MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kasus Pelecehan Seksual: Difabel I Wayan Agus Dituntut 12 Tahun Penjara oleh JPU

Publisher: Redaktur 6 Mei 2025 1 Min Read
Share
Ekspresi Agus difabel dituntut 12 tahun penjara atas kasus pelecehan seksual.
Ad imageAd image

MATARAM, Memoindonesia.co.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut I Wayan Agus Suartama alias IWAS, seorang difabel tanpa tangan, dengan hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 100 juta dalam kasus pelecehan seksual terhadap lebih dari satu korban.

Tuntutan dibacakan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Senin 5 Mei 2025.

Jaksa Ricky Febriandi dari Kejaksaan Tinggi NTB menyatakan Agus terbukti melanggar Pasal 6 huruf C Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) juncto UU Nomor 12 Tahun 2022.

“Dengan ini jaksa menuntut terdakwa Agus dengan pidana penjara 12 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta,” ujar Ricky usai sidang.

Baca Juga:  Dokter PPDS FK Unpad Jadi Tersangka Pemerkosa Pendamping Pasien, Terancam 12 Tahun Penjara

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Mahendrasmara Purnamajati mengungkap fakta mengejutkan: terdakwa diduga memanfaatkan kondisi disabilitasnya sebagai alat untuk memperdaya korban.

Hal ini menjadi faktor pemberat dalam penyusunan tuntutan maksimal oleh jaksa.

Menanggapi tuntutan tersebut, penasihat hukum terdakwa, Muhammad Alfian Wibawa, menyatakan keberatannya.

“Dengan tuntutan maksimal, Agus tentu kaget. Kami juga kaget. Kok jaksa menuntutnya maksimal dengan denda Rp 100 juta, sesuai ancaman maksimal pada Pasal 6 huruf C UU TPKS?” ujar Alfian kepada wartawan.

Sidang selanjutnya akan dilanjutkan dengan agenda pledoi (pembelaan) dari pihak terdakwa. HUM/GIT

TAGGED: Agus Difabel, difabel pelecehan seksual, I Wayan Agus Suartama, kasus pelecehan seksual, Kejaksaan NTB, PN Mataram, tuntutan 12 tahun penjara, UU TPKS 2022
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar
20 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik

Korupsi

Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah

Korupsi

Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Politik

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?