MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Mahasiswi di Makassar Disekap dan Diduga Diperkosa Usai Tergiur Lowongan Kerja

Publisher: Redaktur 15 Mei 2026 2 Min Read
Share
Mahasiswi di Makassar ditemukan tangan terikat usai diduga disekap dan diperkosa di rumah kontrakan.
Ad imageAd image

MAKASSAR, Memoindonesia.co.id  – Mahasiswi berinisial MA (21) ditemukan dalam kondisi tangan terikat usai diduga disekap dan diperkosa di sebuah rumah kontrakan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Rabu 13 Mei 2026.

“Kami benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat. Selanjutnya korban kami amankan,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif.

Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kontrakan di sebuah perumahan elite di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar saat datang memeriksa rumah karena masa sewa telah habis.

“Pemilik kontrakan datang memeriksa rumah karena masa sewanya telah habis. Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah,” tuturnya.

Baca Juga:  Timwas Minta Pemerintah Bekukan Travel Nakal yang Rugikan Jemaah Haji RI

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga disekap dan diperkosa oleh pria berinisial FR (30) yang kini masih buron.

“Dari hasil sementara, pelaku diduga merupakan pihak yang menyewa rumah tersebut selama kurang lebih tiga hari,” ucap Abdul Latif.

Korban diduga disekap sejak Jumat 8 Mei 2026 hingga Minggu 10 Mei 2026. Selama disekap, korban mengaku mengalami tindak pemerkosaan.

“Korban diketahui mengenal pelaku melalui Facebook. Rumah tersebut disewa sekitar tiga hari, mulai Jumat hingga kejadian terungkap pada Minggu,” bebernya.

Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.

Baca Juga:  Ditagih Utang, Sejoli di Makassar Bunuh Lansia dan Gasak Rp 20 Juta

“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri,” papar Abdul Latif.

Menurut keterangan polisi, korban diduga menjadi korban penipuan modus lowongan pekerjaan melalui media sosial.

“Awal mula kejadian bermula saat korban melamar pekerjaan melalui media sosial. Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan untuk datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian,” tuturnya.

Polisi belum memastikan jenis pekerjaan yang dilamar korban. Namun, korban disebut diminta menginap di rumah kontrakan tersebut setelah diterima bekerja.

“Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” pungkasnya. HUM/GIT

Baca Juga:  Adies Kadir: Penerapan dan Penyempurnaan Restorative Justice Sangat Penting untuk Kurangi Kelebihan Kapasitas di LP
TAGGED: Facebook, Kasus kriminal, korban disekap, lowongan kerja palsu, mahasiswi disekap, metro tanjung bunga, pelaku buron, pemerkosaan mahasiswi, penipuan kerja, polsek tamalate, Rumah kontrakan, Sulawesi Selatan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Menteri PANRB Tegaskan AI Tak Bisa Gantikan ASN: Teknologi Hanya Alat Bantu
26 Agustus 2026
Kepala BKN Respons Isu ASN Terancam Digantikan AI: Hanya Alat Bantu Kerja
26 Agustus 2026
Revaldo Ditangkap Lagi Kasus Narkoba, Polisi Sita 3 Plastik Bekas Sabu
26 Agustus 2026
Polisi Periksa 27 Saksi, Hasil Forensik Kematian Misterius Sutrimo Segera Terungkap
26 Agustus 2026
Abdi Dalem Laporkan GKR Rumbay dan BRM Yudhistira ke Polisi, Diduga Dikeroyok saat Sekaten
26 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Menteri PANRB Tegaskan AI Tak Bisa Gantikan ASN: Teknologi Hanya Alat Bantu
26 Agustus 2026
Kepala BKN Respons Isu ASN Terancam Digantikan AI: Hanya Alat Bantu Kerja
26 Agustus 2026
Revaldo Ditangkap Lagi Kasus Narkoba, Polisi Sita 3 Plastik Bekas Sabu
26 Agustus 2026
Polisi Periksa 27 Saksi, Hasil Forensik Kematian Misterius Sutrimo Segera Terungkap
26 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pemerintahan

Menteri PANRB Tegaskan AI Tak Bisa Gantikan ASN: Teknologi Hanya Alat Bantu

Pemerintahan

Kepala BKN Respons Isu ASN Terancam Digantikan AI: Hanya Alat Bantu Kerja

Hukum

Revaldo Ditangkap Lagi Kasus Narkoba, Polisi Sita 3 Plastik Bekas Sabu

Hukum

Polisi Periksa 27 Saksi, Hasil Forensik Kematian Misterius Sutrimo Segera Terungkap

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?