MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pencarian Belasan Penumpang KMP Tunu yang Hilang Diperluas: Fokus ke Alas Purwo dan Upaya Pengangkatan Bangkai Kapal

Publisher: Redaktur 15 Juli 2025 2 Min Read
Share
Pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali masih terus berlanjut.

Belasan penumpang hingga kini belum ditemukan, mendorong tim SAR untuk memperluas area pencarian dan memperpanjang durasi operasi hingga tujuh hari ke depan.

Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno, menyatakan bahwa meskipun dua hari terakhir belum ada penemuan korban baru, operasi SAR akan tetap dilanjutkan.

“Memang dua hari ini kan kegiatan evakuasi, penemuan korban kan memang tidak ada, sehingga kita perlu mempertimbangkan dan situasi operasi SAR atas arahan pimpinan tetap dilakukan sampai 7 hari ke depan,” kata Ribut, Selasa 15 Juli 2025.

Baca Juga:  Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya: Kebocoran Ruang Mesin dan Cuaca Ekstrem Diduga Pemicu Tenggelamnya Kapal di Selat Bali

Sebanyak 150 personel SAR dikerahkan dalam proses pencarian ini. Radius pencarian pun terus diperluas secara signifikan.

“Sudah dari hari kedua kita memperluas (pencarian) dari cuma 3 mil, 5 mil, 10 mil, 15, 20, 25 (mil), malah ada yang sampai diketemukan ke Alas Purwo juga, taman nasional,” imbuh Ribut. Perluasan ini menunjukkan keseriusan tim dalam menyisir area yang lebih luas, termasuk daratan, demi menemukan keberadaan korban.

Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya saat ini berada di kedalaman 40-50 meter. Ribut Eko Suyatno menjelaskan bahwa kapal tersebut akan segera diangkat.

Proses pengangkatan ini akan dilakukan untuk kepentingan investigasi lebih lanjut mengenai penyebab tenggelamnya kapal.

Baca Juga:  28 Orang Masih Hilang, Selat Bali Masih Mencekam: Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Berlanjut

“Ini juga nanti ada kegiatan untuk kepentingan investigasi pasti ada kepentingan salvage juga. Nah di sinilah bergabung fase-fasenya, fase investigasi dengan fase pengangkatan bangkai kapal itu bisa bergabung, salvage namanya dengan investigasi,” jelasnya.

KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru, serta 22 unit kendaraan, tenggelam pada Rabu 2 Juli 2025.

Hingga Sabtu malam 12 Juli 2025, tercatat 30 korban selamat, 18 korban ditemukan meninggal, dan 17 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian. Bangkai kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di dasar laut Selat Bali pada Sabtu 12 Juli 2025. HUM/GIT

Baca Juga:  5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang, Titik Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi
TAGGED: Alas Purwo, Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, KMP Tunu Pratama Jaya, Ribut Eko Suyatno, SAR, selat bali, Taman Nasional
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Mas Bechi Kembali ke Lapas Malang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran

Nasional

Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan

Hukum

Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK

Pemasyarakatan

Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?