MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ridwan Kamil Digugat Rp 16,6 Miliar oleh Lisa Mariana: Aset Rumah di Ciumbuleuit Terancam Disita!

Publisher: Redaktur 6 Juni 2025 2 Min Read
Share
Lisa Mariana dan kuasa hukumnya.
Ad imageAd image

BANDUNG, Memoindonesia.co.id – Kabar mengejutkan datang dari Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Tak hanya soal hak identitas anak, Lisa Mariana kini secara terang-terangan juga menggugat mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk membayar kerugian imateriil sebesar Rp 10 miliar dan kerugian materiil sebesar Rp 6,6 miliar, dengan total fantastis mencapai Rp 16,6 miliar.

Gugatan perdata ini terpampang jelas di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Bandung pada Rabu, 4 Juni 2025, mengguncang jagat maya dan politik Jawa Barat. Petitum gugatan tersebut secara gamblang menuntut Ridwan Kamil untuk bertanggung jawab atas kerugian yang diklaim Lisa Mariana.

Baca Juga:  Kubu Ridwan Kamil Apresiasi Bareskrim Tetapkan Lisa Mariana sebagai Tersangka

Tak berhenti di situ, Lisa Mariana juga mengajukan tuntutan yang cukup ekstrem. Jika Ridwan Kamil tidak dapat melunasi jumlah kerugian yang diminta dalam putusan pengadilan nanti, Lisa meminta majelis hakim PN Bandung untuk menyita aset rumahnya di Ciumbuleuit, Kota Bandung.

Lebih jauh, Lisa Mariana juga memohon kepada majelis hakim agar menghukum Ridwan Kamil untuk membayar denda Rp 10 juta per hari jika mantan Gubernur itu tidak bisa menjalankan isi putusan pengadilan. Sebuah tuntutan yang menunjukkan keseriusan Lisa dalam memperjuangkan haknya.

“Menyatakan bahwa putusan perkara ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum perlawanan, banding, kasasi, maupun upaya hukum lainnya dari tergugat (uitvoerbaar bij voorad),” demikian bunyi gugatan selanjutnya dari Lisa Mariana, menegaskan bahwa putusan ini harus segera dieksekusi tanpa menunggu upaya hukum lainnya.

Baca Juga:  Ketum Airlangga Ungkap Survei RK Maju Pilgub Jabar di Atas 50 Persen

Kuasa hukum Lisa Mariana, Markus Nababan, saat ditemui di PN Bandung, masih enggan membeberkan detail lebih lanjut terkait isi gugatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa persidangan saat ini masih dalam tahap mediasi.

“Itu tidak bisa saya sampaikan sekarang. Intinya masih tahap mediasi, jika mediasi ini gagal, kita akan terbuka,” ujar Markus.

Namun, ia mengisyaratkan bahwa jika mediasi tidak mencapai kesepakatan, publik akan mengetahui seluruh tuntutan Lisa Mariana.

“Oleh kalian akan lihat apa tuntutan kami. Namun kalau mediasi ini berhasil, ya berarti everybody happy, terima kasih, puji Tuhan,” pungkasnya. HUM/GIT

TAGGED: aset rumah, Ciumbuleuit, Kota Bandung, lisa mariana, Mantan Gubernur Jawa Barat, Markus Nababan, Pengadilan Negeri Bandung, Ridwan Kamil
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Deretan Kasus Suap Pegawai Pajak Kembali Cederai DJP Kementerian Keuangan
14 Januari 2026
Menkeu Purbaya Respons Penggeledahan DJP oleh KPK
14 Januari 2026
KPK Panggil Sekretaris Camat Kedungwaringin Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
14 Januari 2026
KPK Panggil Eks Kabag Pengadaan Setjen MPR Terkait Dugaan Gratifikasi
14 Januari 2026
KPK Geledah Kantor PT Wanatiara Persada Jakarta Utara Terkait Dugaan Suap Pajak
14 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Deretan Kasus Suap Pegawai Pajak Kembali Cederai DJP Kementerian Keuangan
14 Januari 2026
Menkeu Purbaya Respons Penggeledahan DJP oleh KPK
14 Januari 2026
KPK Panggil Sekretaris Camat Kedungwaringin Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
14 Januari 2026
KPK Panggil Eks Kabag Pengadaan Setjen MPR Terkait Dugaan Gratifikasi
14 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Berkas Roy Suryo Cs Kasus Tudingan Ijazah Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan
13 Januari 2026
Isi Garasi Tiga Pejabat KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak
12 Januari 2026
Sidang Perdana Eks Wamenaker Noel Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Digelar
13 Januari 2026
Korupsi Kuota Haji 2024, KPK Jerat Yaqut Cholil Qoumas dengan Bukti Tebal
12 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Deretan Kasus Suap Pegawai Pajak Kembali Cederai DJP Kementerian Keuangan

Korupsi

Menkeu Purbaya Respons Penggeledahan DJP oleh KPK

Korupsi

KPK Panggil Sekretaris Camat Kedungwaringin Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi

Korupsi

KPK Panggil Eks Kabag Pengadaan Setjen MPR Terkait Dugaan Gratifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?