MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

DJ Katty Butterfly Batal Tampil di Bandung, Dituntut Ganti Rugi Rp 146,5 Juta

Publisher: Redaktur 7 September 2026 3 Min Read
Share
DJ Katty Butterfly.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – DJ Katty Butterfly mengungkap polemik pembatalan penampilannya di sebuah kelab malam di Bandung pada 9 April 2026 yang berujung tuntutan ganti rugi Rp 146,5 juta, Senin, 7 September 2026.

Perempuan asal Thailand itu didampingi tim manajemennya saat membeberkan kronologi kejadian yang menurutnya berujung pada dugaan pemerasan oleh pihak penyelenggara.

Masalah bermula ketika kondisi kesehatan Katty menurun drastis sebelum keberangkatan ke Bandung.

Meski sempat mendapat perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) di Jakarta, Katty tetap berangkat demi memenuhi kewajiban profesionalnya.

Namun, kondisi fisiknya semakin memburuk setelah tiba di Bandung hingga ia didiagnosis mengalami GERD dan dugaan usus buntu.

Baca Juga:  Istri Yaqut Datangi Rutan KPK Bawa Tempe Goreng saat Iduladha

Perwakilan manajemen Katty, Ika, mengatakan pihak klub justru memberikan sejumlah tuntutan ketika mengetahui kondisi kesehatan sang DJ.

Menurut Ika, pihak klub bahkan meminta Katty tetap terlihat di hadapan tamu meski tidak mampu tampil.

“Boleh gak roadman-nya saja yang main tapi Katty-nya di sampingnya biar tamu-tamu lihat aja ada dia,” kata Ika saat konferensi pers di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ika juga menyebut ada permintaan agar Katty berpura-pura pingsan, tetapi permintaan tersebut ditolak manajemen.

Ketegangan semakin meningkat ketika Katty disebut diminta datang terlebih dahulu ke klub sebelum diperbolehkan menuju rumah sakit di Bandung.

Baca Juga:  Delegasi ASEAN Apresiasi Konferensi Tanah Ulayat Kementerian ATR/BPN

Kehadiran tersebut disebut bertujuan agar pemilik klub dapat melihat langsung kondisi Katty sebagai bukti bahwa dirinya benar-benar sakit.

Katty mengaku terpukul dan malu karena harus datang ke lokasi menggunakan pakaian tidur dan kursi roda.

“Aku juga sampai waktu di itu aku juga nangis ya,” kenang Katty.

Setelah kejadian tersebut, pihak Katty sempat berupaya melakukan mediasi untuk menjadwalkan ulang penampilan atau mengembalikan dana sesuai klausul keadaan darurat atau force majeure dalam kontrak.

Namun, upaya tersebut disebut tidak menemukan titik temu.

Pihak klub justru menuntut ganti rugi sebesar Rp 146,5 juta, sementara nilai kontrak kerja sama awal disebut hanya Rp 45 juta.

Baca Juga:  Menteri AHY Apresiasi Event El Run 2024, Tunjukkan Keindahan Kota Bandung

“Pokoknya nilainya jadi  146,5 juta dari nilai fee,” ujar Ika.

Karena upaya penyelesaian secara kekeluargaan menemui jalan buntu, pihak Katty menyatakan siap menghadapi persoalan tersebut melalui jalur hukum.

Katty mengaku tidak nyaman dengan tekanan yang diterimanya selama proses perselisihan dengan pihak klub.

“Sebenarnya aku juga mau semua baik-baik saja, tapi ini sesuai permintaan owner mau bawa ke hukum, aku juga ikutin saja,” pungkas Katty. HUM/GIT

TAGGED: Bandung, DJ Katty, force majeure, ganti rugi, gerd, Hiburan, Katty Butterfly, klub malam, manajemen, pembatalan tampil, Rp146 juta, usus buntu
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa
8 September 2026
BGN Setop Sementara MBG untuk Siswa PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau
8 September 2026
Jababeka Diusir dari Rapat Komisi XII DPR, Bos Tak Hadir Bahas Pipa Limbah
8 September 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak
7 September 2026
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Jatim, Risdianto Prabowo Samodro, saat memimpin rapat evaluasi penanganan pengaduan di ruang rapat Tata Usaha, Senin (7/9/2026).
BPN Jatim Tak Biarkan Aduan Warga Mengendap, Kabag TU Risdianto: Pengaduan Masyarakat Harus Menjadi Bahan Evaluasi
7 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa
8 September 2026
BGN Setop Sementara MBG untuk Siswa PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau
8 September 2026
Jababeka Diusir dari Rapat Komisi XII DPR, Bos Tak Hadir Bahas Pipa Limbah
8 September 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak
7 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

74 Kg Emas dan Ratusan Miliar, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa

Nasional

BGN Setop Sementara MBG untuk Siswa PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau

Nasional

Jababeka Diusir dari Rapat Komisi XII DPR, Bos Tak Hadir Bahas Pipa Limbah

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantiko, didampingi Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi TPI Suhendra (kiri), Kakanwil Ditjen Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja, dan Kakanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana (kanan) saat memberikan keterangan pers.
Imigrasi

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Kemudahan bagi WNA Terdampak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?