MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Polisi Selidiki Skandal Perselingkuhan dan KDRT Kades Karanggeneng Lamongan

Publisher: Redaktur 16 Mei 2025 4 Min Read
Share
Kiriman foto salah satu akun di Instagram yang diduga menunjukkan terjadinya skandal seorang Kepala Desa di Lamongan. (Foto: tangkapan layar)
Ad imageAd image

LAMONGAN, Memoindonesia.co.id – Skandal memalukan mengguncang wilayah Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Seorang kepala desa (kades) berinisial IF tengah diselidiki Polres Lamongan setelah dilaporkan istrinya, NK, atas dugaan perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Laporan yang dilayangkan NK mengungkap dua dugaan serius: hubungan gelap IF dengan sekretaris desa (sekdes) serta tindakan kekerasan fisik yang dilakukan di hadapan anak-anak mereka. Kedua kasus ini kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Lamongan.

“Betul, dilaporkan ke Polres Lamongan dan saat ini ditangani Satreskrim,” ujar Kasatreskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi, Jumat 16 Mei 2025.

Kasus ini mencuat ke publik setelah beredarnya foto viral di media sosial yang menunjukkan seorang pria dan wanita tengah bersama di kamar hotel. Warganet mengaitkan sosok pria tersebut dengan IF, kades Karanggeneng, dan sang perempuan sebagai sekdes yang bekerja di kantor desa yang sama.

Baca Juga:  Tengku Dewi Pertimbangkan Kemungkinan Rujuk

Unggahan tersebut pertama kali muncul dari salah satu akun Instagram dengan caption menggugah rasa penasaran publik: “Ada yang kenal mereka berdua?” Dalam waktu singkat, foto itu menyebar luas dan memicu perbincangan panas di kalangan masyarakat Lamongan.

Informasi yang dihimpun menyebut, skandal ini mulai terbongkar ketika IF pamit ke Malang selama empat hari saat bulan Ramadan. Bukannya membawa laporan kegiatan, IF justru pulang dengan foto-foto tak senonoh bersama perempuan lain yang diduga disebarkan oleh sekdes yang menjadi selingkuhannya.

Puncak konflik terjadi ketika salah satu anak IF dan NK secara tidak sengaja menemukan foto-foto tersebut di ponsel ayahnya. Saat dikonfrontasi, IF diduga naik pitam dan melakukan kekerasan fisik terhadap NK di hadapan anak-anak mereka.

Baca Juga:  Adegan Video Syur Ichlas dan Viska Direkam Saat Jam Istirahat Kerja

Peristiwa menyedihkan itu terjadi pada April lalu, namun NK baru melapor ke polisi pada pertengahan Mei 2025 setelah mengumpulkan keberanian.

Saat ini, penyidik Polres Lamongan sedang dalam tahap klarifikasi dan pemanggilan saksi-saksi terkait laporan KDRT dan dugaan perselingkuhan tersebut.

Skandal ini tidak hanya mengganggu ketentraman rumah tangga IF, tetapi juga mencoreng citra pemerintahan desa. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes, mengaku sudah menerima laporan dari tokoh masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

“Foto-fotonya juga sudah saya dapat. Beberapa tokoh masyarakat dan pengurus BPD akan bertemu dengan saya untuk menyampaikan laporan langsung,” ujarnya, Rabu 14 Mei 2025.

Pak Yes menegaskan bahwa pemerintah kabupaten akan menindaklanjuti laporan tersebut secara objektif. Jika terbukti terjadi pelanggaran etik atau hukum, sanksi tegas akan dijatuhkan.

Baca Juga:  Profil Azizah Salsha: Istri Pratama Arhan yang Jadi Sorotan Publik

“Tentu akan ada sanksi jika memang terbukti. Tapi saya minta semuanya menunggu hasil kajian resmi terlebih dahulu,” tegasnya.

IF yang seharusnya menjadi sosok panutan masyarakat desa, kini tersandung dua kasus berat: dugaan perselingkuhan dengan perangkat desa dan kekerasan dalam rumah tangga. Jika laporan terbukti benar, IF tidak hanya menghadapi ancaman pidana, tetapi juga kemungkinan sanksi sosial dan administratif dari pemerintah daerah.

Saat ini, proses penyelidikan awal terus berjalan. Polisi telah mengirimkan undangan klarifikasi kepada sejumlah saksi untuk memperkuat bukti.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pejabat publik di tingkat desa pun tidak bisa lepas dari tanggung jawab moral dan hukum atas perilaku pribadi mereka. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan, dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa bisa dipulihkan. HUM/GIT

TAGGED: Bupati Lamongan, kabupaten lamongan, kades, karanggeneng, KDRT, Pak Yes, Perselingkuhan, Polres Lamongan, skandal, Yuhronur Efendi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Golongan Darah A Disebut Lebih Berisiko Stroke di Usia Muda
25 Mei 2026
Car Free Day (CFD) di jantung Kota Semarang, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
CFD Jadi “Kantor Dadakan”: Lari Pagi Sambil Urus Paspor, Cek Kesehatan Sekalian Beres!
24 Mei 2026
WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza
24 Mei 2026
Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat
24 Mei 2026
Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Golongan Darah A Disebut Lebih Berisiko Stroke di Usia Muda
25 Mei 2026
WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza
24 Mei 2026
Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat
24 Mei 2026
Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Golongan Darah A Disebut Lebih Berisiko Stroke di Usia Muda

Car Free Day (CFD) di jantung Kota Semarang, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
Imigrasi

CFD Jadi “Kantor Dadakan”: Lari Pagi Sambil Urus Paspor, Cek Kesehatan Sekalian Beres!

Internasional

WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza

Peristiwa

Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?