MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Hilang 5 Hari, Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Muncul: Saya Nggak Diculik, Nggak Melarikan Diri!

Publisher: Redaktur 10 Juni 2025 2 Min Read
Share
Eks Ketua DPRD sekaligus eks Ketua PDI-P Jatim Kusnadi saat mendatangi Polsek Balongbendo, Sidoarjo.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Setelah lima hari menjadi misteri, mantan Ketua DPRD Jatim , Kusnadi, akhirnya ditemukan oleh keluarganya.

Kabar “hilangnya” Kusnadi sempat memicu beragam spekulasi, termasuk isu penculikan hingga pelarian dari kasus korupsi. Namun, Kusnadi membantah tegas semua tudingan tersebut.

“Saya nggak diculik, nggak melarikan diri, saya cuma kehabisan baterai HP. Itu saja,” tegas Kusnadi saat ditemui wartawan di Mapolsek Balongbendo pada Senin, 9 Juni 2025. Pernyataan lugas ini langsung mematahkan segala rumor yang beredar luas.

Kusnadi, yang juga mantan Ketua DPD PDI-P Jatim, sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya dan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di kawasan Tanah Merah, Bangkalan, Madura.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Jatim di Bangkalan Terkait Kasus Dana Hibah

Ia bahkan datang langsung ke Mapolsek Balongbendo, Sidoarjo, untuk memberikan klarifikasi dan mencabut laporan orang hilang yang sempat menghebohkan masyarakat dan aparat kepolisian.

Lalu, apa yang sebenarnya dilakukan Kusnadi selama lima hari menghilang? Ia mengaku berada di Madura untuk menjalani pengobatan alternatif demi mengatasi penyakit kanker getah bening stadium 3 yang dideritanya. Selain itu, ia juga menemani beberapa teman yang sedang melakukan survei lokasi untuk membuka warung makan khas Madura.

“Saya dibawakan air mineral, minyak, salep. Mungkin semacam suwuk atau doa tambahan. Saat ini saya sedang bersiap menjalani kemoterapi lagi. Badan gatal luar biasa, saya juga tidak bisa tidur. Libur panjang ini saya manfaatkan untuk mencari bantuan,” jelasnya, menggambarkan kondisi kesehatannya.

Baca Juga:  Staf Sekjen PDI-P Hasto Akan Penuhi Panggilan KPK Hari Ini Terkait Kasus Harun Masiku

Kusnadi mengakui bahwa kepergiannya ini adalah atas kemauan pribadi tanpa sepengetahuan keluarga. Inilah yang memicu kekhawatiran besar di pihak keluarga hingga akhirnya melapor ke polisi. Ia mengaku tidak sempat mengabari anak-anaknya karena ponselnya kehabisan baterai dan ia tidak membawa charger yang sesuai.

“Saya minta maaf karena tidak pamit ke anak. Bukan karena tidak mau mengabari, tapi karena HP saya mati,” ujarnya penuh penyesalan. HUM/GIT

TAGGED: Bangkalan, Eks Ketua DPRD Jatim, kanker getah bening, Kusnadi, Madura, mantan Ketua DPD PDI-P Jatim, Polsek Balongbendo, stadium 3, Tanah Merah
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Dwi Bagus Terinspirasi Film, Bakar dan Giling Jasad Dini serta Anak di Madiun
29 Oktober 2026
Istri Sah Dwi Bagus Tak Tahu Pembunuhan Dini dan Anaknya di Madiun
29 Oktober 2026
Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Ari Widodo, bersama jajaran Forkopimda menyaksikan launching Beranda Imigrasi.
Beranda Imigrasi di Muladi Dome Undip Resmi Dibuka: Layani Paspor Umum hingga 280 Kuota per Hari
29 Oktober 2026
Jajaran petugas Imigrasi Juanda bersama jajaran perwakilan Forkopimda Surabaya me-launching Beranda Imigrasi BG Junction.
Identitas Diseragamkan, Imigrasi Juanda Perkuat Akses Layanan Keimigrasian Lewat Beranda Imigrasi
28 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Dwi Bagus Terinspirasi Film, Bakar dan Giling Jasad Dini serta Anak di Madiun
29 Oktober 2026
Istri Sah Dwi Bagus Tak Tahu Pembunuhan Dini dan Anaknya di Madiun
29 Oktober 2026
Polisi Angkut Karimun AE 1198 RR dari Rumah Orang Tua Dwi Bagus, Terkait Kasus Pembunuhan Ibu-Anak?
28 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun

Hukum

Dwi Bagus Terinspirasi Film, Bakar dan Giling Jasad Dini serta Anak di Madiun

Hukum

Istri Sah Dwi Bagus Tak Tahu Pembunuhan Dini dan Anaknya di Madiun

Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Ari Widodo, bersama jajaran Forkopimda menyaksikan launching Beranda Imigrasi.
Headlines

Beranda Imigrasi di Muladi Dome Undip Resmi Dibuka: Layani Paspor Umum hingga 280 Kuota per Hari

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?