MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

6 Joki UTBK SNBT Unhas Ditangkap, Termasuk Mahasiswi Kedokteran Ber-IPK Tinggi

Publisher: Redaktur 8 Mei 2025 2 Min Read
Share
Polrestabes Makassar merilis pengungkapan kasus sindikat kecurangan dalam UTBK SNBT di Unhas.
Ad imageAd image

MAKASSAR, Memoindonesia.co.id – Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar mengungkap kasus kecurangan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan. Sebanyak enam pelaku joki ditangkap, termasuk seorang mahasiswi berprestasi dari Fakultas Kedokteran Unhas.

Para pelaku menggunakan metode canggih berupa aplikasi pengendali jarak jauh yang disusupkan ke komputer peserta UTBK. Dengan aplikasi tersebut, soal-soal ujian yang muncul di layar peserta bisa langsung dikendalikan atau dikerjakan oleh pihak lain.

“Kami melihat ada aktivitas dalam komputer peserta ujian. Setelah diselidiki, ternyata terdapat aplikasi ilegal yang dipasang oleh oknum dalam kampus,” ujar Kapolrestabes Makassar, Kombespol Arya Perdana, dalam konferensi pers, Selasa 7 Mei 2025.

Baca Juga:  BSI Gelar CEO Mengajar di Makassar dan Berikan Beasiswa Rp 5,5 Miliar melalui CEO Mengajar

Keenam tersangka masing-masing berinisial CAI (19), AL (40), MYI (28), I (32), MS (29), dan ZR (36). Sebagian di antaranya diketahui merupakan oknum pegawai kampus dan mahasiswa aktif Unhas, yang berbagi peran dalam menjalankan modus kecurangan ini.

“Begitu aplikasi dijalankan, soal ujian muncul juga di perangkat lain yang dikerjakan oleh joki dari luar,” tambah Arya.

Para tersangka kini telah ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Mereka dijerat dengan Pasal 48 ayat 2 jo. Pasal 32 ayat 2 atau Pasal 46 ayat 1 dan 2 jo. Pasal 30 UU Nomor 11 Tahun 2008, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Baca Juga:  Jan Hwa Diana Cabut Laporan, Minta Maaf ke Wawali Surabaya Armuji Usai Mediasi

“Kami masih mengembangkan kasus ini. Kemungkinan besar ada peserta UTBK lainnya yang juga menggunakan aplikasi serupa,” tegas Arya.

Salah satu yang menjadi sorotan publik adalah keterlibatan CAI, seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Unhas angkatan 2024. Ketua Satgas Keamanan dan Ketertiban Unhas, Prof Amir Ilyas, membenarkan bahwa CAI adalah mahasiswa aktif dengan catatan akademik baik.

“Dia mahasiswi Kedokteran angkatan 2024. Anak ini memang pintar dan memiliki IPK cukup tinggi,” ungkap Prof Amir.

Pihak Unhas mengaku akan menindak tegas sesuai aturan akademik jika terbukti melanggar kode etik kampus. HUM/GIT

TAGGED: Cyber Crime, Joki UTBK, Kecurangan Ujian, mahasiswi kedokteran, Makassar, Pendidikan, SNBT, Unhas, UTBK 2025, UTBK Unhas, UU ITE
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Hasto PDI-P Singgung Hak Angket DPR Usai Putusan MA soal Suket SMA Gibran
1 November 2026
Kuasa Hukum Gibran Sebut Putusan MA soal Suket SMA Tak Pengaruhi Jabatan Wapres
1 November 2026
PKS Desak DPR Bersikap soal Ijazah Gibran, Putusan MA Jadi Pintu Evaluasi
1 November 2026
Kronologi Ijazah Gibran: Gugatan Kandas di PTUN, MA Kabulkan Kasasi Subhan
1 November 2026
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto hadir di KJRI Hong Kong menyaksikan kegiatan pasporia.
Pasporia KJRI Hong Kong Diserbu 100 Pemohon, Layanan Reguler Capai 150 Orang per Hari
31 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Hasto PDI-P Singgung Hak Angket DPR Usai Putusan MA soal Suket SMA Gibran
1 November 2026
Kuasa Hukum Gibran Sebut Putusan MA soal Suket SMA Tak Pengaruhi Jabatan Wapres
1 November 2026
PKS Desak DPR Bersikap soal Ijazah Gibran, Putusan MA Jadi Pintu Evaluasi
1 November 2026
Kronologi Ijazah Gibran: Gugatan Kandas di PTUN, MA Kabulkan Kasasi Subhan
1 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Politik

Hasto PDI-P Singgung Hak Angket DPR Usai Putusan MA soal Suket SMA Gibran

Hukum

Kuasa Hukum Gibran Sebut Putusan MA soal Suket SMA Tak Pengaruhi Jabatan Wapres

Politik

PKS Desak DPR Bersikap soal Ijazah Gibran, Putusan MA Jadi Pintu Evaluasi

Hukum

Kronologi Ijazah Gibran: Gugatan Kandas di PTUN, MA Kabulkan Kasasi Subhan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?