MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Don’t Change the Winner Team, Alasan Megawati Kembali Tunjuk Hasto sebagai Sekjen PDI-P

Publisher: Redaktur 15 Agustus 2025 2 Min Read
Share
Ketua DPP PDI-P Andreas Hugo Pareira.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, secara resmi menunjuk kembali Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai untuk periode 2025-2030.

Keputusan ini, yang mengukuhkan posisi Hasto di puncak kepemimpinan partai, memunculkan pertanyaan mengenai alasan di baliknya. Menurut petinggi partai, jawabannya sederhana: “Jangan ganti tim pemenang.”

Ketua DPP PDI-P, Andreas Hugo Pareira, menjelaskan filosofi di balik keputusan tersebut. Menurutnya, rekam jejak Hasto yang telah menjabat Wakil Sekjen sejak 2010, dan Sekjen selama dua periode sebelumnya, adalah faktor kunci.

“Kalau di dalam sepakbola itu apa istilahnya, don’t change the winner team,” kata Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Jumat 15 Agustus 2025.

Baca Juga:  Jembatan Komunikasi Terjalin: Prabowo dan Megawati Bertukar Pesan Lewat Dasco

Alasan ini bukan tanpa dasar. Andreas menyoroti keberhasilan PDI-P yang meraih kemenangan tiga kali berturut-turut di Pemilu. Hal ini, menurutnya, menjadi pertimbangan utama Megawati.

“Nah ini kan kemenangan ketiga bagi PDI-P dan Pak Hasto ada di situ. Saya kira ini satu hal yang mungkin juga dipertimbangkan oleh Ibu Megawati,” tambahnya.

Andreas juga menyebutkan bahwa Megawati cenderung mempertahankan tim lama demi menjaga soliditas partai.

“Saya kira itu, semua hal yang menjadi pertimbangan, karena apa? Itu tadi seperti yang saya katakan di sepakbola itu kan kalau tim yang menang itu harus dijaga,” jelasnya.

Baca Juga:  Dolfie OFP Resmi Jabat Ketua DPD PDI-P Jateng 2025-2030, Anak Puan Jadi Wakil Ketua

Meskipun demikian, Andreas juga memastikan bahwa proses regenerasi tetap berjalan secara bertahap, dengan munculnya nama-nama baru seperti Dolfie Othniel Frederic sebagai Wakil Sekjen.

Hal senada diungkapkan oleh politikus PDI-P lainnya, Aria Bima. Ia menilai bahwa kepemimpinan Hasto telah teruji dalam memimpin partai meraih kemenangan.

“Dan ini bisa menunjukkan partai pasca-reformasi yang masih sama-sama sampai hari ini solid. Dan mewujudkan kemenangan ketiga kali saat Pileg dalam kepemimpinan Pak Hasto, saya kira cukup teruji,” ujarnya.

Aria Bima juga menegaskan bahwa Megawati adalah formatur tunggal, yang memiliki wewenang penuh dalam menentukan susunan pengurus DPP, termasuk penunjukan Hasto sebagai Sekjen.

Baca Juga:  Megawati Rangkap Jabatan, Hasto Absen dari Struktur: Mungkinkah Ini Sinyal untuk Peran yang Lebih Besar?

Dengan demikian, keputusan ini murni merupakan pilihan strategis Megawati untuk mempertahankan tim yang terbukti berhasil membawa PDI-P meraih kemenangan. HUM/GIT

TAGGED: Andreas Hugo Pareira., Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI-P, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDI-P
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta
18 April 2026
Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara
18 April 2026
Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut
18 April 2026
KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari
18 April 2026
Delapan Korban Helikopter PK-CFX di Sekadau Kalbar Teridentifikasi, Tunggu Rekonsiliasi
18 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta
18 April 2026
Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara
18 April 2026
Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut
18 April 2026
KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari
18 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Eks Kajari Enrekang Ditahan Kejagung, Diduga Terima Suap Rp 840 Juta

Kejaksaan

Eks Kajari Enrekang Didakwa Peras Rp 930 Juta di Makassar, Sempat Bersandiwara

Hukum

Kasus Ijazah Jokowi, Status Tiga Tersangka Dicabut Penyidikan Lima Orang Berlanjut

Peristiwa

KNKT Targetkan Laporan Awal Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar Rampung 30 Hari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?