MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 5 Provinsi, Prabowo Minta Warga Waspada

Publisher: Redaktur 7 September 2026 3 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto memantau penanganan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau tetap tenang dan waspada setelah abu vulkanik menyebar ke lima provinsi, Senin, 7 September 2026.

Keterangan: Presiden Prabowo meminta warga terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mengikuti arahan pemerintah dan menghindari kawasan zona bahaya.

Imbauan tersebut disampaikan Prabowo melalui akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia pada Minggu 6 September 2026.

Masyarakat di Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda diminta mengikuti seluruh arahan pemerintah serta petugas di lapangan.

Prabowo juga meminta masyarakat tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan mematuhi zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan pihak berwenang.

Baca Juga:  BNPB Tegaskan Bantuan Pemerintah untuk Korban Bencana Tidak Dipungut Biaya

“Presiden mengimbau seluruh masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan,” tulis keterangan tersebut.

Prabowo memastikan pemerintah terus memberikan perhatian terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sejumlah kementerian dan lembaga telah dikerahkan untuk memantau situasi secara intensif dan berkala.

BNPB, BMKG, TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait diminta memastikan kesiapsiagaan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Warga yang terdampak abu vulkanik juga diminta menjaga kesehatan dengan menggunakan masker atau alat pelindung pernapasan lainnya ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga:  Gempa M 4,8 Terjadi di Bawean Subuh Tadi, Masih Rangkaian Gempa M 6 Pekan Lalu

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tetapi tidak boleh lengah,” tegas Prabowo.

Abu Vulkanik Menyebar ke Lima Provinsi

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria mengatakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar ke lima provinsi.

Kelima wilayah tersebut yakni Banten, sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.

Data tersebut diperoleh dari gabungan informasi erupsi dan VONA PVMBG melalui Magma Indonesia, informasi VAAC Darwin, serta analisis citra satelit Himawari-9 oleh BMKG.

Lana mengatakan arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada arah dan kecepatan angin.

Masyarakat pun diimbau tidak beraktivitas di luar ruangan selama abu vulkanik masih dilontarkan Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga:  KPK Hattrick OTT Sehari, Oknum Jaksa Banten Jadi Tersangka Kasus Pemerasan WN Korsel

Aktivitas Gunung Anak Krakatau disebut mulai meningkat sejak Juli 2026 dan mencapai aktivitas tertinggi pada 5 September 2026.

Badan Geologi menyebut erupsi yang berulang dan berlangsung terus-menerus menunjukkan adanya suplai magma dan gas yang masih berlangsung di dalam tubuh gunung.

Namun, erupsi yang sering terjadi tidak otomatis berarti akan terjadi erupsi yang lebih besar.

Badan Geologi terus mengevaluasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau berdasarkan seluruh data pemantauan, bukan hanya jumlah atau ketinggian kolom erupsi. HUM/GIT

TAGGED: Abu Vulkanik, Anak Krakatau, Banten, Bengkulu, BMKG, BNPB, Erupsi, ESDM, Jawa Barat, Lampung, Prabowo, PVMBG
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy1
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa
8 September 2026
BGN Setop Sementara MBG untuk Siswa PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau
8 September 2026
Jababeka Diusir dari Rapat Komisi XII DPR, Bos Tak Hadir Bahas Pipa Limbah
8 September 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak
7 September 2026
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Jatim, Risdianto Prabowo Samodro, saat memimpin rapat evaluasi penanganan pengaduan di ruang rapat Tata Usaha, Senin (7/9/2026).
BPN Jatim Tak Biarkan Aduan Warga Mengendap, Kabag TU Risdianto: Pengaduan Masyarakat Harus Menjadi Bahan Evaluasi
7 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa
8 September 2026
BGN Setop Sementara MBG untuk Siswa PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau
8 September 2026
Jababeka Diusir dari Rapat Komisi XII DPR, Bos Tak Hadir Bahas Pipa Limbah
8 September 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak
7 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa

Nasional

BGN Setop Sementara MBG untuk Siswa PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau

Nasional

Jababeka Diusir dari Rapat Komisi XII DPR, Bos Tak Hadir Bahas Pipa Limbah

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Imigrasi

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?