MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kapolri Bentuk Satgassus Penerimaan Negara: Bidik Potensi PNBP di Sektor Perikanan

Publisher: Redaktur 16 Juni 2025 2 Min Read
Share
Novel Baswedan.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengambil langkah strategis dengan membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.

Satgas ini akan berfokus mendampingi berbagai kementerian untuk meningkatkan penerimaan negara dari berbagai sektor. Menariknya, mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, ditunjuk sebagai Wakil Kepala Satgassus ini.

Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dijabat oleh Herry Muryanto. Anggota-anggota satgas ini sebagian besar adalah mantan pegawai KPK yang memiliki rekam jejak mumpuni dalam menangani kasus korupsi dan ahli dalam tata kelola pemerintahan, yang sebelumnya juga tergabung dalam Satgassus Pencegahan Korupsi.

Yudi Purnomo Harahap, salah satu anggota Satgassus, mengungkapkan bahwa selama enam bulan terakhir, satgas ini telah berkoordinasi intensif dengan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, dan yang terbaru, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga:  KPK Beberkan Modus Pemerasan Gubernur Riau Abdul Wahid, Uang ‘Jatah Preman’ Diduga untuk Pelesiran ke Tiga Negara

Tim Satgassus juga telah turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi. Pada 7-9 Mei 2025, mereka meninjau pelabuhan di Jatim, diikuti dengan kunjungan ke Pelabuhan Benoa, Bali, pada 11-13 Juni 2025.

Hotman Tambunan, Ketua Tim Satgassus Sektor Perikanan, telah memetakan bahwa sektor perikanan masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan negara.

Oleh karena itu, Satgassus aktif mendampingi para pemangku kepentingan lintas instansi dan kementerian, baik pusat maupun daerah, seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kementerian Perhubungan RI, serta pemerintah provinsi.

“Satgassus berusaha untuk memetakan masalah dan menawarkan serta mengawal solusi agar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) di sektor perikanan meningkat,” terang Yudi Purnomo dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga:  KPK Ungkap Alasan Belum Tahan Satori dan Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

Dalam kunjungan ke dua pelabuhan perikanan, yakni Pelabuhan Perikanan Mayangan di Probolinggo, Jatim, dan Pelabuhan Perikanan di Benoa, Bali, Satgassus menemukan permasalahan krusial yang perlu segera diatasi.

Salah satunya adalah masih banyaknya kapal penangkap ikan, baik di bawah maupun di atas 30 GT, yang beroperasi di atas 12 mil laut namun belum memiliki izin penangkapan ikan.

“Dengan demikian, atas ikan hasil tangkapan kapal tak berizin tersebut tidak dapat dipungut PNBP-nya. Beberapa kapal tersebut memang telah mengajukan perizinan tetapi masih terkendala dan membutuhkan waktu yang relatif cukup lama,” jelas Yudi. HUM/GIT

Baca Juga:  Prabowo Janji Tindak Keras Anggota Brimob yang Lindas Ojol
TAGGED: Hotman Tambunan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kementerian Perhubungan RI, Ketua Tim Satgassus Sektor Perikanan, KPK, Novel Baswedan, Pelabuhan Perikanan di Benoa, Pelabuhan Perikanan Mayangan, Pemerintah Provinsi, satgassus penerimaan negara, Yudi Purnomo Harahap
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93 Tewaskan Dua Orang
6 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan

Korupsi

OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing

Korupsi

MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?