MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Dewan Empu ISI Surakarta Meninggal Setelah Berpartisipasi dalam Kampanye Ganjar-Mahfud di Solo

Publisher: Redaktur 10 Februari 2024 2 Min Read
Share
Dewan Empu ISI Surakarta yang berdandan sebagai tokoh Semar meninggal dunia saat tampil di kampanye Ganjar Pranowo-Mahfud Md di depan Balai Kota Solo.
Ad imageAd image

SOLO, Memoindonesia.co.id – Seorang seniman yang menggambarkan tokoh Semar meninggal dunia setelah berpartisipasi dalam acara kampanye Ganjar Pranowo-Mahfud Md di depan Balai Kota Solo. Seniman tersebut adalah Blacius Subono, Dewan Empu dari ISI Surakarta.

ISI Surakarta menyampaikan duka cita atas meninggalnya Blacius Subono dan mengirimkan doa terbaik untuk almarhum.

“Dengan penuh kesedihan, Rektor dan seluruh keluarga akademis Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Solo) berduka atas kepergian salah satu dewan empunya dan mantan dosen terbaik dari Program Studi Teater ISI Solo, Blacius Subono, S.Kar., M.Sn,” demikian diungkapkan dalam keterangan ISI di akun Instagram @isi_surakarta, pada Sabtu, 10 Februari 2024.

Baca Juga:  Slank Resmi Dukung Ganjar-Mahfud, Gitaris Abdee Mundur dari Komisaris Telkom

“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum dan menerima segala amal ibadahnya. Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambah Humas ISI Solo.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Ganjar dan Mahfud hendak menerima wayang dari Puan Maharani dan Arsyad Rasjid. Mereka melakukan prosesi kirab dari Ngarsopuro menuju Jalan Slamet Riyadi dan berhenti di depan Balai Kota.

Ketika tiba di Balai Kota, rombongan disambut dengan tarian wayang orang dan salah satu seniman yang berperan adalah Blacius Subono, yang memerankan tokoh Semar.

Setelah pertunjukan, Ganjar dan Mahfud dipanggil ke panggung untuk menerima wayang. Subono berdiri di belakang Ganjar. Namun, tak lama kemudian, Subono jatuh ke depan setelah sempat memegang tangan seorang rekan di sampingnya dan mengamati punggung Ganjar.

Baca Juga:  Trump Ditembak, Koordinator Stafsus Presiden: Keamanan Jokowi Prioritas Tertinggi Paspampres

Ketika itu, Ganjar dan yang lainnya terkejut dengan insiden tersebut. Ganjar berusaha menolong Subono dan akhirnya dia dilarikan ke belakang panggung.

Kabar meninggalnya Subono dibenarkan oleh seorang dosen ISI Solo, Danis, yang menyebutkan bahwa Subono diduga meninggal karena serangan jantung.

“Iya, (meninggal) di Balai Kota. (Diduga karena sakit) jantung, dulu pernah saat menjadi dalang dibawa ke RS karena serangan jantung,” kata Danis. CAK/RAZ

TAGGED: Balai Kota Solo, Blacius Subono, Dewan Empu, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Institut Seni Indonesia Surakarta, ISI Surakarta, kampanye, meninggal dunia, Seniman, tokoh Semar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita
23 Agustus 2026
Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran
23 Agustus 2026
PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur
23 Agustus 2026
Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot
23 Agustus 2026
Bos Restoran Korea di Surabaya Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Diancam hingga Diberi Rp 500 Ribu
23 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita

Korupsi

Kasus Suap Rektor Unsoed, Satu Calon Mahasiswa Batal Masuk Fakultas Kedokteran

Politik

PDI-P Jatim Bidik Kemenangan Pileg dan Pilgub 2029, Said Abdullah: Sudah Saatnya Punya Gubernur

Hukum

Bos Resto Korea Surabaya Diduga Kabur ke Korsel Meski Dicekal, Polisi Disorot

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?