MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah saat Hari Pertama MPLS, Pelaku Orang Tua Siswa Ditangkap

Publisher: Redaktur 14 Juli 2026 3 Min Read
Share
Suasana hari pertama masuk sekolah di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta, mendadak berubah mencekam setelah pihak sekolah menerima ancaman dugaan bom melalui aplikasi percakapan, Senin (13/7/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung menerjunkan personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya untuk melakukan sterilisasi di seluruh area sekolah.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id  – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diwarnai teror ancaman bom melalui pesan WhatsApp.

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror diterjunkan melakukan sterilisasi sebelum akhirnya pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam, Senin 13 Juli 2026.

Ancaman diterima pihak sekolah sekitar pukul 07.30 WIB saat para siswa dan guru sedang mengikuti upacara hari pertama masuk sekolah.

Pelaku mengirim pesan melalui WhatsApp kepada guru dan petugas tata usaha (TU), bahkan sempat melakukan panggilan tidak terjawab karena pesannya tidak segera dibalas.

Baca Juga:  PDI-P Buka Suara soal Isu Pergantian Sekjen Hasto Buntut Diperiksa KPK

Dalam pesannya, pelaku mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan sekolah dan menyebut ledakan akan terjadi dalam hitungan menit.

Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian bersama Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya dan Densus 88 Antiteror langsung menuju lokasi untuk melakukan sterilisasi. Seluruh siswa dievakuasi keluar area sekolah demi menjaga keselamatan.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan kegiatan MPLS langsung dihentikan setelah ancaman diterima. Polisi juga berupaya menenangkan para orang tua yang panik akibat insiden tersebut.

Hasil penyisiran selama beberapa jam memastikan tidak ditemukan bahan peledak maupun bom di lingkungan sekolah sehingga situasi dinyatakan aman.

Baca Juga:  Sita 30 Kg Ganja dari Bandar Narkoba Kampung Bahari

Seorang guru, Subekhi, mengatakan pesan ancaman diterima ketika upacara sedang berlangsung. Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan ketua RT dan kepolisian sambil menjaga situasi tetap kondusif.

Setelah seluruh siswa dipulangkan, aparat melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pengirim ancaman.

Polisi kemudian menangkap pria berinisial MY (34) di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap MY merupakan orang tua salah satu siswa yang bersekolah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Bahkan setelah mengirim ancaman, pelaku sempat menjemput anaknya dari sekolah.

Baca Juga:  Polisi Periksa Ayah dan Teman Sekolah Pelaku Ledakan SMAN 72, Ini Temuan Penyidik

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengaku mengirim ancaman hanya karena iseng. Meski demikian, penyidik masih mendalami motif dan latar belakang pelaku bersama Densus 88 Antiteror.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombespol Mayndra Eka menyatakan hasil pendalaman sementara menunjukkan peristiwa tersebut belum memenuhi unsur tindak pidana terorisme.

Penanganan perkara selanjutnya diserahkan kepada Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. Densus 88 tetap melakukan koordinasi dan pemantauan untuk mengantisipasi potensi ancaman terhadap keamanan masyarakat. HUM/GIT

TAGGED: ancaman bom, Densus 88, evakuasi, Gegana, jagakarsa, MPLS, MY, Polda Metro Jaya, polisi, SDN Srengseng Sawah, teror sekolah, WhatsApp
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan dalam sebuah kegiatan di Surabaya.
WN Korea Lolos dari Ngurah Rai Meski Sudah Berstatus SOI, Irjen Kemenimipas: Ditindak Cepat!
30 Agustus 2026
Kuasa hukum terduga pelaku kekerasan seksual, SSK, yakni Ben Hadjon, memberikan keterangan kepada wartawan.
Bos Restoran Korea Son Ga Bantah Dugaan Kekerasan Seksual, Klaim Tak Bersalah dan Janji Pulang ke Surabaya
30 Agustus 2026
Direktorat Kepatuhan Internal, Ditjen Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
SOI Sudah Masuk Sistem, WN Korea Tetap Terbang: Lima Petugas Imigrasi Ngurah Rai Diperiksa
30 Agustus 2026
Imigrasi Sulsel menggelar Program Quick Win Penguatan Penyelenggaraan Fungsi Keimigrasian, dan implementasi SIGAP yang digelar di Hotel Gammara, Makassar, Jumat-Minggu (28-30/8/2026).
Imigrasi Sulsel Gebrak Layanan Pengaduan, SIGAP Target Keluhan Masyarakat Direspons Maksimal 15 Menit
30 Agustus 2026
Gedung Merah Putih KPK Disebut Tak Kebakaran, Asap Muncul dari Sistem Pemadam Otomatis
29 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Gedung Merah Putih KPK Disebut Tak Kebakaran, Asap Muncul dari Sistem Pemadam Otomatis
29 Agustus 2026
153 Anak Diamankan Usai Demo DPR Ricuh, Polisi Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan
29 Agustus 2026
Rusuh Usai Demo DPR, 322 Orang Diamankan, 45 Jadi Tersangka
29 Agustus 2026
Dirjen Imigrasi Pimpin Patroli Dharma Dewata di Canggu Bali, 5 WNA Overstay Diamankan
29 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Pol Rudi Setiawan dalam sebuah kegiatan di Surabaya.
Imigrasi

WN Korea Lolos dari Ngurah Rai Meski Sudah Berstatus SOI, Irjen Kemenimipas: Ditindak Cepat!

Kuasa hukum terduga pelaku kekerasan seksual, SSK, yakni Ben Hadjon, memberikan keterangan kepada wartawan.
Hukum

Bos Restoran Korea Son Ga Bantah Dugaan Kekerasan Seksual, Klaim Tak Bersalah dan Janji Pulang ke Surabaya

Direktorat Kepatuhan Internal, Ditjen Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Headlines

SOI Sudah Masuk Sistem, WN Korea Tetap Terbang: Lima Petugas Imigrasi Ngurah Rai Diperiksa

Imigrasi Sulsel menggelar Program Quick Win Penguatan Penyelenggaraan Fungsi Keimigrasian, dan implementasi SIGAP yang digelar di Hotel Gammara, Makassar, Jumat-Minggu (28-30/8/2026).
Imigrasi

Imigrasi Sulsel Gebrak Layanan Pengaduan, SIGAP Target Keluhan Masyarakat Direspons Maksimal 15 Menit

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?