MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Achmad Hidayat Ajak Semua Elemen Bangsa untuk Berani Mengakui Kesalahan demi Keselamatan Negeri

Publisher: Admin 13 September 2025 2 Min Read
Share
Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat ketika melakukan kegiatan ritual di Gunung Tengger.
Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat ketika melakukan kegiatan ritual larung di pantai selatan Parang Tritis.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Perkembangan situasi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini nyaris setiap hari diwarnai oleh aksi unjuk rasa, demonstrasi, dan berbagai bentuk ketidakpuasan masyarakat. Jika kondisi ini terus berlanjut, tentu akan berdampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, ketegangan geopolitik internasional, khususnya di kawasan Semenanjung Arab, turut memengaruhi stabilitas global yang berdampak langsung pada perekonomian, hubungan luar negeri, serta harga energi dan minyak dunia.

Melihat situasi ini, Achmad Hidayat mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama melakukan refleksi dan pengakuan atas kesalahan yang pernah dilakukan, sebagai langkah awal untuk memperbaiki diri demi keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Baca Juga:  Rekomendasi DPP Turun, PDIP Resmi Usung Eri-Armuji untuk Pilwali Surabaya

“Saat ini kita dipertontonkan bahwa banyak pemimpin di berbagai tingkatan hanya menjadi ‘Yes Man’, bukan ‘Right Man’. Akibatnya, justifikasi, pembunuhan karakter, dan konflik menjadi hal yang lumrah,” ungkap Achmad Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa “Yes Man” adalah mereka yang berusaha memenuhi semua tuntutan dan ekspektasi masyarakat, seolah-olah tanpa batas. Padahal, manusia bukanlah malaikat — setiap orang memiliki kekhilafan yang bisa muncul dari kekeliruan kalkulasi, tekanan pikiran, maupun faktor emosional.

Sebaliknya, “Right Man” adalah sosok yang sadar akan batas kemampuannya, berani mengatakan yang benar, dan tetap memberikan upaya terbaik dengan terus memperbaiki diri.

Baca Juga:  Bursa Ketua PDIP Surabaya Memanas, Figur Populer Belum Tentu Kantongi Rekom

“Selama ini yang ditampilkan hanyalah sisi baik dan prestasi semata. Ketika muncul satu kekurangan kecil, langsung menjadi sorotan dan cemoohan publik,” lanjutnya.

Achmad Hidayat menegaskan pentingnya budaya pengakuan kesalahan. Menurutnya, hal ini justru menunjukkan sikap kepemimpinan yang gentle dan ksatria, bukan kelemahan. Masyarakat seharusnya tidak menghujat, melainkan memberikan dukungan moril dan masukan konstruktif agar para pemimpin dapat membuat kebijakan yang lebih baik ke depannya.

“Seperti konsep Yin dan Yang, jangan sampai karena satu titik kesalahan semua kebaikan dilupakan. Sebaliknya, jangan pula karena seseorang tampak bersih dan pandai menutupi, lalu dipuja-puja, padahal menyimpan kesalahan yang lebih besar,” tegasnya.

Baca Juga:  PDIP Surabaya Kobarkan Semangat Perjuangan di Bulan Ramadan dengan Perkuat Kerja Kerakyatan

Melalui Gerakan Pengakuan Kesalahan, Achmad Hidayat berharap akan tumbuh kesadaran kolektif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara — sebuah kesadaran yang melahirkan kasih sayang antarsesama anak bangsa, saling menjaga, dan saling memiliki. HUM/CAK

TAGGED: Achmad Hidayat, Elemen Bangsa, Kehidupan Berbangsa, Keselamatan Negeri, Mengakui Kesalahan, PDIP Surabaya, Right Man, Yes Man, Ying dan Yang
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar
20 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik

Korupsi

Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah

Korupsi

Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Politik

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?