan di Lirboyo ini merupakan bagian dari program audit besar yang akan menyasar 42 ribu pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif pasca-insiden robohnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, untuk memastikan tragedi serupa tidak terulang. HUM/GIT

TAGGED: Dewi Chomistriana, Direktur Jenderal Cipta Karya Kemen PU, Kementerian Pekerjaan Umum, Pondok Pesantren Al-Khoziny, Ponpes Lirboyo, Sidoarjo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta
18 April 2026
Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara
18 April 2026
Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut
18 April 2026
KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari
18 April 2026
Delapan Korban Helikopter PK-CFX di Sekadau Kalbar Teridentifikasi, Tunggu Rekonsiliasi
18 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta
18 April 2026
Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara
18 April 2026
Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut
18 April 2026
KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari
18 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta

Kejaksaan

Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara

Hukum

Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut

Peristiwa

KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?