MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kantor Imigrasi Jakarta Selatan Tangkap 3 WNA Yaman Terlibat Human Trafficking

Publisher: Redaktur 23 Februari 2024 2 Min Read
Share
Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Sandi Andaryadi (dua dari kiri) bersama Kakanim Jakarta Selatan Felucia Sengky Ratna (ketiga dari kiri) menunjukkan barang bukti.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kantor Imigrasi Jakarta Selatan berhasil mengamankan tiga warga negara asing (WNA) asal Yaman yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM) atau human trafficking.

Penangkapan dilakukan di sebuah apartemen di kawasan Kalibata, Pancoran, pada Kamis, 22 Februari 2024 malam. Kasus ini menarik perhatian serius karena modus operandi terduga pelaku relatif baru, yaitu melibatkan langsung orang asing.

“Ketiganya ditangkap di apartemen Kalibata. Kami akan terus menyelidiki kasus ini karena melibatkan pelaku asing,” kata Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Sandi Andaryadi.

Alumni Akademi Imigrasi (AIM) angkatan ke-4 ini menyatakan, bahwa ketiga WNA Yaman tersebut diduga tidak beroperasi sendirian. Mereka diduga memiliki jaringan dengan warga negara Indonesia (WNI).

Baca Juga:  Baru 3 Bulan Menjabat, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Langsung Borong 2 Penghargaan Nasional

“Mereka mengirimkan WNI, khususnya perempuan, ke Timur Tengah tanpa melalui prosedur legal, seperti Bahrain, Yordania, dan lainnya, untuk dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga,” ujar mantan Kadiv Keimigrasian Maluku Utara ini.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Jakarta Selatan, Felucia Sengky Ratna, menjelaskan bahwa ketiga WNA Yaman yang ditangkap masing-masing memiliki inisial MAAB, OA, dan FH.

Dia menambahkan bahwa kasus ini terbongkar setelah pelaku MAAB mengajukan izin perpanjangan tinggal sebagai investor setelah masa berlakunya habis.

“Namun, setelah kami melakukan pemeriksaan, kantor PT MAB yang terletak di sekitar Senayan tidak aktif dan tidak melakukan perpanjangan masa sewa sejak 2021,” ujarnya.

Baca Juga:  Imigrasi Soekarno-Hatta Wajibkan Bodycam: Transparansi Bukan Wacana, Tapi Bukti Nyata

Felucia menyatakan bahwa setelah menemukan kejanggalan tersebut, petugas langsung mendatangi tempat tinggal MAAB dan menemukan dua orang serta sejumlah barang bukti, termasuk telepon genggam, video penyelundupan manusia, dan lainnya.

“Atas perbuatannya, ketiganya terancam melanggar Pasal 120 ayat (1) Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tambahnya. CAK/RAZ

TAGGED: Felucia Sengky Ratna, Kadiv Keimigrasian, Kakanim Jakarta Selatan, Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Sandi Andaryadi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kejagung Limpahkan Bos Tambang Aseng ke Kejari Jakpus, Kasus Korupsi Rp 4,09 Triliun
19 September 2026
Direktur Jenderal Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Lampri.
KPK Bongkar Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Ditemukan
19 September 2026
KPK Dalami Pemberian Dua Mobil untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu
19 September 2026
KPK Soroti Pengadaan Barang dan Mutasi Jabatan sebagai Celah Rawan Korupsi di Daerah
19 September 2026
Kejagung Sita 11 Mobil PT PSMI dalam Kasus Korupsi Kawasan Hutan Lampung
19 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kejagung Limpahkan Bos Tambang Aseng ke Kejari Jakpus, Kasus Korupsi Rp 4,09 Triliun
19 September 2026
Direktur Jenderal Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Lampri.
KPK Bongkar Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Ditemukan
19 September 2026
KPK Dalami Pemberian Dua Mobil untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu
19 September 2026
KPK Soroti Pengadaan Barang dan Mutasi Jabatan sebagai Celah Rawan Korupsi di Daerah
19 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Kejagung Limpahkan Bos Tambang Aseng ke Kejari Jakpus, Kasus Korupsi Rp 4,09 Triliun

Direktur Jenderal Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Lampri.
Pertanahan

KPK Bongkar Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Ditemukan

Korupsi

KPK Dalami Pemberian Dua Mobil untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu

Korupsi

KPK Soroti Pengadaan Barang dan Mutasi Jabatan sebagai Celah Rawan Korupsi di Daerah

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?